Download the book for free
Royal Wedding
Author: PrimasariLovexz"Bukan denganmu yang Ku impikan, tapi Tuhan tetap mengirimmu"
Sanee duduk menikmati greentea latte miliknya. Jari lentiknya mengitari cangkir di depannya. Pandangannya menerawang jauh dua Minggu yang lalu. Dia masih ingat bagaimana reaksi Shae saat dirinya mengatakan bahwa Daddy memintanya untuk menikah dengan Gusti.
Bahkan Shae yang biasanya hanya diam, kini murka. Dia bahkan berani melayangkan protes kepada Kedua orangtuanya. Dia berada di kubu Sanee jika saudarinya itu meminta bantuannya. Dia siap sedia.
Semuanya bahkan sudah di persiapkan oleh Gusti, sedangkan dirinya hanya perlu diam dan menerimanya.
Shae sempat mendatangi Gusti, dia bahkan hampir saja mencakar habis wajah Gusti kalau ira tidak datang tepat waktu dan melerainya.
"Lo punya rencana apa dengan keluarga Gue, lo punya pacar kan, kenapa Harus nikahin Sanee?". Shae menarik kerah kemeja Gusti.
"Dora pergi. Dia ninggalin Gue saat Gue mempersiapkan semuanya. Dia pergi Shae, dia pergi. Gue gak mau nikah sendiri".
"Dan elo numbalin Gue. Hebat banget Otak Lo. Gue harusnya tahu dari dulu, karena elo emang nggak pernah jadi Laki-laki yang baik". Sanee bahkan membantu Shae untuk mencekeknya.
"Udah nak, udah. Bunda yang minta kamu untuk jadi pengganti Dora. Bunda yang minta. Bunda nggak bisa jadiin Shae menantu Bunda, seenggaknya bunda punya Sanee jadi menantu". Ira menangis dan membuat Shae dan Sanee saling pandang.
"Gue janji sama lo San, Gue gak akan ceraiin lo".
Sanee mendengus sebal saat mengingat pembicaraan dengan Gusti saat itu. Gila memang.
Sanee takut dia akan jatuh cinta ke Gusti, kalau saja Gusti benar-benar akan menceraikan dirinya, atau jika Dora akan kembali. Sanee takut terluka lagi.
"Sanee". Panggilan lembut dari lelaki yang mengenalnya beberapa bulan ini.
"Haiy Ray, duduk". Rayyan duduk di depannya dan memberikan undangan pernikahan Sanee. Sanee rasanya ingin menangis saat ini juga.
Andaikan saja pernikahan ini tidak akan terjadi, mungkinkah Rayyan akan bersanding dengannya seperti Shae dan Billal.
"Kamu menikah ...."Suara Rayyan nyaris bergetar, menahan sesuatu yang Entah apa membuatnya sesak. "Padahal aku ingin jujur sama kamu tentang perasaan Ku saat ini".
Sanee memandang kearah Rayyan yang diam dengan wajah Datar. Sanee bingung harus bagaimana dia menanggapinya.
"Kalau kamu tahu, aku jatuh cinta sama kamu sejak kita bertemu".
Sanee terdiam, Entah kemana suaranya itu tiba-tiba hilang. Hanya ada sedih dan sesak didadanya saat Rayyan mengatakan kalau dia jatuh cinta padanya.
Sanee bahkan ingin menjawab perasaan Rayyan. Kalau dia juga mencintai Rayyan juga. Tapi tatapan tajam dari Gusti yang ada di seberang sana membuat niatnya menciut.
Bukan dia takut ke Gusti. Hanya saja dia sudah berjanji pada Kedua orangtuanya, kalau dia akan menikah dengan Gusti. Hanya Gusti bukan abdi negara seperti Shae.
Erik Ingin Sanee menikah dengan seorang pengusaha atau dokter. Hanya itu saja keinginanya. Dia tidak ingin semua anaknya was-was jika setiap kali suami mereka berangkat tugas ke antah brantah.
"Maaf maaf". Lirih Sanee. "Maaf Rayyan". Sanee menunduk, dia menahan air matanya yang siap tumpah.
"Heiy santai, aku juga gak bisa maksa hati kamu San. Aku harap kamu bahagia dengannya". Rayyan menepuk puncak kepala Sanee lembut. "Maaf aku gak bisa datang, aku harus pergi".
Rayyan berdiri dan mengacak rambut Sanee. Lalu pergi berlalu begitu saja, membuat Sanee menangis dalam diam. Dia menunduk dan menutup wajahnya dengan Kedua tangannya. Bukan rambutnya saja yang acak-acakan, tapi hatinya juga.
"Aku tunggu jandamu, San. Siap untuk menikahimu nanti," ucap Rayyan dengan penuh keyakinan.
💣💣💣
Sanee menatap nanar gaun putih di depannya. Pandangannya tertuju pada jendela kamarnya. Besok hari pernikahan dirinya dan Gusti.
Shae memeluk Sanee erat. Bahkan Sanee tetap menangis saat menceritakan tentang Rayyan dan perasaanya. Shae hanya diam dan mengusap kepala Shae lembut, seperti dia mengusap kepala bocah kembarnya.
"Tidur San, udah malam. Besok acara kamu". Tutur kata Shae lembut, tapi jika emosi, jangan ditanya lagi dia seperti apa. Singa betina.
Shae mengajak Sanee tidur di kasur berdua. Bahkan Shae rela bercerita tentang masa kecil mereka, hanya untuk membuat suasana hati Sanee merasa tenang.
💣💣💣
"Saya terima nikah dan kawinnya Quenby Lateshia Tasanee binti Frederick Davian dengan mas kawin tersebut dibayar tunai".
SAH
Sanee memegang kepalanya yang mendadak pening. Tolong siapa saja, sadarkan Sanee sekarang juga kalau ini cuma mimpi. Mimpi siang bolongnya yang gak akan pernah dia harapkan. Sanee membencinya.
Sangat Benci.
Andaikan ada pintu kemana saja milik Doraemon, sudah dipastikan dia akan meminjamnya sekarang ini. Tepukan halus di bahunya membuat Sanee tersadar dari lamunannya. Sanee mendengus sebal saat melihat Shae-- adik kembarnya dengan sengaja tersenyum mengejek padanya.
Vangke emang.
Sanee berusaha acuh saat Alexa-- sang Mama menyuruh dia agar mencium tangan lelaki di depannya itu. Sampai melotot pun dia enggan untuk menjabat eh bukan, mencium tangan lelaki yang sudah sah menjadi suaminya itu.
"Cium. Tangan. Suami. Kamu. Sekarang". Geram Alexa dengan mencubit perut rata Sanee.
Sanee mendesisi kesakitan, dia dengen sangat terpaksa mencium tangan suami sahnya itu. Lelaki itu sedikit menarik tangan Sanee, dan berakhir bibir Sanee menempel dengan bibirnya selama seperkian detik.
"Welcome to my live, my wife". Dengan kerlingan mata menggoda.
"Gusti sialan" umpatnya penuh penekanan.
Sanee memejamkan matanya, dia ingin sekali berlari pergi Dari sini sekarang juga. Dia benci dengan senyuman Gusti , seakan mengatakan bahwa selamat datang ke neraka.
Sanee di bawa menuju pelaminan oleh Gusti. Gusti tidak main-main dengan pernikahan ini. Dia bahkan benar-benar mengundang mantan pacar Sanee yang penyanyi itu.
Gila benar-benar gila Gusti.
Bahkan si mantan kaget melihat Sanee yang menjadi mempelai wanitanya. Emang dia gak baca apa. Siwer mata dia.
"Selamat ya Sanee". Sanee mengangguk tak berminat memandang lelaki di depannya ini.
Sanee ingin Rayyan datang kesini mengucapkan kata selamat Walau hatinya akan terluka. Tapi Sanee berharap dia akan dibawa Lari oleh Rayyan. Gila memang.
"Senyum sayang. Kamu jadi ratu sehari saat ini". Sanee tak menanggapinya. "Kita sudah bicarakan hal ini San, senyum". Gusti meremas tangan Sanee keras.
Sanee memandang Gusti dan tersenyum terpaksa yang terlihat seperti seringaian orang yang akan membunuh lawannya. Membuat Gusti takut setengah mati.
Dia lupa siapa Sanee. Sanee adalah wanita yang menakutkan jika dia marah. Gusti bahkan hampir beberapa kali terancam nyawanya.
"Diam, atau Gue bakar gedung paling mahal ini". Ancaman Sanee membuat Gusti kicep.
Gusti takut.
Sanee tersenyum puas melihatnya.
💣💣💣
Share the book to
Facebook
Twitter
Whatsapp
Reddit
Copy Link
Latest chapter
Perfect (shit) husband Lelaki kaku
Aku kuat jikalau hanya sebentar.... Aura duduk di atas sofa berwarna coklat, dan memandang jendela di depannya, ini sudah pukul delapan malam dan orang yang dia tunggu, belum datang juga. Aura menghela napas berat, kenapa harus seperti ini? Kenapa harus setiap hari? Dia menggeleng pelan. Lalu mengecek handphone miliknya yang tergeletak di meja. Sepi dan sunyi, tidak ada panggilan atau pesan dari orang yang dia tunggu. Pesan? Bahkan sepatah katapun tidak pernah diucapkan di depan Aura. Dia diam dan berharap lelaki itu segera pulang dengan selamat. Deru mobil dan ban yang berdecit memasuki garasi, Aura bisa tersenyum lega. Dia menata rambutnya agar rapi, membenarkan pakaiannya yang lecek, agar terlihat rapi. Langkah kaki berderap di depan pintu, rasanya jantung Aura berdetak berkali-kali lipat. Suara pintu terbuka membuat Aura menoleh ke arah pintu dan disana ada seseorang yang dia tunggu sedari tadi. Lelaki berbadan te
Perfect (shit) husband Hidup baru
Cinta sejati akan tetap bersatu, walaupun awalnya akan menyakitkan." Sanee duduk di taman sendirian. Dia Memaksa Shae untuk mengantarkan dirinya menikmati angin disana.Gusti mendekat dan bersimpuh di depan Sanee. Dia hanya diam dan tak bergerak. Ini orang gak ada bosennya apa. Batin Sanee. Ini sudah ke 10 kalinya Gusti menemui dirinya. Selalu mengaku sebagai mantan suaminya. Menikah dengannya pun Sanee tidak ingat. Bagaimana dia bisa punya mantan suami seperti Gusti. "Aku mohon, please ingat aku San". Lirihnya. Bahkan Gusti sudah memasang wajah nelangsanya.Sanee mencoba mengingat memori antara dirinya dan Gusti, tapi nihil. Dia merasakan sakit kepala yang luar biasa saat ini."San?"Sanee memegangi kepalanya dan meringis kesakitan. Tidak ada memori tentang Gusti, walaupun dia berusaha mengingat. Hanya
Perfect (shit) husband Kehilangan
"Kepergianku untuk selamanya, meninggalkan kamu untuk cinta yang lain".Gusti menjadi pribadi tak tersentuh, dia kembali menjadi pribadi yang dingin. Tapi segala kenangan tentang Sanee tidak pernah berubah.Bahkan dia mengunci ruangan khusus tempat dia menyimpan semua barang milik Sanee, bahkan foto Sanee ada disana semua. Tidak ada yang boleh masuk ke kamar itu. Hanya dirinya yang bisa kesana."Gusti". Gumamnya pelan.Dia kembali bersembunyi di ruangan Shae, saat melihat Gusti masuk ke dalam bersamaan dengan seorang Pria yang berpakaian sama dengannya menenteng laptop dan beberapa map.Sanee bahkan mengurungkan niatnya untuk pergi Dari sini. Dia tidak ingin bertemu Gusti, atau dia bahkan bisa dengan mudahnya untuk menghancurkan hubungannya dengan Rayyan.JanganSanee memilih sibuk dengan hapenya, saat sebuah artikel di Google muncul di hapenya.
Perfect (shit) husband Sanee
Tasanee PovApa yang kalian rasakan, jika kalian jadi diriku. Saat kalian mencoba menerima semuanya dengan lapang dada, tapi kenyataan pahit menghampiri Ku.Gusti-- suamiku telah mengatakan jika dia pernah berhubungan badan dengan mantan pacarnya dulu sebelum kami menikah, dan sekarang telah menghasilkan anak yang sedang di kandungnya. Aku sangsi jika Dora benar-benar hamil anak Gusti. Sedangkan dirinya dan Gusti telah berpisah dua bulan lamanya sebelum pernikahan kami berlangsung. Kan anehKalau dia hamil, lalu kenapa saat Gusti menyiapkan semua pernikahan mereka, dia kabur. Dan Gusti menyeretku untuk menjadi pengantin penggantinya.Kan Brengsek Bahkan Gusti dengan rela melepaskan diriku jika aku benar-benar tidak hamil anaknya. Kan Bangsat Tadi pagi saat aku berangkat kerja, Ku sempatkan diriku untuk
Perfect (shit) husband Receh
"Aku takut untuk mencintai orang yang sama".Kedekatan antara Rayyan dan Sanee, sudah tercium oleh Billal dan kawan-kawannya. Bahkan saat Sanee berjalan untuk mengambil vaksin, melewati beberapa tentara yang sedang berdiri mengawasi sekitar."Permisi"."Eh bu dokter, mau cari Lettu Rayyan ya?". Sanee memutar bola mata malas. bahkan ini sudah kesekian kalinya. "Heh, siapa yang suruh kalian godain calon istri saya. Lari keliling lapangan 20 kali". Teriak Rayyan. "Siap Komandan". Mereka ngacir menuju lapangan.Sanee mendengus sebal saat Rayyan mendekat, tapi dia berjalan masuk ke ruangan untuk mengambil vaksin. Rayyan mengikuti dirinya dari belakang. Sanee bahkan tahu. Dia memberikan vaksin itu pada teman sejawatnya, lalu berjalan menuju belakang barak. Disana terdapat tempat duduk beserta mejanya.
Perfect (shit) husband Fakta yang sebenarnya
"Cinta palsumu hanya membuatku semakin merasakan sakit".Dora pulang ke apartment miliknya sendiri. Dia akan mempersiapkan segala kebutuhan dirinya sebelum menikah dengan Gusti nantinya.Dia sudah membereskan semuanya ke koper miliknya. Dora tersenyum bahagia saat melihat sebuah cincin berlian 24 karat pembelian Gusti. "Tinggal sebentar lagi". Dia tertawa melihat pantulan wajahnya sendiri. Ting tung... Dora menghentikan kegiarannya membereskan beberapa lingerie sexy miliknya ke dalam koper. Dia berganti dengan sebuah lingerie sexy dan transparan berwarna hitam transparan. "Pasti kangen". Gumamnya dalam hati.Seketika jantung Dora melesat turun ke ginjal. Seorang lelaki berdiri dengan senyuman manisnya di depan Dora."Haiy sayang, kamu apa kabar?". Lelaki itu berjalan pelan dan menghampiri Dora yang hanya diam. Membelai
Perfect (shit) husband Terkuak
"Penyesalanmu tidak sampai menyentuh hatiku yang terlanjur terluka".Tok tok tokSuara palu hakim telah menggema di ruangan ini. Terasa mencekam bagi Gusti saat ini. Badannya serasa lemas saat satu kalimat dari hakim ketua telah Meluncur manis dan kini menjadi mo
Perfect (shit) husband Menjauh selamanya
"Menjauh darimu membuatku memiliki waktu untuk mengobati hatiku yang terluka" Ruangan UGD penuh dengan beberapa orang. Shae memandang nanar pasangan suami istri yang memakai sneli. Rania keluar dari UGD dan menatap sendu kearah Alexa. Dia meme
Perfect (shit) husband Dora the pelakor
"Bertemu denganmu membuat
Perfect (shit) husband Gusti brengsek
"Memaksa untuk mencintai
