Download the book for free
BAB 16
Author: KaagaluhHujan yang mengguyur bumi dari pagi hingga saat ini—siang hari—membuat semua karyawan yang di kantor sedikit tak semangat. Seakan mereka semua telah kehilangan semangat dari matahari yang menyinari. Tapi beda hal dengan divisi marketing, entah bulan-bulan ini atau setiap hari mereka selalu sibuk. Dikejar deadline dan tugas yang menumpuk dari atasan langsung.
Pemotretan dan syuting iklan kemarin mereka bisa bernafas lega, model yang di kontak secara dadakan me
Share the book to
Facebook
Twitter
Whatsapp
Reddit
Copy Link
Latest chapter
Expect The Glimmer [Indonesia] BAB 20
"Kenapa lancang sekali memotong pembicaraan saya?" Pria itu menghardik keras. "Sekalinya orang miskin tetaplah miskin, mereka tidak ada tempat di dunia ini. Apalagi berhubungan langsung pada kita, jangan pernah! Jadi jangan buang-buang waktu berharga kita untuk meladeni mereka. Baju dan sepatumu bisa Papa belikan lagi nanti, tapi untuk acara kita tidak bisa ditunda." Amara semakin tak mengerti kenapa orang-orang kaya banyak yang terlalu merendahkan manusia lainnya. Bukankah semua terlihat sama saja di mata Tuhan? Apa yang membuat mereka berbeda? Amara semakin memeluk erat Cakra saat merasakan pelukan Cakra yang juga semakin mengerat. Ia tahu adiknya takut. "Maaf, Pak ... Bu jika perbuatan adik saya sudah melukai perasaan Bapak dan Ibu." Amara menekankan setiap kata-katanya sambil menatap dalam pria baya itu di depannya. Tak ada rasa rindu yang terpancar, yang ada hanya rasa kesal dan merendahkan. "Sudahlah, jika saya minta ga
Expect The Glimmer [Indonesia] BAB 14
Angkasa yang sudah dua hari bertugas kembali ke Malang dengan segala urusannya. Masalah yang ia kira sudah selesai dan hanya akan melakukan proses penyelesaian ternyata salah besar. Para petani apel itu tiba-tiba menaikkan harga yang cukup mahal karena alasan wabah yang menyerang tanaman. Berhekt
Expect The Glimmer [Indonesia] BAB 13
Sudah hampir seminggu bekerja di Venus Foods akhirnya membuat Amara mengerti. Bekerja di divisi marketing dengan banyak orang beserta pemikiran yang berbeda menjadi tolak ukur ia memahami karakter. Seperti saat ini, mereka yang sibuk karena salah satu model yang ditunjuk sebagai pemeran
Expect The Glimmer [Indonesia] BAB 12
Masih teringat pesan yang Guntur kirimkan siang tadi. Bagaimana jika Guntur bertemu ayah, bisakah kakaknya membuat ayahnya kembali lagi bersama? Sudah cukup lama ia menahan rindu. Besar tanpa didikan dan kasih sayang seorang ayah membuat hidup Amara jomplang sebelah. Ia lupa bagaimana dipeluk dig
Expect The Glimmer [Indonesia] BAB 11
Amara masih tidak yakin bahwa ia akan bekerja di salah satu perusahaan bonafid. Saat tes wawancara dengan kepala HRD langsung, ia menciutkan nyalinya. Apa yang semua Pak Abra katakan benar, ia hanya lulusan SMA dan jarang sekali ada yang ingin menerima. Namun sekarang bunga
