GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest

All Chapters of I SHARE MY BODY WITH YOUR BOS (Indonesia) : Chapter 1 - Chapter 10

Home /  All /  I SHARE MY BODY WITH YOUR BOS (Indonesia) /  Chapter 1 - Chapter 10
54 Chapters

BAB 1 FIRST LOVE

Tristan Murai sudah meperhatikan wanita itu sejak pertama kali dibawa masuk ke dalam barnya dengan belahan gaun merah menggoda dan jemari yang tidak pernah lepas dari genggaman erat kekasihnya. Wanita muda yang indah meski masih agak canggung, bahkan dia terlihat takut-takut untuk sekedar menatapnya dari tengah keramaian saat mata mereka tidak sengaja bertemu. Tidak pernah ada yang tahu apa yang ada di dalam pikiran seorang Tristan Murai, dia hanya terkenal licik dan keji. Tentu tidak sulit baginya untuk menjerat wanita manapun yang dia inginkan, termasuk wanita yang dia tahu sudah bertunangan dengan salah satu karyawan terbaiknya. Setelah meracuni otak polosnya, Kimmy pikir pria macam Tristan Murai akan segera bosan dan melepaskannya. Tapi ternyata tidak, karena Tristan justru terus menyeretnya dalam jerat perselingkuhan yang semakin kotor dan hina. "Kau akan lupa siapa suamimu saat aku bera
Read more

BAB 2 HANIF

Hanif adalah pria yang mencolok di mana pun, dia tampan dan selalu disukai banyak orang. Jadi saat kali ini dia mengumumkan sudah bertunangan, jelas banyak rekan-rekanya yang segera mengucapkan selamat padanya. "Kimmy? " sapa salah seorang rekan Bang Hanif sambil menunjuk Kimmy yang ikut segera menyambut uluran tangannya. "Kau beruntung Hanif, " tambah pria berkacamata itu sembari menepuk punggung rekanya. "Selamat juga ya, Bang ," sapa seorang wanita super seksi yang baru saja mendekati Bang Hanif dengan langkah gemulai. "Gue Gisel, " katanya ketika mengulurkan tangan pada Kimmy. "Kimmy, " sambut Kimmy ikut memperkenalkan namanya dengan agak canggung, karena wanita yang kelihatanya super percaya diri itu sedang mengoreksi penampilannya secara terang-terangan meski tak berkomentar apa-apa setelah itu dan langsung pergi. Teman-teman Bang Hanif mula
Read more

BAB 3 PHK or RESIGN

Setelah kemarin malam berkumpul dengan rekan-rekan kerja Bang Hanif, saat kembali ke lingkungan kerjanya sendiri tiba-tiba Kimmy merasa seperti habis mimpi jalan-jalan ke bulan trus pas bangun kembali ditendang ke bumi. Siapa yang tidak ingin bekerja di perusahaan bonafid dengan gaji besar, tapi memang nasib Kimmy tidak pernah mujur dalam pekerjaan. Bahkan teman sebangkunya yang dulu tidak terlalu cerdas saja sekarang bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan bergengsi dengan gaji dolar. Dari situ Kimmy sadar jika nasib memang lebih menentukan segalanya dibanding usaha. Baru saja Kimmy datang, Kak Lisa satu-satunya penghuni ruangan tersebut yang sama gender dengannya langsung ngasih tahu jika ada surat pemberitahuan untuknya yang tadi dia taruh di atas meja. Kimmy melihat amplop coklat tersebut masih tergeletak di atas mejanya. Dia segera menyambar amplop tipis itu baru kemudian menunjukkan pada Kak Lisa yang kebetu
Read more

BAB 4 TRISTAN MURAI

Ternyata itu adalah alamat sebuah apartemen super mewah yang di dalamnya memiliki sebuah kolam renang indoor dengan atap kaca yang sangat tinggi dan barisan pohon palem lengkap dengan koral layaknya di pantai sungguhan. Kimmy bahkan hampir lupa jika dirinya sedang berdiri di salah satu lantai sebuah gedung pencakar langit yang sebagian sisinya menghadap ke pusat kota. Kimmy masih berdiri di ambang pintu setelah mengikuti instruksi pelayan yang menjemputnya dari lobby. Trista Murai baru saja keluar dari kolam renang, melenggang santai berjalan dengan tubuh basahnya yang hanya dengan celana pendek menggantung rendah di pinggang. Tentu Kimmy masih syok karena tidak mengira bakal melihat pria yang masih begitu basah dan nyaris bugil. Tristan menyambar handuk dari punggung kursi berjemur di tepi kolam renang, melilitkan ke pinggangnya yang ramping dan bertekstur sebelum kemudian berjalan dengan be
Read more

BAB 5 KESALAHAN

Baru kali ini Kimmy benar-benar menangis. Dia tidak percaya Bang Hanif tega berbuat seperti ini, karena seorang Tristan Murai juga tidak mungkin sedang berbohong. Dia bisa mendapatkan wanita manapun tanpa perlu repot-repot mengarang kebohongan macam ini. Apa lagi hanya untuk wanita seperti dirinya.Tristan coba meraih Kimmy dan menghapus air matanya. "Aku mau pulang, " kata Kimmy saat memberanikan diri untuk menatap Tristan yang ternyata hanya menggeleng. "Sepertinya tidak bisa, " kata pria itu dan Kimmy pun segera menepis tangannya, karena tiba-tiba merasa jijik. "Aku tidak mau dan aku punya hak untuk menolak! " tegasnya dengan gigi bergetar. Kimmy tidak peduli jika telah dihianatin oleh tunangannya sendiri dan itu masih terlalu menyakitkan untuk benar-benar dia pikirkan sekarang. Tapi yang Kimmy tahu dirinya tetap wanita yang bebas baik Bang Hanif ataupun Tristan, mereka sa
Read more

BAB 6 Licik

Tidak butuh waktu lama bagi Tristan untuk ikut menelanjangi dirinya. Awalnya Kimmy menolak untuk menatapnya tapi rasanya mustahil karena makhluk itu ada di depan mata dan belum-belum Kimmy sudah takut membayangkan apa yang akan diperbuat pria itu terhadap dirinya. Biasanya para wanita akan langsung merentangkan diri di hadapan seorang Tristan Murai dengan suka rela, tapi wanitanya kali ini sepertinya masih agak malu-malu. "Jangan malu untuk menatapku! " Tristan mengangkat dagu Kimmy agar gadis itu mau menatapnya. Kimmy tahu jika Tristan Murai adalah pria yang luar biasa, hanya saja dia tidak menyangka jika bakal membiarkan pria itu merangkak di atas tubuhnya. Sudah sangat terlambat untuk merasa takut atau malu karena mustahil untuk bisa menghentikan seorang pria dalam kondisi seperti ini. Siap atau tidak siap Kimmy harus mau. Tristan memberi Kimmy ciuman yang cukup dalam mengunakan lidahnya y
Read more

BAB 7 KEBOHONGAN

Sepulang dari makan malam Kimmy hanya menyapa ayah dan ibunya sambil lalu meskipun ibunya sempat memanggil untuk ikut bergabung duduk di sofa. Kimmy hanya ingin segera masuk ke kamarnya untuk menelpon Tristan Muray, dia ingat masih menyimpan kartu nama yang diberikan pria itu dan masih menyimpannya di dalam tasnya. Setelah menumpah isi tasnya karena tidak sabar, Kimmy langsung menyambar benda tipis berwarna hitam mengkilat tersebut dan memasukkan beberapa digit angka kedalam ponselnya. Saat Tristan memaksanya untuk menyimpan kartu nama tersebut kemarin, sebenarnya Kimmy
Read more

BAB 8 CURANG

Ini adalah hari ke dua Kimmy bekerja, dia berangkat pagi seperti kemarin. Tapi sepertinya kali ini dia kalah pagi dengan Jacline. Kimmy langsung berjalan menghampiri kubikelnya. "Tristan jadi akan pulang hari ini dan akan langsung ke kantor," kata Jacline sembari sibuk mengetik. "Dia tidak akan suka jika kita terlambat menyiapkan semua keperluannya."Tentu Jacline tahu semua jadwal kegiatan Tristan karena memang itu pekerjaannya, mengatur date line dan semua jadwal pertemuannya dengan klien. Sementara Kimmy bertugas untuk membantunya reservasi tempat, mengurus semua keperluan rapat dan semua akomodasi kegiatan Tristan di luar kantor. "Dia akan bertemu klien setelah jam makan siang, dan akan makan malam bersama Pamela sekitar jam delapan malam. Aku sudah mengirim alamat ke E-mail-mu sebaiknya segera hubungi hotel dan restonya untuk reservasi. Kimmy mendengarkan rentetan penjelasan Jacline yang sudah seperti pe
Read more

BAB 9 PERPISAHAN

Sesampainya di rumah, kebetulan rumah sedang sepi. Kimmy lega karena tidak perlu menjawab pertanyaan atau berbohong pada siapapun, dia langsung masuk ke kamar dan menjatuhkan dirinya sejenak di atas tempat tidur sambil memandangi langit kamar dan berpikir.Mustahil, Kimmy benar-benar sudah tidak ingin lagi bertemu Tristan, apa lagi bekerja untuknya. Sudah cukup bagi Kimmy. Seharusnya sekarang dia lega karena ini sudah berakhir, tapi kenapa rasanya tetap ada yang tidak benar? Karena masih saja gelisah akhirnya Kimmy kembali bangkit untuk berjalan ke kamar mandi. Setelah mandi untuk membersihkan tubuhnya yang serasa semakin menjijikkan dan tetap terasa kotor meskipun sudah ia gosok dan ia cuci berulang-ulang akhirnya Kimmy menyerah. Dia terduduk di atas penutup toilet cukup lama untuk berpikir namun tetap tidak juga membuatnya lega. Bagaimana Kimmy bisa mengusir semua bayangan kotor itu dari kepalanya. Kimmy bisa saja mele
Read more

BAB 10 STUPID

Rasanya seperti habis membuat perjanjian dengan iblis. Kimmy masih menggosok-gosok bulu kuduk di lengannya yang merinding jika mengingat kembali apa yang telah dia janjikan kepada Tristan Murai. Mereka masih duduk saling berhadapan di masing-masing sisi ujung sofa yang melengkung. Tristan nampak tenang dengan kejelianya membaca ekspresi lawan bicaranya. Awalnya Kimmy terlihat canggung dan takut-takut tapi wanita itu jelas sedang berusaha memberanikan diri, dan masih cukup mengejutkan bagi Tristan karen ternyata Kimmy masih berani menyeret dirinya kemari. "Apa saja? " tanya Tristan dan Kimmy kembali mengangguk. "Ya, akan kulakukan apa saja untukmu asal kau bisa mengembalikan keperawananku seperti semula."Trista kembali menghela nafas dalam dan menghembuskanya perlahan berharap untuk tidak terlalu senang dulu dengan umpan yang di tawarkan  wanita itu. "Ingat kau sendiri yang datang
Read more
Previous Page
Next Page
Download the Book
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy