GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest

All Chapters of BUTA HATI [INDONESIA]: Chapter 11 - Chapter 15

Home /  All /  BUTA HATI [INDONESIA] /  Chapter 11 - Chapter 15
15 Chapters

Bab XI - Penawaran Gila

              Aku langsung saja memukul dan melibas tangannya dengan handuk yang kupegang. Dasar bayi besar mesum! Berani-beraninya dia melakukan hal tak senonoh itu padaku.              "Apa yang Tuan lakukan?" hardikku marah.              Pria itu mengedikkan bahu santai, tak merasa bersalah sedikitpun. "Hanya berkenalan dengan tubuhmu," sahutnya terlampau tenang.
Read more

Bab XII - Pergi Ke Rusia

              Aku masih kesal setengah mati dengan pria bertubuh penuh tato itu. Dia sama sekali tak merasa bersalah setelah melontarkan kalimat tak masuk akal itu. Dengan santai ia tetap melakukan aktivitasnya bergoyang kaki dengan gaya angkuh.              "Ambilkan ponselku!" titahnya saat aku selesai merapikan piring bekas makan malamnya.              Aku mendengus pelan seraya berjalan ke arah ranjang dan menemukan ponsel Tuan Max terge
Read more

Bab XIII - Rumah Besar Tuan Max

              Aku memandang kamar yang luasnya lebih besar dari rumahku itu dengan pandangan takjub. Lagi-lagi aku yang notabenenya adalah rakyat jelata dibuat terkagum-kagum dengan kemewahan yang ada di ruangan ini.              Di tengah-tengah ruangan ada sebuah ranjang besar yang dilapisi bed cover berbahan sutra lengkap dengan side table-nya. Ada pula walk in closet super luas untuk menyimpan barang-barang yang kutahu nilainya bisa untuk menghidupiku berpuluh-puluh tahun ke depan. Belum lagi karpet bulu yang lebih halus dari kulitku ini, rasanya sangat tidak pantas kaki kumalku menginjak benda ini, seolah ia berkata untuk
Read more

Bab XIV - Keanehan Tuan Max

              Di sore hari, aku terbangun karena bunyi alaram di ponsel yang selalu ku atur sejak bekerja dengan Tuan Max. Keterlambatan satu menit saja yang tak dimaafkannya membuatku menjadi lebih hati-hati, karena aku tahu berurusan dengan pria tua itu tidaklah mudah.              Aku menggeliatkan tubuh dengan mata mengerjap perlahan untuk memindai seisi ruangan, seketika aku melompat saat menyadari di mana aku berada saat ini.             
Read more

Bab XV - Sedikit Kebenaran

              Tanganku spontan saja melayang dengan sendirinya untuk menampar pipi pria di hadapanku ini. Bercinta katanya? Brengsek!              Tuan Max tampak tak kaget, wajahnya tetap datar, membuat keberanianku yang tadinya melambung di udara mulai turun perlahan.              "Kau bisa menolak jika tak ingin, aku memang cacat, tapi bukan tak punya otak hingga akan memperkosamu."
Read more
Previous Page
Next Page
Download the Book
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy