loading
Home/ All /Perfect Husband (Dayton And Angelica)/Bab 4

Bab 4

Author: Irhen Dirga
"publish date: " 2020-09-21 18:17:36

Angelica berjalan sempoyongan membuat Dayton menoleh ketika hendak masuk ke apartemennya, Dayton melihat Angelica lagi-lagi pulang dalam keadaan mabuk, Dayton khawatir jika saja Angelica akan menerobos masuk ke kamarnya dan berakhir menginap, lalu menciumnya tanpa izin, tapi Angelica melintasinya, ketika hendak terjatuh dengan cepat Dayton membantu Angelica agar berjalan dengan lurus. Sungguh, wanita ini merepotkannya, jika saja ia mau, ia ingin sekali membiarkan wanita ini tetap di sini, namun naruninya sebagai laki-laki membuatnya harus mengalah. “Berapa password apartemenmu?” tanya Dayton yang masih menggenggam kuat lengan Angelica yang sudah hampir terjatuh. “Aku tidak tahu,” jawab Angelica, seraya mendongak. “Kamu siapa?” “Apa setiap mabuk kamu memang melupakan password apartemenmu? Dasar!” Dayton geram melihat tingkah wanita ini. “Memang banyak hal yang ingin aku lupakan dan yang pastinya aku tak ingin mengingatnya,” ujar Angelica membuat Dayton memicingkan mata karena jawaban wanita ini akhirnya membuatnya luluh, dan menyeret Angelica hingga ke apartemennya. “Kamu melupakan password apartemenmu tapi kamu tak lupa dengan jalan pulang. Kamu memang wanita yang aneh,” gumam Dayton membantu Angelica untuk duduk di sofa ruang tamunya. “Aku hanya ingin melupakan semuanya,” gumam Angelica membuat Dayton heran sejak tadi, Dayton duduk di samping wanita itu yang lagi-lagi tak sadarkan diri karena mabuk. “Berapa password apartemenmu? Aku akan membukanya untukmu, jika kamu tak mengingatnya kamu lagi-lagi akan berakhir tidur di apartemenku dan itu sangat menggangguku,” ujar Dayton. “Apa kamu tahu bagaimana perasaanku? Aku lelah dan aku ingin mati saja, tapi aku tak tau cara untuk mati, apa yang harus aku lakukan untuk melupakan semuanya? Aku ingin melupakan segalanya,” gumam Angelica benar-benar membuat Dayton penasaran. “Sebenarnya apa yang mengganggumu?” , tanya Dayton. “Semua orang tak ada yang menyukaiku, tak ada satu pun yang menyukaiku sekali pun saudaraku sendiri, tak ada yang suka dan buat apa aku hidup jika aku hanya membuat orang lain susah?” gumam Angelica yang tak menyadari jika ia menitikkan air mata. “Kenapa kamu bisa mengatakan hal itu? Siapa yang tak menyukaimu? Seberapa banyak yang tak suka?” tanya Dayton. “Semuanya, tak ada yang ku lakukan itu benar, aku hanya menghancurkan segalanya dan aku tak becus dalam bekerja, aku sedih,” ujar Angelica dengan memeluk Dayton tanpa ia sadari, Dayton menepuk-nepuk punggung Angelica dan membiarkan wanita itu memeluknya. “Apa kamu tahu? Jika saudaraku itu jahat? Dia tak menerimaku dan menganggapku anak sial, aku adalah dari seorang perempuan yang merebut kebahagiaan ibunya, aku anak hasil selingkuh, ia tak pernah menyukaiku, semenjak ayah dan ibuku meninggal, aku tinggal dan numpang hidup di rumah saudaraku, ia pun tak menyukainya dan selalu saja mengusirku,” ujar Angelica. “Aku tak tahu kenapa dunia begitu kejam padaku? Aku ingin bahagia walaupun hanya sekali seumur hidupku, aku ingin bahagia dan melupakan segala yang telah terjadi,” sambung Angelica. “Aku tinggal di apartemen saudaraku itu tidak gratis dan aku membayar sewa seperti sedang mengontrak, aku membiayai hidupku sendiri, namun aku belum siap untuk menjalani hidup ini sendiri, aku terlalu takut melakukannya,” gumam Angelica lalu tidur dengan mendengkur. Membuat Dayton dengan berani membelai lembut rambut Angelica, Dayton mencoba menenangkan wanita yang kini memeluknya dengan cara menepuknya dan membelainya. Angelica tak pernah sadar jika ia sudah menceritakan kisah hidupnya yang menyedihkan pada Dayton, Angelica hanya merasa aman dan nyaman berada dekat dengan Dayton sampai ia terbawa akan suasana. "Sabarlah. Semua akan berakhir dan kesedihanmu itu bukan lah satu-satunya hal yang paling menyedihkan di dunia ini," ujar Dayton sembari menepuk-nepuk punggung Angelica. “Apa ada hal lain yang lebih menyakitkan dari kisah hidupku?” “Yang pasti ada,” jawab Dayton. ♥♥♥ Ketika terbangun lagi-lagi Angelica terkejut bukan main ketika melihat dirinya berada di kamar Dayton, persis kejadian seperti kemarin malam, Angelica memukul kepalanya karena benar-benar bodoh dan Dayton selalu repot karena kehadirannya, Angelica mengacak-ngacak rambutnya frustasi, karena ia tak tau malu selalu berakhir di kamar seorang pria. "Turunlah untuk sarapan!" teriak Dayton membuat Angelica bergegas mengambil pakaiannya dan turun ke lantai bawah. Angelica menundukkan kepala dan tak berani menatap Dayton. "Aku akan kembali ke kamarku. Aku minta maaf," ujar Angelica menundukkan kepala hendak melangkah meninggalkan Dayton yang sedang berdiri membuat sarapan lengkap dengan celemeknya. Pria yang mandiri menurut ukuran Angelica, dan tampan. "Aku bilang duduk!" perintah Dayton. "Tapi---" "Duduk saja!" perintah Dayton membuat Angelica terpaksa duduk, Dayton jadi sedikit ibah mendengar semalam Angelica curhat tanpa sadar. Ia hanya mencoba jadi teman yang baik. "Makan sarapanmu!" kata Dayton, menyerupai perintah, lalu memberikan sepiring makan untuk Angelica, wanita yang selalu dengan bebas keluar masuk ke kamarnya. "Terima kasih," lirih Angelica lagi-lagi menundukkan kepala. "Apa kepalamu tak sakit, terus menunduk seperti itu?" tanya Dayton seraya meneguk secangkir kopi yang sudah ia siapkan sendiri. Angelica tersenyum kecil, lalu menikmati sarapan yang di siapkan Dayton untuknya, untuk pertama kali ia merasa tersanjung ketika seorang pria memasak untuknya. "Maafkan aku, karena aku... tidurmu jadi tidak nyaman," ujar Angelica. "Hm, jika kamu sadar diri... Apa tidak sebaiknya kamu berhenti mabuk-mabukkan?" tanya Dayton. "Aku tau itu mempengaruhimu jika aku mabuk, tapi aku memiliki alasan kenapa aku mabuk setiap harinya," ujar Angelica. "Jika kamu mabuk, bagaimana jika kamu salah kamar dan masuk ke kamar orang lain selain kamarku? Apa kamu akan selamat?" "Untungnya aku tak pernah salah lantai," kekeh Angelica membuat Dayton menggeleng. "Terima kasih makanannya, akan kupastikan aku membayarmu lain kali, aku minta maaf karena menyebabkan kesalahan," ujar Angelica lalu beranjak dari duduknya, seraya menundukkan kepala dan berlari menuju pintu keluar membuat Dayton terkekeh melihatnya. "Dasar wanita aneh," gumam Dayton menggelengkan kepala. ♥♥♥ Mansion, Pukul 10.00 Alice berjalan menaiki tangga karena harus bersiap menuju salon, karena malam nanti, keluarga calon suaminya akan berkunjung, tentu saja itu membuat Alice bersemangat, pasalnya sudah sejak lama ia menyukai sang pangeran yang bernama Zachary itu, tak ada yang membuatnya paling bersemangat saat ini, selain pertemuan keluarga yang akan di lakukan malam nanti, tampil cantik adalah hal yang harus dan wajib, ketika akan bertemu calon suami dan keluarganya. "Hei, Sayang, ada apa dengan tatapanmu itu?" tanya Rayoen membuat sang istri berbalik. "Aku baru kali pertamanya melihat wanita sesenang itu ketika akan di jodohkan, selama ini aku tak pernah melihatnya dan di drama pun mengatakan tak ada yang akan sesenang itu ketika akan di jodohkan," ujar Lucia. "Jadi, sejak tadi itu ternyata kamu melihat Alice?" "Hm, aku merasa senang tapi juga bingung" "Putri kita akan menikah tentu saja sebagai orang tua kita akan ikut senang dan bahagia, Sayang," ujar Rayoen. "Coba lah untuk menjodohkan putramu juga, akan lebih menyenangkan jika Dayton pun menikah," ujar sang istri. "Aku bingung harus menjodohkannya dengan siapa, tapi aku sudah memiliki rencana untuk menjodohkan Dayton setelah menikah kan Alice." "Dengan siapa?" "Anak klienku dulu." "Sekarang dia ada di mana? Kenapa tak menyuruh anak temanmu itu untuk berkunjung?" "Aku tak yakin, Sayang, tapi klienku itu sudah meninggal dunia dan dia memiliki dua anak perempuan yang bernama Arminda dan juga_ aku lupa nama anak terakhirnya, dan rencananya aku akan menjodohkannya dengan anak tertuanya yang bernama Arminda," ujar Rayoen. "Aku tak sabar melihat kedua anak kita memiliki pasangan dan nantinya akan membuat kita memiliki cucu dari mereka, jika saja putri tertuaku masih hidup akan lebih sangat sangat membahagiakan," ujar Lucia menitikkan air mata. "Micky yang telah mempertemukan kita, dia akan menjadi bidadari di surga sana, dia juga pasti sangat bahagia melihat adik-adiknya bahagia dan suatu saat akan menikah," ujar Rayoen memeluk sang istri yang sedang menangis.

Want to know what happens next?
Continue Reading
Previous Chapter
Next Chapter

Share the book to

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Latest chapter

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 39

Pengunjung tidak boleh melewatkan kesempatan berfoto bersama pasangan dengan latar pemandangan kota ini. Karena selalu menjadi destinasi wajib bagi yang berkunjung ke Santorini, biasanya Firá selalu menjadi lokasi yang paling dipadati pengunjung. Lokasi lain Amoudi Bay. Tempatw siata di Yunani ini merupakan salah satu destinasi teluk terbaik di Santorini. Laut berwarna biru dan jernih, dikelilingi jurang merah dan bangunan-bangunan berwarna putih khas Santorini adalah pemandangan yang akan ditemukan ketika berkunjung. Di puncak pulau terdapat Pyrogras. Spot ini berada di puncak tertinggi Santorini. Melalui Pygros, pengunjung bisa melihat pemandangan Santorini secara keseluruhan. Di sini terdapat bangunan rumah-rumah tradisional yang dibangun di sekitar Kastil Venesia. “Setelah Santorini ada juga wisata Mykonos. Tempat wisata di Yunani Mykonos adalah sebuah pulau di gugusan kepulauan Yunani (Cyclades) di Laut Aegea. Berjarak 150 kilometr sebelah timur kota Athena Tempat

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 38

Di dalam perjalanan, seperti biasa Angelica memperhatikan gedung-gedung kuno yang kini bergulir didepannya, Angelica sangat suka Yunani, sejak dulu ia memang menginginkan bisa menginjakkan kaki di negara para dewa ini, dan kali ini Tuhan mengabulkan doanya dengan berpergian bersama suaminya sebagai tujuan honeymoon mereka. Sampainya ditujuan, Levi mengemudikan mobilnya memasuki pelataran parkir sebuah kuil, Angelica melihat ke luar sana, dan banyak pengunjung seperti biasa, meski hari masih pagi. “Ini namanya Delphi, Tuan, Nyonya. Pengunjung yang datang ke tempat wisata di Yunani ini bisa menemukan sisa-sisa bangunan dari abad ke-6 Sebelum Masehi (SM). Bangunan tersebut di antaranya Kuil Apollo, Teater, dan Treasuries Teater kuno di Delphi dibangun di atas bukit tak jauh dari Kuil Apollo. Dari lokasi teater tempat wisata di Yunani ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan lembah yang menakjubkan. Menurut sejarah, teater dibangun pertama kali pada abad ke-4 SM. Namun teater te

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 37

Setelah menempuh setengah jam perjalanan, Levi memasuki pelataran parkir sebuah tempat yang ramai akan pengunjung, Angelica melotot karena tak menyangka jika ia bisa di sini, orang-orang yang kini sibuk dengan pasangan atau pun keluarga mereka. “Apa anda tidak suka tempatnya? Jika tidak suka saya bisa membawa Tuan dan Nyonya ke tempat lain,” kata Levi. “Kita di sini dulu,” kata Dayton. “Apa nama tempat ini?” Segera-lah Angelica mengeluarkan ponselnya dan mengabadikan momen tempat ini dengan kamera ponselnya, ia beberapa kali mengambil gambar, membuat Alvin tersenyum melihatnya. “Tempat ini namanya Acropolis yang berarti ‘kota di ketinggian’, karena letaknya yang di perbukitan. Berada pada ketinggian 150 meter di atas permukaan laut, Acropolis Athena memiliki luas permukaan tiga hektare. Dilihat dari sudut kota mana pun, tempat wisata di Yunani Acropolis sangat menakjubkan. Untuk menikmati keindahan Acropolis Athena, pengunjung bi

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 36

Setelah bertemu dokter Hammers, Dayton dan Angelica kembali ke mansion. Lucia melihat putra dan menantunya baru saja masuk ke mansion, membuat Lucia menghampiri mereka. “Apa yang dikatakan Dokter Hammers?” tanya Lucia. “Mommy tidak usah khawatir, aku dan Angelica akan tetap berangkat besok,” jawab Dayton. “Jadi … dokter Hammers mengatakan tidak masalah?” “Benar, Mom. Cucu Mommy baik-baik saja,” jawab Angelica. “Syukurlah. Kalau begitu kamu istirahat, Mommy akan menyiapkan makanan sehat juga susu hamil untuk kamu,” kata Lucia. “Mom, kan ada Kemal yang bisa melakukannya.” “Jangan, Sayang, biarkan Mommy yang melakukan ini demi cucu Mommy.” Angelica dan Dayton tersenyum, lalu menuju lift. Angelica sangat bahagia ketika Tuhan memberikannya banyak cobaan selama ini, namun menggantinya dengan kehidupan yang lebih baik, dipertemukan suami dan keluarga baru yang sangat baik padanya, rasa syukurnya saat

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 35

Hotel Lucmail.Hotel bintang lima yang akan menjadi tempat dan saksi bisu pernikahan Alice dan Zach yang akan digelar di hotel ini. Para pelayan hotel terlihat sedang sibuk mengurus beberapa menu makanan yang mereka tata di atas meja, sedangkan tamu berangsur-angsur memadati taman hotel.Alice terlihat sangat cantik dan menarik ketika mengenakan gaun polos berwarna putih, dengan belahan dipahanya. Alice terlihat sederhana, namun elegant dan mewah, juga berkesan.“Kau terlihat sangat cantik, Alice,” puji Angelica, ketika melihat Alice bercermin.“Sejak dulu … aku memang wanita yang cantik, Angel,” kekeh Alice, membuat Angelica mengulum senyum.“Anak Mommy memang wanita yang cantik,” sambung Lucia, yang baru saja datang dan membawa subeket bunga, yang akan dipegang Alice.“Mom, aku memang terlahir mirip dengan Mommy.” Alice menghambur pelukan dan memeluk ibunya yang kini terlihat anggun mengenakan gaun berwarna putih pula. Meski sudah akan memiliki cucu, Lucia masih terlihat san

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 34

“Apa kau memanggil polisi, Arminda?” tanya Axen.“Tidak. Aku tidak memanggilnya, aku tidak segila itu.”“Lalu … mengapa seperti ini?”“Angkat tangan kalian,” perintah salah satu polisi.Arminda dan Axen mengangkat kedua tangan mereka, dan suara tepuk tangan terdengar dari arah pintu. Arminda dan Axen menoleh. Dayton. Terlihat seperti itu.“Dayton?” Arminda membulatkan matanya penuh.“Ternyata kalian bekerja sama untuk memeras keluargamu, dan aku juga baru tahu, kalau kalian berdua lah yang membuat istriku jatuh di bukit Sand.” Dayton menggelengkan kepala. “Kalian harusnya tahu tengah berurusan dengan siapa, kalian memang tidak takut padaku.”“Alvin, kamu salah paham. Yang menculik Angelica dan menjatuhkannya di bukit Sand, adalah Axen,” kata Arminda, masih setia membela dirinya. Axen melotot ketika mendengar pengakuan Arminda.“Aku melakukan semua itu karena perintahmu, Jalang!” teriak Axen. “Kau jangan coba membela diri. Aku tidak akan sendirian menerima hukuman ini.” Axen

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 32

Kini, Rayoen tengah menatap istrinya yang kini tengah duduk didepan cermin, seraya menyisir rambut sebahu miliknya, Rayoen tersenyum membuat Lucia merona ketika menyadari tatapan suaminya lewat pantulan cermin besar.“Jangan terus menatapku,” kata Lucia, membuat Rayoen menggaruk tengkuknya karen

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 31

“Kamu darimana?” tanya Sandy, ketika Mirra hendak melintasinya.“Aku semalam mengantar Angelica ke kota,” jawab Mirra, enteng, ia tak masalah jika memang Sandy mau memarahinya.“Kenapa kau melakukan itu tanpa izinku?” tatapan mata Sandy terlihat amarah yang berkobar.“Aku melakukannya karena A

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 30

Dayton berjalan lurus kedepan dan mendapatkan anak tangga yang begitu tinggi dan berlika-liku, Dayton mendongak dan menatap di atas sana, lantai enam sangat lah jauh dari tempatnya berdiri saat ini, membuat Dayton menghela napas, lalu menginjak anak tangga satu persatu. Kelelahan menaiki tangga s

Perfect Husband (Dayton And Angelica)   Bab 29

“Kau benar-benar brengsek, Axen!” umpat Arminda, menatap tajam ke arah Axen yang tengah merokok.“Apa-apaan kau ini? Kenapa datang-datang langsung memakiku?” Axen memicingkan mata melihat ke arah Arminda yang tengah marah.“Kau mengatakan perempuan sialan itu tidak akan selamat ketika kau membu

More Chapters
Download the Book
GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy