GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest

All Chapters of Mistake : Chapter 11 - Chapter 15

Home /  All /  Mistake /  Chapter 11 - Chapter 15
15 Chapters

Bab 11

"The bangun The." Adriell membangunkan Thea yang tertidur  lelap di sampingnya. Apa lagi selimut tebal yang membungkus tubuhnya, hingga menyisakan beberapa helai rambut saja.  Mungkin efek cuaca dingin, makanya Thea nyenyak dalam tidurnya. Mungkin Thea belum terbiasa dengan hawa dingin, atau enggak dia alergi dingin. Mengingat cuaca indonesia sangat panas, walau pun dingin tak sedingin disini yang akan turun salju beberapa hari lagi. "Apaan sih Driell gue masih ngantuk." jawab Thea dengan suara khas orang tidur.   Adriell tersenyum dan menyibakkan selimut Thea. Tapi kembali di tarik lagi oleh Thea hingga menutip kepalanya. "The bangun dulu ini jan enam, lo enggak mau Doa Angelus bareng gue?" kata Adriell. Thea yang mendengar kata Doa Angelus pun,  langsung bangkit dari tidurnya. Walau selimut itu masih membungkus tubuhnya.&nbs
Read more

Bab 12

Seperti hari-hari kemaren Thea bangun setelah Doa Angelus. Ya tadi  jam enam dia bangun, lalu berdoa setelah itu dia kembali tidur. Tapi saat tangan kecil Thea meraih kasur sampingnya yang kosong, membuat Thea membuka mata sekaligus. Ranjang sampingnya kosong dan di pastikan Adriell sudah bangun lebih dulu. Dia selalu begitu saat disini, dia bangun lebih awal dan menyiapkan semuanya. Sedangkan dirinya seperti kata Adriell hibernasi enggak bangun-bangun. Cuaca disini tidak terlalu dingin seperti di Los Angeles. Salju pun sedikit hangat, tapi tetap saja bagi Thea ini dingin sekali. Thea bangun dan menatap bantal, yang dia tiduri tadi mengeluarkan bulu-bulu. Ya Thea baru tau kalau di Indonesia bantal berisikan drakon atau kapas. Lah disini malah di isi bulu-bulu yang lembut, dan membuat leher Thea enggak mau pisah dari bantal.  Menatap sekeliling, dan enggak ada Adrie
Read more

Bab 13

Kali ini mereka memilih pergi ke Sun Valley, Idaho. Awalnya Thea menolak apa lagi disana pasti dingin banget. Tapi kata Adriell kalau enggak terbiasa, Thea akan hibernasi beneran di dalam apartemen dan tidak melakukan apapun. "Abang gue ada disini enggak?" kata Thea konyol.  Adriell tertawa, "Amerika luas, ya kali gue harus tau semua. Di negara mana Abang lo tinggal, kuliah dimana gue juga enggak tau." jelas Adriell dan membuat Thea mengangguk.  "Apa yang lo lakuin selama tinggal disini" tanya Thea yang mulai kepo dengan dunia Adriell. Adriell menoleh dan mengacak rambut Thea, yang tertutup kupluk rajut berwarna putih. Apa lagi penutup telinga berwarna putih bulu-bulu  menambah kesan cute di diri Thea "Enggak ada, gue cuma sekolah, main, abisin waktu di luar rumah. Sampe oma bilang kalau gue harus pulang ke indonesia." jelas Adriell. "Cuma itu
Read more

Bab 14

Setelah dari Swedia, Thea dan juga Adriell pun memutuskan pergi ke Chicago Illinois, negara Amerika bagian barat. Terletak di tepi danau air tawar yaitu danau Michigan. "Kalau tau gini kan mending kemaren pas masih di Los Angeles, langsung kesini enggak buang-buang tiket mahal." dengus Thea.   "Orang gue mana tau kalau jadwal kita bakalan balik lagi. Lagian Omma ngasih jadwal juga semrawut." jawab Adriell. "Berasa kayak di puter-puter di dua negara dengan kota yang berbeda." "Yaudah nikmatin aja." Thea mengangguk, dia pun langsung meminta Adriell untuk menjelaskan negara ini. Adriell mengangguk dia pun mulai menjelaskan, dari negara ini kebakaran besar saat taun 1871. Yang di yakini Thea, dia belum lahir di dunia apa lagi kedua orang tuanya, yang belum di cetak sama sekali. Chicago adalah pusat internasional untuk keuangan, buda
Read more

Bab 15

Thea menghela nafasnya setelah dia kembali ke aktifitas minggatnya. Setelah dari Chicago, mereka terus berkeliling ke negara Kamboja.  Adriell ingin sekali mengunjungi Angkor wat, royal palace, dan taman nasional Preah monivong. Di sini cukup murah dan  tidak menguras kantong. Tiketnya pun seharga 600 USD, di tambah penginapan semalam cuma 40USD. Jadi gak harus mengocek dana banyak untuk datang ke sini.  "Kita mau kemana dulu ?" tanya Thea menoleh ke arah Adriell .  Untung saja cuaca tidak  terlalu buruk. Di sini ada sinar matahari yang membuat Thea tidak perlu mengunakan mantel tebalnya. Kali ini dia mengunakan kemeja kuning crop lengan panjang, di padukan dengan celana hitam dan juga sepatu kets kuning. Sedangkan Adriell, dia mengunakan kaos kuning dan juga celana putih plus sepatu putih juga . Style mereka hamp
Read more
Previous Page
Next Page
Download the Book
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy