loading
Home/ Lahat /PERFECT HUSBAND [INDONESIA]/Tujuh Belas

Tujuh Belas

Author: Ayu Tarigan
"Petsa ng paglalathala: " 2020-09-25 09:54:30

Ibu kota Jakarta memang terkenal akan padatnya jalanan dengan berbagai kendaraan. Itulah yang saat ini sedang dipandangi oleh Zuhra. Sesekali ia melirik ke arah Dirgam yang sedang fokus mengemudi.

Entah perasaannya saja atau tidak, tapi Zuhra merasa Dirgam lebih banyak diam semenjak mereka selesai makan tadi.

Teringat soal tadi, Zuhra juga sempat kaget melihat laki-laki itu berdiri di sana. Memandang lekat ke arah ia dan Dirgam, tak lama setelah pandangan mereka bertemu, pemuda

Gustong malaman kung ano ang mangyayari?
Patuloy ang Pagbabasa
Nakaraang Kabanata
Sunod na kabanata

Ibahagi ang nobela sa

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Pinakabagong kabanata

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Extra Part 1

"Ra, udahan dong," rengek Dirgam.Zuhra melotot garang. "Nggak ada! Itu hukuman Mas karena suka ganjen!" ucapnya ketus."Aduuh, Ra. Dia itu sekretaris Papa. Masa sekretaris Papa juga Mas yang pilihin?"

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Tiga Puluh Delapan

Dirgam merangkul bahu Zuhra dengan sayang. Dia tak membiarkan sedikit pun wanita itu jauh dari jangkauan, membuat semua keluarga yang berkumpul menggelengkan kepala melihat sikap protectivenya.H

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Tiga Puluh Tujuh

Dirgam duduk termenung di taman rumah sakit tempat ibunya dirawat. Sudah satu jam berlalu, dan dia masih enggan untuk beranjak. Ia merenung atas apa yang sudah dialaminya selama ini. Fakta yang baru saja diketahui, dia tak ingin percaya. Tapi, logikanya selalu membenarkan. Jika begitu, bukankah Dirgam sudah berbuat kejam terhadap ayahnya selama ini? Ah, tentu tidak. Ini juga termasuk salah ayahnya yang tak membawanya serta pergi. Kenapa meninggalkan anak pada istri yang tukang selingkuh?Ia menghela napas, terus saja mencari alasan kebenaran atas sikapnya selama ini. Dia juga korban di sini. Lamunan pria itu terhenti karena tarikan kasar seseorang. "Berengsek! Di sini lo ternyata! Bajingan yang udah hamilin adik gue!!" Randy berteria

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Tiga Puluh Enam

“Ra ....”Dirgam lantas menoleh karena sapaan lembut Reno pada Zuhra yang berdiri tak jauh dari mereka, dengan perut membuncit serta mata berkaca-kaca.“Maaf ... tapi yang harus selalu kamu tahu, aku tulus sayang sama kamu, Ra,” bisik Reno.

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Tiga Puluh Lima

Zuhra menatap sendu pada Dirgam yang memeluk lembut wanita paruh baya yang sedang terbaring di ranjang. Sangat tampak begitu besar kesedihan yang coba pria itu sembunyikan di setiap harinya. Kali ini Zuhra bisa melihat sendiri, betapa rapuhnya seorang Dirgam Arhab.

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Tiga Puluh Empat

Katanya cuma teman, tapi di balik layar sayang-sayangan. Kalau ketahuan, alasannya kehilafan.- Perfect Husband“Sewaktu Mas dijemput Papa dan Mama, Kely juga mendapat keluarga baru

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Dua Belas

“Loh, kok berhenti di sini, Al?”Meski protes, namun Zuhra tetap turun dan melepas helmnya.“Iya, kita makan bentar ya? Aku belum makan dari pagi.” Albi menampilkan cengirannya.“Tapi, bakso aku?” Zuhra mengangkat kantongan plastic itu deng

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Sebelas

Zuhra berjalan mondar-mandir seraya melirik jam dinding di kamar.‘Katanya mau pulang cepat, dasar tukang kibul,’ omel Zuhra.Zuhra menyambar smartphone miliknya yang tergeletak di atas tempat tidur, menimbang antara menelpon Dirgam atau tidak.‘Telpon, engg

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Sepuluh

Zuhra makan dengan lahap, dirgam yang tadi sedang menyendokkan makanan ke mulutnya sampai harus berhenti mengunyah. Melihat wanita itu memakan habis isi piringnya membuat pria itu tersenyum samar. Kamu makan seperti orang kelaparan, sindir pria itu.

PERFECT HUSBAND [INDONESIA]   Sembilan

Dirgam menatap lurus ke depan, di mana punggung kokoh seseorang yang berbalut jas formal bersama antek-anteknya menghilang.Pandangan pria itu begitu sulit diartikan, membuat Zuhra yang sedari tadi juga ikut mengamati berhenti mengunyah makanannya.“Mas....” Teguran Zuhr

Higit pang Kabanata
I-download ang Libro
GoodNovel

Libreng I-download ang libro sa App

Download
Maghanap
Library
Maghanap
RomancefeiyHistoryUrbanMafiaSystemFantasyLGBTQ+arNoldMM Romancegenre22-菲语genre26-Pilipinoipinogenre27-请勿使用菲语genre28-Pilipinoipino
Maikling Kwento
KalangitanPagka-misteryo at panghihinalaMakabagong lungsodPag-survive sa katapusan ng mundoPelikulang aksyonPelikula ng agham-piksyonPelikulang romansaDugong na karahasanpag-asapangarapkaligayahanKapayapaanPagkakaibiganMatalinoMasayaMarahasMaamoMalakas红安Madugong pagpatayPagpatayKasaysayan ng digmaanPangarap na pakikipagsapalaranAgham-piksyonIstasyon ng tren
GumawaWriter BenefitCONTEST
Popular na Genre
RomancefeiyHistoryUrbanMafiaSystemFantasy
Makipag-Ugnayan
Tungkol sa AminHelp & SuggestionBusiness
Mapagkukunan
Download AppsWriter BenefitContent PolicyKeywordsMga Hot na PaghahanapMga Review ng AklatFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Komunidad
Facebook Group
Sundan Kami
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy