loading
Home/ All /Seven Husbands From Hell/Chapter 1

Chapter 1

Author: Fura Ferra
"publish date: " 2020-10-29 23:11:58

Musim dingin telah tiba, Sakura mengeratkan jaket tebal yang ia pakai saat angin berhembus menerpa wajahnya. Ketentramannya mulai terusik kala suara seorang gadis mememkakakan telinganya.

"Kakak, sudah aku katakan untuk menungguku. Mengapa kau sering kali meninggalkanku?"

Sakura menoleh ke  kanan untuk melihat gadis manja yang kini menatapnya kesal sambil mencebikkan bibir. Merasa tidak ada yang harus di permasalahkan, ia memilih melanjutkan langkahnya untuk memasuki asramanya. Gadis berwajah asia itu lagi-lagi memutar bola matanya kesal, ia menarik lengan Sakura hingga gadis bersurai merah muda itu mulai menatapnya tajam.

"Mengapa kau marah padaku?" tanya gadis itu dengan ekspresi kesal.

"Trisca, berhenti menggangguku! Tidak cukupkah karena ulahmu Sean harus di bebas tugaskan selama 3 bulan!" Sakura menatap adik tirinya itu dengan tatapan kesal.

Karena ulah adiknya itu Sean tidak boleh melayani Sakura semalam 3 bulan penuh, di tambah dengan kembalinya para idola gadis di kampus yang harusnya bertemu dengan Sakura menjadi bertemu dengan Trisca. 

"Itu karena salahmu sendiri tidak memberikan Sean padaku!"

Ingin sekali Sakura mencakar wajah cantik adiknya itu. Andai saja wajah bukan satu-satunya aset milik Trisca, sudah ia pastikan untuk merusaknya. Bukan karena ia iri, Trisca selalu membandingkan wajahnya dengan wajah Sakura yang tidak secantik dirinya. Bahkan di depan teman-teman kampusnya ia selalu memperlakukan Sakura seperti para pelayan pribadinya.

"Berhentilah menggangguku, aku ingin istirahat di kamarku," jawab Sakura pada akhirnya memilih untuk pergi.

"Tapi para Pangeran tampan itu nanti ingin bertemu denganmu, aku harus ikut ke kamarmu!" Sakura menatap malas adik tirinya.

Trisca terlalu keras kepala, ia akan kembali mengadu pada ayahnya dan pasti akan membuat keributan di Mansion utama. Di tambah lagi sudah dipastikan ayahnya akan membuat dirinya dengan Trisca untuk satu kamar. 

"Sakuraaaa, gadisku yang cantik dan menggemaskan." Sakura menoleh saat tubuhnya di peluk tiba-tiba.

Seorang lelaki tampan yang setinggi dirinya itu tersenyum manja ke arahnya. Sakura tersenyum sambil mengusap kepala lelaki itu dengan lembut. Lelaki itu memang selalu memeluknya seperti sekarang jika bertemu dengannya.

Shine Leviathan, lelaki berwajah imut dengan tinggi setara para gadis di kampus        

Shine Leviathan, lelaki berwajah imut dengan tinggi setara para gadis di kampus. Tidak ada yang tidak mengenal Idol terkenal di kalangan para gadis di kampus. Senyuman manis Shine bagai matahari yang terbit dari selatan. Beruntung Shine selalu dekat dengannya, para gadis di kampus yang memihak Trisca jelas membenci dirinya.

"Shine, sudah aku katakan jangan berlarian saat menghampiriku." Sakura mencubit kecil hidung Shine.

"Bagaimana tidak, kami sudah beberapa hari tidak melihatmu. Bahkan kemarin saja kau langsung di seret pulang oleh Paman Leonardo," gerutu Shine sambil menarik kedua pipi Sakura.

"Kita hanya tidak bertemu beberapa hari," jawab Sakura sambil tertawa kecil melihat tingkah Shine yang kekanakan.

"Tentu saja hanya beberapa hari, jika terlalu lama kau tidak akan baik-baik saja saat kami tinggalkan bersama adikmu yang menyebalkan itu," jawab Shine tidak peduli jika Trisca mendengar perkataannya.

"Shine, aku mendengarmu!" jawab Trisca yang langsung saja memajukan bibirnya.

"Kau terlalu jujur, Shine," jawab Sakura sambil melepaskan pelukan Shine di tubuhnya.

"Aku ingin ke kamarku, jika kalian ingin menemuiku nanti malam saja. Aku ingin istirahat sejenak." Sakura meninggalkan Shine yang melihat dirinya dengan tatapan tidak terbaca.

Shine langsung saja menatap malas ke arah Trisca, ia tahu ada yang tidak beres dengan Sakura. Terlihat dari tubuhnya yang berjalan sedikit kaku, ia yakin semua itu ada hubungannya saat Leonardo datang dan menarik tangan Sakura.

Sakura memasuki asrama campuran yang biasa di huni oleh mahasiswa dan mahasiswi dari fakultas seni. Sakura memilih masuk jurusan kesenian karena ia menyukai semua lukisan, ia pun pandai di bidang melukis terutama melukis seseorang. Berbeda dengan Trisca yang di haruskan masuk ke dalam jurusan bisnis.

Trisca di percaya oleh Leonardo untuk menggantikannya kelak, karena  pria tua itu tahu jika Trisca dapat memenuhi kriteria menjadi penerusnya. Leonardo sengaja tidak memberikannya kepada Sakura karena suatu alasan. Dan karena itu Trisca selalu saja semena-mena terhadap Sakura.

"Kali ini apa yang kau lakukan pada gadis kami?" tanya Shine pada Trisca, gadis itu hanya menatap kesal ke arah Shine yang selalu melindungi kakaknya.

"Tidak ada," jawab Trisca yang langsung saja meninggalkan Shine.

Ia takut jika Shine mengetahui tingkahnya, di tambah lagi Shine tidak pernah menganggapnya ada. Di sisi lain, Sakura merebahkan tubuhnya di atas ranjang besar kamar asramanya. Ia membuka baju lengan panjang miliknya dengan hati-hati. Terlihat luka cambukan membekas di lengan atas dan punggung tubuhnya.

"Kau terluka."

Sakura terlonjak kaget saat baru menyadari jika seseoang salah satu dari idol kampus kini berada di sampingnya.

"Kau mengejutkanku, Mysth." Lelaki tampan itu hanya tersenyum lalu memelukku.

Mysth Azazel, lelaki lembut yang irit bebricara, ia hanya banyak bicara dengan Sakura

Mysth Azazel, lelaki lembut yang irit berbicara, ia hanya banyak bicara dengan Sakura. Terlebih ia tidak pernah membuka mulutnya jika di tanya oleh orang lain. Rambutnya yang berwarna merah muda itu tidak seperti dulu, warna asli rambut lelaki itu adalah warna pirang keemasan. Mysth merubah warna rambutnya hanya untuk menyamai dengan Sakura.

"Bukan masalah, aku sudah terbiasa mendapatkan hukuman seperti ini," jawab Sakura sambil memeluk Mysth.

"Aku mengantuk, maukah kau menemaniku hingga aku terlelap?" Permintaan Sakura bagikan angin segar untuknya.

"Dengan senang hati," jawab Mysth lalu mengecup kening Sakura.

Mysth membawa Sakura ke atas ranjang, merebahkan tubuh gadis lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka berdua. Lelaki tampan itu mengecup kening Sakura hingga gadis itu benar-benar terlelap. Mysth bersenandung kecil sambil emnciumi bekas luka di lengan Sakura.

"Sebentar lagi kau akan terbebas dari mereka semua, Sakura," gumam Mysth.

"Kali ini apa yang pria tua itu lakukan pada calon istri kita?" tanya seorang lelaki di yang baru saja datang dan sudah ada di pinggir ranjang.

Mysth menoleh sambil mengelus wajah Sakura dengan tangan kanannya, ia dapat melihat temannya yang baru saja tiba.

"Aku tidak tahu, tetapi ada bekas luka cambukan di punggung dan lengan kanannya." jawab Mysth.

Lelaki itu mendekat lalu duduk di pinggir ranjang, "Kita baru saja meninggalkannya beberapa hari dan pria tua itu sudah melukainya lagi." Mysth mengangguk membenarkan.

"Shin, apa pekerjaanmu sudah selesai?"

"Tenang saja, semua aman terkendali. Persiapan telah selesai, dan kita hanya menunggu Viper untuk memberitahu Sakura jika kita kan menikahinya." 

Shinterious Astaroth, semua orang yang mengenalnya memanggil Shin        

Shinterious Astaroth, semua orang yang mengenalnya memanggil Shin. Lelaki bersurai putih itu adalah sahabat Mysth sebelum ia bertemu dengan teman-temannya yang lain. Lelaki tampan yang sering tersenyum dan berpenampilan dan berkelakuan seperti malaikat di hadapan Sakura.

"Aku sangat menantikannya, saat-saat Sakura menjadi milik kita." 

***

Want to know what happens next?
Continue Reading
Previous Chapter
Next Chapter

Share the book to

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Latest chapter

Seven Husbands From Hell   Chapter 14

"Ahhhh ... hilang sudah masa mudaku yang masih ingin bermain-main dan memiliki teman," keluh Sakura setelah selesai menyelesaikan lukisannya.Saat ini Sakura sedang berada di danau dekat dengan asrama di kampusnya. Bersama dengan Lazark yang saat ini mendampingi Sakura kemana pun wanita itu pergi. Kini para Raja itu membuat peraturan di mana setiap hari Sakura harus ditemani salah satu dari mereka. Dan memiliki satu hari bebas tanpa mereka dengan hanya berdiam diri dalam mansion miliknya.

Seven Husbands From Hell   Chapter 13

"Ayah!" panggil Trisca yang baru saja datang ke Mansion. Ia baru mendengar kabar jika saudara tirinya akan menikah dengan enam orang sekaligus, sebelumnya ia justru senang karena dengan itu Sakura akan terlihat seperti wanita murahan yang mau menikahi banyak pria. Tetapi, lain lagi ceritanya saat ia mengetahui siapa yang akan dinikahi oleh saudaranya.

Seven Husbands From Hell   Chapter 12

"Tunggu." Seorang memasuki kamar Sakura dengan kemeja merah dan jas hitam yang membalut tubuh lelaki itu. Wajah tampannya mengalihkan pandangan Sakura dari Mysth yang sedang menarik tangannya.

Seven Husbands From Hell   Chapter 11

Sebuah sentuhan halus terasa di tubuh Sakura, ia merasakan sebuah rantai yang mulai melilit tubuhnya dan seketika menghujam jantung dengan rasa sakit luar biasa. Air mata itu menetes dari kedua pipi Sakura, tetapi kedua kelopak matanya enggan untuk terbuka. Lebih tepatnya ia tidak bisa membuka kedua matanya.Tubuhnya terasa menegang karena sakit di jantungnya, dan ia merasa begitu lemas hingga napasnya terengah-engah. Begitu menyakitkan hingga ia tidak tahan saat rantai dingin itu seperti membelenggu jantungnya.

Seven Husbands From Hell   Chapter 10

Sakura menatap luar jendela dengan tatapan waspada, hari sudah beranjak pagi beberapa jam yang lalu. Ternyata selama ini ia sudah hidup dengan di kelilingi para Iblis, Sakura menoleh saat mendengar suara langkah kaki yang mendekat ke arah kamarnya."Nona Sakura, apa Anda sudah bangun?" tanya Sean setelah mengetuk pintu tiga kali.

Seven Husbands From Hell   Chapter 9

Saat itu juga aku berlari meninggalkan rumah dan memasuki mobil range rover milikku. Aku melesat pergi keluar dari Mansion. Membelah angin malam yang dingin menusuk kulit pucatku. Air mataku terus menetes membasahi kedua pipi, hatiku terasa sakit mengingat dengan apa yang dikatakan Ayah padaku. Bagaimana mungkin aku menikahi mereka, mereka yang telah menolongku di kampus dan selalu menjagaku. Oh Ibu. Meski aku belum pernah melihatmu, tolonglah anakmu ini.Aku menginjak pedal g

Seven Husbands From Hell   Chapter 8

Mansion milik keluarga Michaelis memang terbilang sangat besar. Untu

Seven Husbands From Hell   Chapter 7

"Apa maksudmu dengan menikahiku, Lazark?"

More Chapters
Download the Book
GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy