GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest

All Chapters of Fake Marriage (Indonesia): Chapter 1 - Chapter 10

Home /  All /  Fake Marriage (Indonesia) /  Chapter 1 - Chapter 10
17 Chapters

Bab 1: Pengkhianatan

Lunar melihat penampilannya sendiri di depan cermin. Gaun yang dia kenakan tampak begitu indah dengan hiasan manik berwarna putih. Potongan gaun pendek pada bagian depan namun dibuat panjang pada bagian belakang. Seperti burung merak yang menguncupkan ekornya. Gaun itu tidak sampai menyapu lantai sehingga dia masih bisa berjalan tanpa harus mengkhawatirkan gaun pernikahan yang kotor.Hari ini adalah hari pernikahannya dengan Nico, pria yang dikenalkan sang kakak padanya. Oleh sebab itu penampilannya dibuat sangat menawan. Dia adalah pemeran utama dari acara pernikahan dan semua mata akan tertuju ke arahnya, begitu pula dengan Nico. Mereka harus sama-sama terlihat menawan di depan semua orang yang akan menjadi saksi pernikahan."Akhirnya anak-anakku sudah menikah semua."Suara seorang wanita yang dia kenali membuat tatapannya beralih pada titik pantulan cermin yang
Read more

Bab 2: Pertemuan

Lunar berlari keluar dari hotel secepat mungkin. Sepatu tinggi yang dikenakan untuk mempercantik penampilan dibiarkan tinggal begitu saja ketika membuatnya kesulitan melangkah. Dia tidak bisa membuang-buang waktu karena penata rias yang dimintai bantuan pasti kini sedang sibuk mengulur waktu agar keputusannya untuk kabur tidak ketahuan dengan cepat. Biar bagaimanapun semua orang pasti akan menyadari kenapa dia tidak kunjung muncul di tempat acara.Belum lama dia berlari tiba-tiba suara teriakan yang memanggil namanya terdengar. Dia menoleh ke belakang yang mana Nico dan Sora sedang berlari pula. Tampaknya penata rias itu tidak bisa mengulur waktu lebih lama. Sungguh membuatnya sangat frustrasi bagaimana harus pergi dari hadapan mereka secepatnya. Kalau terus seperti ini dia akan tersusul. Dia tidak ingin menikah dengan pria pengkhianat seperti Nico.Di basemen parkir dia celingak-celinguk mencari tempat persembunyian. Berjalan perlahan sambil membun
Read more

Bab 3: Keputusan

"Apa Anda berpikir untuk menyembunyikan pernikahan dari semua orang?"Pertanyaan lainnya dilontarkan kepada Arkan. Sebuah tape recorder mini itu disodorkan padanya. Seketika sekretaris Ham langsung mengambil peran untuk menghalangi para wartawan mengambil gambar ataupun mencari informasi. Merentangkan tangan di depan Arkan agar orang-orang sulit menerobos."Mungkinkah kalian hari ini akan pergi ke tempat acara pernikahan?"Para wartawan tidak mudah berputus asa tampaknya. Mereka beralih mempertanyakan perihal pernikahan pada wanita bergaun pengantin yang mana masih terlihat kebingungan. Mereka melontarkan pertanyaan
Read more

Bab 4: Pria Menjengkelkan

Di luar ruangan yang mana tertutup pintunya Lunar berdiri. Menunggu dua orang pria yang masih berbicara di dalam ruangan. Dia memperhatikan sekeliling yang mana setiap sudutnya memiliki nilai estetika tersendiri. Dia tidak terkejut lagi kalau pria yang akan menikah dengannya adalah orang kaya karena dia saat ini sedang berurusan dengan pebisnis besar di kota tempat dia tinggal. Apalagi sejak tadi pemandangan yang disuguhkan membuatnya tercengang berulang kali. Dia pernah mendatangi rumah Nico yang juga mewah, tetapi apa yang dilihat sekarang jauh lebih mewah.Dari kaca luar ruangan itu dia memperhatikan bagaimana Arkan seperti memprotesi keputusan yang dibuat. Memang mereka tidak mengenal sama sekali dan menikah dalam keadaan yang seperti itu adalah sesuatu yang tidak bisa diterima, kecuali dia yang membutuhkan tempat tinggal. Mau tidak mau dia harus membuang harga diri dengan memohon untuk tidak diusir.Lama memandang baru dia sadar setelah perhati
Read more

Bab 5: Kepulangan Raya

Arkan menanti dalam keadaan gelisah di dalam mobil. Usai rencana pernikahannya dengan Lunar diumumkan, dia langsung mendapatkan kabar kalau Raya akan kembali. Hari ini bertepatan pada tanggal mereka akan bertemu untuk memberikan kejutan pada semua orang mengenai hubungan mereka, tetapi rencana itu berputar balik menjadi apa yang tidak mereka harapkan. Pasti Raya tidak akan memaafkan keputusan yang harus dilakukannya.Dia membiarkan sekretaris Ham yang menunggu di luar karena untuk saat ini dia tidak boleh berada di tempat umum bersama wanita lain. Bisa-bisa keadaan menjadi semakin buruk dengan dia yang memiliki hubungan dengan banyak wanita. Sungguh. Kenapa menjadi ahli waris sesulit ini? Dia tidak pernah menginginkannya, tetapi apa yang harus dilakukan jika sang ayah memintanya?Pikiran teralihkan saat mendapati sekretaris Ham berjalan mendekati mobil. Di sana dia juga melihat ada Raya, wanita yang sangat dirindukannya. Dia membukakan pintu kabin d
Read more

Bab 6: Wanita Menjengkelkan

Di satu meja makan yang sama mereka duduk bertiga dalam suasana canggung. Lunar tidak berhenti mencuri pandang kedua pasangan itu secara bergantian. Arkan tidak berhenti melonggarkan dasi yang seolah ingin mencekik lehernya. Sementara itu Raya merasa kalau meja yang mana ditempati oleh dua orang saja, kini harus digunakan bersama orang asing dan hal itu membuatnya tidak nyaman.Arkan masih menimbang-nimbang apa yang dikatakan oleh sekretaris Ham kemarin mengenai rumah yang tidak mungkin ada dua orang wanita di dalamnya. Kalau boleh memilih, tentu saja dia akan menjatuhkan pilihannya pada Raya. Sayangnya sekarang dia tidak bisa memilih sama sekali. Bagaimana dia bisa mengusir Raya yang sudah menempati rumah ini bersamanya begitu lama?Apa dia membeli satu apartemen saja untuk dijadikan tempat tinggal Lunar? Sementara itu dia akan tinggal bersama Raya di rumah yang sekarang. Dengan begitu tidak ada yang merasa tidak nyaman dengan suasana yang mengharu
Read more

Bab 7: Malam Pernikahan

Untuk yang ke-dua kalinya Lunar mengenakan gaun pengantin berwarna putih. Dibandingkan gaun pernikahannya saat bersama Nico, gaun yang sekarang lebih tertutup. Jika dia kabur dengan menggunakan gaun yang dipakai tampaknya akan sulit karena dia tidak bisa melangkah cepat. Berjalan saja dia harus hati-hati supaya tidak terjatuh. Itu pun dia berjalan dipandu oleh bridesmaid.Lunar menerima tawaran tangan yang menunggu setelah tiba di dekat Arkan. Dia dibawa ke hadapan pendeta dengan sangat hati-hati. Hingga di depan saksi mereka bisa berdiri tegap secara berdampingan. Baru setelah itu tangan Lunar lepas dari genggaman tangan Arkan yang begitu lembut. Dia berpikir kalau Arkan adalah pria yang cuek dan juga sombong, tetapi ada sisi perhatian yang bisa dia lihat untuk hari ini. Seperti tadi Arkan menunggu gerakan lambatnya dengan penuh kesabaran. Mungkin anggapannya salah. Dia hampir lupa kalau pernikahan mereka bertujuan untuk mengelabui semua orang. Sudah pasti Arkan ak
Read more

Bab 8: Memancing Perasaan

Arkan berdiri tegap menatap sekretaris Ham yang menunduk  sambil sesekali mencuri pandang ke arahnya. Apakah benar pikirannya yang mengatakan kalau sekretaris Ham menyukai Lunar? Sampai memberikan gaun tidur yang begitu terbuka itu secara diam-diam. Tidak pernah dia mengetahui bagaimana wanita yang disukai sekretaris Ham selama ini dan dia juga tidak menanyakan apa-apa soal itu. Sepertinya sekretaris Ham memiliki selera yang ekstrem mengenai hubungan asmara.“Kau membelikan gaun tidur untuk Lunar?”Sekretaris Ham menegakkan kepala, lalu mengerutkan dahi bingung akan apa yang didengar. Gaun tidur? Apa yang dibicarakan atasannya saat ini? Kerutan dalam itu memudar setelah sadar akan apa yang dibicarakan. Dia memang memasukkan gaun tidur ke dalam koper saat mereka pergi membeli pakaian untuk Lunar.“Ya, tuan.” Menganggukkan kepala.Arkan mengernyitkan alisnya dalam-dalam membentuk kata ‘Marah’ di dahi tersebut. “K
Read more

Bab 9: Tontonan Gratis

Lunar hanya terkejut saat beberapa orang pria bertubuh kekar memasuki apartemen. Dia tidak bisa berkata-kata sampai tamu terakhir sudah melintasi garis pintu. Pandangan yang berada pada sekretaris Ham dialihkan pada orang yang diseret. Lantas dia yang merasa hal tidak beres terjadi di apartemennya membuat dia bergegas datang menghampiri.“Arkan, ada apa ini?” Masih tercengang keheranan.Arkan akhirnya menyerah setelah berusaha lepas dari cengkeraman bodyguard yang diperintahkan ayahnya. Apa yang terjadi sebenarnya tadi adalah saat akan pulang ke rumah, tiba-tiba dia dicegat. Bagaimanapun melawan tetap saja dia kalah jumlah dengan hanya mengandalkan diri sendiri dan juga sekretaris Ham. Damien tampaknya tidak putus asa untuk membuat dia dan Lunar berada di satu tempat tinggal yang sama.Arkan mengibaskan tangan dengan kasar sehingga cengkeraman terlepas sepenuhnya. Setelah itu para bodyguard beranjak pergi dari sana dan mereka yang a
Read more

Bab 10: Pertemuan Mendadak

Di salah satu toko besar itu Lunar sibuk memilih pakaian yang cocok untuk dikenakan. Dibantu oleh beberapa orang pegawai toko pekerjaannya menjadi lebih mudah. Sebenarnya dia tidak akan sesibuk ini jika tidak Arkan yang memintanya untuk membeli sebanyak-banyaknya.Pria itu mengatakan kalau tidak ingin menghabiskan waktu terlalu lama hanya untuk menunggunya memilih pakaian selanjutnya. Oleh karena itu, Arkan yang baik hati telah sudi menyempatkan diri pergi bersamanya. Itu adalah apa yang dikatakan padanya ketika di dalam mobil tadi. Padahal tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan Arkan selain pergi bersamanya karena para bodyguard masih tetap setia menemani.“Pakaian yang sekarang sangat cocok untuk nyonya,” ucap salah seorang pegawai menunjukkan ekspresi kegembiraan.Lunar hanya membalasnya dengan senyuman karena dia sudah terlalu lelah berulang kali mengganti pakaian. Dia melirik pakaian yang masih menggantung di tangan pegawai ya
Read more
Previous Page
Next Page
Download the Book
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy