loading
Home/ All /REVARA (Indonesia)/Bagian 13 : Mama

Bagian 13 : Mama

Author: Gabriella Tan
"publish date: " 2020-10-06 21:42:40

Revano menyerahkan sebuah kartu berwarna biru pada Tamara.

"Apa ini?" tanya Tamara bingung.

"Ini ATM, Ra. Biar kamu nggak perlu bingung cari duit kamu lagi," jawab Revano. Ia teringat kejadian beberapa minggu yang lalu, ketika itu Tamara panik dan mengatakan jika ia kehilangan uang. Namun akhirnya Tamara menemukan uangnya di balik buku tebalnya.

Tamara nyengir ketika mengingat kejadian memalukan itu.

"Gajimu aku transfer lewat ATM-mu ini ya," kat

Want to know what happens next?
Continue Reading
Previous Chapter
Next Chapter

Share the book to

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Latest chapter

REVARA (Indonesia)   Bagian 23 : Giselle

Sudah dua tahun sejak kejadian di mana Tamara bertemu dengan Joseph, dirinya jadi lebih hati-hati. Ia tak melanjutkan kuliah dan memilih bekerja saja di sebuah kedai milik teman Alice yang tak jauh dari rumahnya. Meski tak menghasilkan banyak, setidaknya cukup untuk dirinya hidup selama sebulan dan membayar uang kos.Semua cara bersembunyi Tamara tidak cukup untuk membuat dirinya aman karena Joseph selalu menemukannya. "Tinggallah sama Papa, Ra," kata Joseph di suatu siang.Mereka akhirnya dapat berbicara setelah sekian lama Tamara selalu menghindar setiap kali berpapasan dengan pria itu.Tamara menggeleng. Hanya itu jawabannya sebagai bentuk penolakan."Kenapa?" tanya Joseph membuat Tamara mencengkeram ujung bajunya menahan emosi."Papa masih tanya kenapa? Papa yang tinggalin aku sama mama dan lebih memilih wanita itu hanya karena dia bisa membuat karier Papa melejit.""Tapi Papa mencintai dia, Ra. Apa yang salah d

REVARA (Indonesia)   Bagian 22 : Papa

Sudah dua bulan ini Tamara pindah, ia memilih tinggal di kosan biasa daripada harus tinggal di kontrakan yang menurutnya terlalu besar untuk ia huni seorang diri."Geser dikit bisa nggak sih, Ran?" tanya Alice seraya mendorong tubuh Rani agar sedikit menjauh supaya memberinya banyak tempat untuk berbaring."Hih, lo apaan sih, Lice? Banyak tempat tuh," jawab Rani tak suka jika keasyikannya menonton drama Korea diganggu oleh Alice."Di situ nanti tempatnya Karina sama Rara. Lo mikir dong, badan lo aja segede itu masih juga kaki sama tangan ke mana-mana," protes Alice."Lo nggak ngomong pun gue juga tahu kalau itu tempatnya Rara sama Karina. Tapi kan mereka masih keluar. Lo yang santai dikit kenapa sih? Ganggu aja gue lagi nonton ayang Hyunbin nih," gerutu Rani."Kalian kenapa sih? Berisik banget dari tadi," tanya Tamara yang sudah muncul di hadapan mereka bersama Karina dan beberapa kantung plastik berisi makanan dan minuman yang mereka inginkan.

REVARA (Indonesia)   Bagian 21 : Tentang Kesalahpahaman

Tamara mulai membiasakan diri hidup mandiri, bertemankan kesendirian di tengah ingar bingarnya ibu kota setiap harinya.Semenjak Revano pergi, justru Tamara mendapatkan banyak teman. Alice, Karina, dan Rani resmi sudah menjadi sahabat Tamara. Entah apa yang membuat mereka tiba-tiba mau bersahabat dengan Tamara. Meski hidupnya dikelilingi oleh banyak teman, Tamara tetap merasa ada yang kurang di hidupnya. Siapa lagi kalau bukan Revano.Kepergian Revano rupanya menyisakan ketidakrelaan dalam hati Tamara.Sekuat apapun Tamara menghibur diri, tetap saja tak berhasil. Kini seseorang yang ia cintai setelah Diana juga meninggalkannya. Terlebih karena Revano lah yang merenggut keperawanannya.Tamara menghela napas. Hm, ya udah lah, mau gimana lagi? katanya dalam hati. Mau tak mau ia harus merelakan bukan?"Ra, mau ke kantin nggak?" tanya Juna.Tamara mengangguk. Ia beranjak dari bangkunya."Mau ke mana?" tanya

REVARA (Indonesia)   Bagian 20 : Sakit

Revano mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi mengikuti ambulan yang membawa Pram tersebut ke rumah sakit."Vano!" seru Alyana memanggil puteranya.Namun sang pemilik nama tak menyahut -- ia berjalan masuk bersama dengan para dokter dan perawat yang membawa brankar dengan seseorang bertutupkan kain putih di atasnya.Alyana memandang heran pada Revano."Biar aku saja yang menemui dia."Di sinilah Revano berada, di kamar jenazah. Ia menangisi seseorang yang terbaring kaku bertutupkan kain tersebut."Pa, Papa jangan pergi tinggalin Vano. Vano sayang sama Papa. Apa Papa nggak kasihan sama mama yang kesepian kalau Papa tinggal? Papa tahu sendiri kan kalau mama itu nggak bisa berlama-lama jauh sama Papa. Gimana aku sama Brian, Pa? Kami masih butuh Papa. Kami ingin Pap... HUWAAAAA!!! SETAAANNN!!!" Pram membungkam mulut anaknya yang berteriak seperti toa di tempat sepi."Jaga mulutmu, Vano!" bisik Pram sembari mendelik taj

REVARA (Indonesia)   Bagian 19 : Teror 2

Sudah dua minggu ini Revano menemani Tamara di rumah. Sebenarnya Tamara sudah mulai baik-baik saja dan mengikhlaskan Diana, namun Revano bersikeras untuk menemaninya di rumah. Untung saja sekolah milik keluarga Revano, jadi yang menyangkut tentang Revano selalu dimaklumkan.Tamara mengamati Revano yang dengan lahap menyantap salat buah yang tadi dibawakan Revano untuk Tamara."Kenapa?" tanya Revano bingung karena sedari tadi Tamara terus memandanginya.Tamara menggeleng.Revano menghela napas dengan berat -- ia meletakkan mangkuk berisi salat buah yang sudah habis setengah wadahnya itu."Kenapa?" tanya Revano lagi. Kini ia memilih untuk duduk lebih dekat dengan Tamara."Van, aku sebenarnya nggak apa-apa kalau ditinggal. Beneran deh," tolak Tamara."Ra, sini deh," kata Revano meminta Tamara lebih dekat lagi dengannya.jantung Tamara berdegup kencang ketika jarak keduanya teramat sangat dekat, bahkan ujung hidung mereka saling me

REVARA (Indonesia)   Bab 18 : Pelita yang Padam

Sudah dua minggu sejak kejadian teror itu berlangsung. Kini rumah keluarga Pram kembali tenang setelah Revano meminta satpam kompleks untuk memperketat keamanan."Van, besok lusa tante Desi ulang tahun lho," kata Alyana membuka pembicaraan ketika keduanya sedang asyik menonton film di ruang tengah."Terus?" Revano bertanya dengan cuek -- matanya masih fokus pada film yang ditontonnya."Ih, kok terus sih?" "Ya terus gimana, Ma? Vano harus gimana? Vano harus roll depan roll belakang gitu di depan tante Desi sama om Dedi?" Alyana mencubit perut Revano dengan kesal, membuat cowok itu berteriak kesakitan.Rupanya Alyana dan Tamara memiliki hobi yang sama, yaitu sama-sama suka mencubit perut Revano."Bisa nggak Mama minta tolong Vano buat beli bahan-bahan bikin kuenya?" tanya Alyana sembari memasang puppy eyes agar anaknya itu iba dan menuruti permintaannya."Tapi,

REVARA (Indonesia)   Bagian 8 : Teman?

Revano melepaskan gandengannya ketika sudah memasuki area sekolah, ia tak ingin seluruh siswa tahu jika ia menggandeng tangan Tamara -- gadis yang mencari masalah dengannya di awal sekolah.Tamara memperhatikan sikap Revano dengan pandangan tak terbaca. Ia sendiri bingung, kenapa lelaki it

REVARA (Indonesia)   Bagian 7 : Tentang Sebuah Rasa

Tamara tersenyum geli membaca pesan Revano. Cowok itu semakin hari semakin tidak jelas saja -- tingkahnya semakin aneh dari hari ke hari."Rara," panggil Diana dari arah ruang jahit."Ya, Ma?" Dengan segera Tamara bergegas menghampiri ibunya itu."Tolong antar ini ke rumah Ta

REVARA (Indonesia)   Bagian 6 : Cantik Juga

Butuh waktu tiga hari untuk seorang Revano pulih. Saat itulah Tamara menjadi sangat kerepotan -- ia harus merawat Revano sepulang sekolah hingga pukul lima sore.Setiap kali Diana menanyakannya mengapa ia sekarang sering pulang malam, Tamara selalu menjawab jika sedang banyak tugas kelompo

REVARA (Indonesia)   Bab 17 : Teror 1

"Ra, buruan itu udah ditunggu Vano," kata Diana sembari melongok ke kamar Tamara."Iya, Ma," jawab Tamara yang masih sibuk membenarkan letak dasinya.Gadis mungil itu pun keluar setelah merasa rapi."Ayo berangkat," kata Revano.Tamara mengangguk.Keduanya lalu

More Chapters
Download the Book
GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy