loading
Home/ All /Perfect (shit) husband/Lamaran dadakan

Lamaran dadakan

Author: PrimasariLovexz
"publish date: " 2020-08-21 14:19:15

"Apa yang harus diharapkan jika semuanya terpaksa"

Just Rayyan

Pernyataan dari Sanee membuat hati Rayyan terasa sesak. Apa yang mau diharapkan lebih, nggak ada. Rayyan tetap Rayyan.  Mereka hanya beberapa kali bertemu.

Rayyan menatap Pria di depannya,  dari atas sampai bawah semuanya Rayyan tahu,bahwa pakaian yang dikenakannya merek international,  yang satu tahun gaji Rayyan baru bisa membelinya.

Dia lelaki yang bernama Gusti, sedang berdiri di depan dirinya dan Sanee. Lelaki itu sedang sendiri, pasangannya yang tengah dibicarakan oleh Bertrand tadi,Entah kemana. Mungkin tersesat.

"Ini anak Lo?". Tunjuknya ke Sanee.

Sanee hanya memasang wajah Datar. Dia bahkan tak berniat menjawabnya sama sekali.

"Enak aja. Keduanya anak Gue. Mata Lo siwer apa gimana heh?". Shae yang mencak-mencak sendiri. "Lo gak lihat kalau mereka kembar. Ngapain lo kesini,minta makan?".

Gusti berdecak kesal. Selalu seperti ini saat mereka bertemu. Tapi Sanee sedikit lebih tenang.

"Gue tamu undangan kalau lo mau tahu. Sorry ya, Gue gak datang waktu lo lahiran". Ucapnya menyesal. "Lo udah nikah San?".

"Ada urusan apa lo tanya ke Gue, kita gak sedekat itu ya". Gusti memberengut kesal mendengarnya.

"Lo gak mau bantuin Gue Sha?". Shae menggeleng. "Ck.. Gue mantan tunangan lo".

"Eh ngaca deh, pakaian mahal dari ujung rambut sampai kaki, kok Otak lo halu parah. FYI ya Gusti, mantan tunangan Gue itu Abang lo,buka elo". Tangan Shae bersiap mencakar wajah Gusti, tapi ditahan sama Billal.

"Mami. Don't touch him. Ini kamu gendong Nean aja, Ayo kita cari makan aja". Billal menyerahkan Neano ke Shae.

"Pulang lewat mana lo?". Tanya Sanee sinis.

"Kenapa, lo mau nebeng?". Tanya Gusti dengan wajah songong.

"Nggak, Gue pastikan lo lewat jalan sepi,mau Gue cekek lo. Siapa tahu tante Ira habis ini syukuran kalau lo mati". Gusti menatap horor Sanee yang aduh mulutnya cabe bener.

Sanee menarik lengan kemeja Rayyan, untuk berbalik mengikuti Kemana Billal dan Shae pergi.

Deg
Deg
Deg

Itu suara jantung Rayyan. Rayyan saja bisa dengar, gimana dengan Sanee. Tapi kenapa si Sanee santai-santai saja,gak ada perasaan gugup atau apapun itu.

Rayyan menatap wajah Sanee saat mereka sudah duduk berdua. Keano sudah beralih gendongan ke Billal.

Rayyan diam, menatap wajah Sanee, lalu dia mengalihkan pandangannya kearah lain.

Ngomong

Jangan

Ngomong bego

Jangan bego

Ah bego kebanyakan mikir, kalau ditikung tau rasa

Bego lo baru kenal, main tembak aja. Mikir pake Otak.

Bego lo

Elo yang bego

"Stop". Teriaknya tanpa sadar.

"Lo kenapa Ray? Stop apaan?". Tanya Sanee kepo.

Matilah kau Rayyan.

Rayyan nyengir kuda, dia melihat layar hapenya, lalu memandang Sanee kembali.

"Ah enggak. Ini temen Gue nyerocos di chat, gak sadar Gue tadi. Maaf".

"Aneh lo".

Kaaaaaaannnnnnnnn. Sanee tuh luarnya kelihatan diam dan anggun, lha mulut dia sekali ngomong duh berasa di sayat silet,  tajam bener. Apalagi bar-barnya dia waktu mukulin Bertrand.

"Ray, lo anterin Sanee pulang ke rumah mertua Gue. Gue sama Shae mau balik ke rumdin". Rayyan mengangguk berkali-kali. "Awas lecet, Gue beri lo".

Sama aja nih Billal. Rayyan berdiri dan mengulurkan tangannya Ke Sanee. Berharapnya sih di Gandeng, tapi emang ekspektasi tak seindah realita gaes. Nyesek lho. Sanee jalan duluan.

Mungkin nanti, lo akan gandeng tangan gue selamanya, bersmaa anak-anak kita nanti San.

Rayyan menghampiri Sanee, dan menggandeng tangannya dengan lembut. Mengajak Sanee berputar arah, karena mobil Rayyan tidak di belakang, mealinkme di deretan depan. Sanee yang biasanya cerewet, kini mendadak diam. Baru kali ini, dia digandeng oleh seorang lelaki, kecuali Erik. Bahkan mantan pacarnya saja tidak pernah seperti ini. Rayyan membukakan pintu mobilnya, dan mempersilakan Sanee untuk masuk, dan duduk dengan anggunnya di samping Rayyan.

"San ... kalau besok kita jalan, kamu ada waktu?" tanya Rayyan.

"Kemana? Belum cek jadwal sih, tapi okelah kalau jalan," jawab Sanee, yang mampu membuat hati Rayyan bersorak gembira.

💣💣

Sanee terkejut bukan main. Satu bulan lalu,dia bertemu Gusti di nikahan mantan. Eh sekarang lengkap dengan keluarganya. Sanee merinding.

Berasa kek Shae, bisa liat setan Gue. Tapi ini bapak moyangnya setan si Gusti.  Batin Sanee.

Ira dan Alexa tersenyum saat melihat Sanee baru saja pulang dari rumah sakit. Alexa memanggil dirinya agar mendekat.

"Apa kabar cantik".  Sapa Ira padanya. Sanee hanya tersenyum.

Dia bukannya gak senang dengan Ira,hanya dia nggak senang dengan Gusti yang memandangnya penuh luka.

Sanee bahkan tidak diberi kabar oleh Alexa-- mamanya mengenai tamu tak diundang ini. Kalau bisa dia tidak memilih pulang saat Shae menawarinya untuk menginap selama Billal pergi.

"Maksud dan kedatangan kami kesini, mau melamar Sanee, Lex. Biarkan Sanee menikah sama Gusti".

Sanee mengerjap pelan menatap Ira yang baru saja mengatakan kalau dirinya harus menikah dengan Gusti.

Menikah dengan Gusti

Menikah

Gusti

Sanee membelalakkan matanya lebar-lebar. Dia bahkan sedang membuka hatinya untuk orang lain, bukan Gusti.

"Enggak".  Tolaknya.  Tak memperdulikan Alexa melotot kearahnya. Sanee masa Bodo sekali.

"Bunda mohon sama kamu Sanee. Mau kan jadi menantunya Bunda". Mohon Ira.

"Saya gak cinta Gusti".

"Tapi saya cuma mau nikah sama kamu".  Tekan Gusti.

Sanee memandang kearah Erik--Papanya. Sanee memelas meminta bantuannya, tapi Erik hanya diam.

"Beri Sanee waktu" hanya itu yang diungkapkan Erik.

Mereka memakluminya. Mereka pulang. Erik mengajak Sanee duduk berdua di gazebo belakang rumah.

"Kedatangan Gusti kesini, mengingatkan Daddy waktu muda dulu.  Daddy melamar Mommy kalian".

Sanee mendengarkan cerita tentang perjuangannya meyakinkan hati Alexa lumayan menguras tenaga. Sekarang dia jadi bucin sama istrinya.

"Daddy dan Mommy lelah nyuruh kamu menikah, tapi tetap aja Gak ada yang kamu kenalin. Berhenti main-main Sanee, Daddy mau kamu menikah seperti Shae, dan punya anak".

😘💣💣💣
Sanee menatap nanar kearah undangan di pernikahan di depannya ini. Shae benar-benar pengen cekek mati Gusti sekarang juga.

UNDANGAN PERNIKAHAN

Gusti Irwanda Laksmana 
&
Quenby Lateshia Tasanee

Akad nikah: hari Sabtu 
Resepsi: hari minggu setelah sabtu.
Tempat: gedung paling mewah di Jakarta dan sekitarnya.

Turut mengundang: Barisan para mantan.

Agaknya Gusti gak main-main. Setelah satu minggu yang lalu dia mengatakan menerima lamarannya karena Erik--Daddynya. Dia sekarang menerima kiriman undangan dari Gusti.

Brak

Pintu terbuka kasar bersamaan dengan datangnya Shae. Shae juga mendapat undangan itu.

"Lo becanda?".  Sanee hanya diam. "Lo kalau mau jadi anak penurut gak gini juga San".

Sanee hanya diam. Dirinya sudah mengumpati Gusti dengan segala mengabsen nama binatang yang dia tahu.

Sanee tak berniat untuk menjawabnya,  dia sendiri shock dengan undangan tiba-tiba seperti ini. Dan pernikahan mereka dua Minggu lagi. Ini Gila.

Gusti memang Gila.

💣💣💣

Want to know what happens next?
Continue Reading
Previous Chapter
Next Chapter

Share the book to

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Latest chapter

Perfect (shit) husband   Lelaki kaku

Aku kuat jikalau hanya sebentar.... Aura duduk di atas sofa berwarna coklat, dan memandang jendela di depannya, ini sudah pukul delapan malam dan orang yang dia tunggu, belum datang juga. Aura menghela napas berat, kenapa harus seperti ini? Kenapa harus setiap hari? Dia menggeleng pelan. Lalu mengecek handphone miliknya yang tergeletak di meja. Sepi dan sunyi, tidak ada panggilan atau pesan dari orang yang dia tunggu. Pesan? Bahkan sepatah katapun tidak pernah diucapkan di depan Aura. Dia diam dan berharap lelaki itu segera pulang dengan selamat. Deru mobil dan ban yang berdecit memasuki garasi, Aura bisa tersenyum lega. Dia menata rambutnya agar rapi, membenarkan pakaiannya yang lecek, agar terlihat rapi. Langkah kaki berderap di depan pintu, rasanya jantung Aura berdetak berkali-kali lipat. Suara pintu terbuka membuat Aura menoleh ke arah pintu dan disana ada seseorang yang dia tunggu sedari tadi. Lelaki berbadan te

Perfect (shit) husband   Hidup baru

Cinta sejati akan tetap bersatu, walaupun awalnya akan menyakitkan." Sanee duduk di taman sendirian. Dia Memaksa Shae untuk mengantarkan dirinya menikmati angin disana.Gusti mendekat dan bersimpuh di depan Sanee. Dia hanya diam dan tak bergerak. Ini orang gak ada bosennya apa. Batin Sanee. Ini sudah ke 10 kalinya Gusti menemui dirinya. Selalu mengaku sebagai mantan suaminya. Menikah dengannya pun Sanee tidak ingat. Bagaimana dia bisa punya mantan suami seperti Gusti. "Aku mohon, please ingat aku San". Lirihnya. Bahkan Gusti sudah memasang wajah nelangsanya.Sanee mencoba mengingat memori antara dirinya dan Gusti, tapi nihil. Dia merasakan sakit kepala yang luar biasa saat ini."San?"Sanee memegangi kepalanya dan meringis kesakitan. Tidak ada memori tentang Gusti, walaupun dia berusaha mengingat. Hanya

Perfect (shit) husband   Kehilangan

"Kepergianku untuk selamanya, meninggalkan kamu untuk cinta yang lain".Gusti menjadi pribadi tak tersentuh, dia kembali menjadi pribadi yang dingin. Tapi segala kenangan tentang Sanee tidak pernah berubah.Bahkan dia mengunci ruangan khusus tempat dia menyimpan semua barang milik Sanee, bahkan foto Sanee ada disana semua. Tidak ada yang boleh masuk ke kamar itu. Hanya dirinya yang bisa kesana."Gusti". Gumamnya pelan.Dia kembali bersembunyi di ruangan Shae, saat melihat Gusti masuk ke dalam bersamaan dengan seorang Pria yang berpakaian sama dengannya menenteng laptop dan beberapa map.Sanee bahkan mengurungkan niatnya untuk pergi Dari sini. Dia tidak ingin bertemu Gusti, atau dia bahkan bisa dengan mudahnya untuk menghancurkan hubungannya dengan Rayyan.JanganSanee memilih sibuk dengan hapenya, saat sebuah artikel di Google muncul di hapenya.

Perfect (shit) husband   Sanee

Tasanee PovApa yang kalian rasakan, jika kalian jadi diriku. Saat kalian mencoba menerima semuanya dengan lapang dada, tapi kenyataan pahit menghampiri Ku.Gusti-- suamiku telah mengatakan jika dia pernah berhubungan badan dengan mantan pacarnya dulu sebelum kami menikah, dan sekarang telah menghasilkan anak yang sedang di kandungnya. Aku sangsi jika Dora benar-benar hamil anak Gusti. Sedangkan dirinya dan Gusti telah berpisah dua bulan lamanya sebelum pernikahan kami berlangsung. Kan anehKalau dia hamil, lalu kenapa saat Gusti menyiapkan semua pernikahan mereka, dia kabur. Dan Gusti menyeretku untuk menjadi pengantin penggantinya.Kan Brengsek Bahkan Gusti dengan rela melepaskan diriku jika aku benar-benar tidak hamil anaknya. Kan Bangsat Tadi pagi saat aku berangkat kerja, Ku sempatkan diriku untuk

Perfect (shit) husband   Receh

"Aku takut untuk mencintai orang yang sama".Kedekatan antara Rayyan dan Sanee, sudah tercium oleh Billal dan kawan-kawannya. Bahkan saat Sanee berjalan untuk mengambil vaksin, melewati beberapa tentara yang sedang berdiri mengawasi sekitar."Permisi"."Eh bu dokter, mau cari Lettu Rayyan ya?". Sanee memutar bola mata malas. bahkan ini sudah kesekian kalinya. "Heh, siapa yang suruh kalian godain calon istri saya. Lari keliling lapangan 20 kali". Teriak Rayyan. "Siap Komandan". Mereka ngacir menuju lapangan.Sanee mendengus sebal saat Rayyan mendekat, tapi dia berjalan masuk ke ruangan untuk mengambil vaksin. Rayyan mengikuti dirinya dari belakang. Sanee bahkan tahu. Dia memberikan vaksin itu pada teman sejawatnya, lalu berjalan menuju belakang barak. Disana terdapat tempat duduk beserta mejanya.

Perfect (shit) husband   Fakta yang sebenarnya

"Cinta palsumu hanya membuatku semakin merasakan sakit".Dora pulang ke apartment miliknya sendiri. Dia akan mempersiapkan segala kebutuhan dirinya sebelum menikah dengan Gusti nantinya.Dia sudah membereskan semuanya ke koper miliknya. Dora tersenyum bahagia saat melihat sebuah cincin berlian 24 karat pembelian Gusti. "Tinggal sebentar lagi". Dia tertawa melihat pantulan wajahnya sendiri. Ting tung... Dora menghentikan kegiarannya membereskan beberapa lingerie sexy miliknya ke dalam koper. Dia berganti dengan sebuah lingerie sexy dan transparan berwarna hitam transparan. "Pasti kangen". Gumamnya dalam hati.Seketika jantung Dora melesat turun ke ginjal. Seorang lelaki berdiri dengan senyuman manisnya di depan Dora."Haiy sayang, kamu apa kabar?". Lelaki itu berjalan pelan dan menghampiri Dora yang hanya diam. Membelai

Perfect (shit) husband   Menjauh selamanya

"Menjauh darimu membuatku memiliki waktu untuk mengobati hatiku yang terluka" Ruangan UGD penuh dengan beberapa orang. Shae memandang nanar pasangan suami istri yang memakai sneli. Rania keluar dari UGD dan menatap sendu kearah Alexa. Dia meme

Perfect (shit) husband   Dora the pelakor

"Bertemu denganmu membuat

Perfect (shit) husband   Gusti brengsek

"Memaksa untuk mencintai

Perfect (shit) husband   Malam ketiga bulan

More Chapters
Download the Book
GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy