Download the book for free
![PERFECT HUSBAND [INDONESIA]](https://acf-qat.xssky.com/book/202009/cc86910cf1c19ec7a36d2c8ad3736c4ff04bac1bcf72e0d535363c37b54b0082.jpg?v=1&p=1&w=180&h=237&a=webp&q=85)
Chapter 1
“Tapi gue hamil anak lo, Ren. Zuhra berteriak melampiaskan kekecewaannya.
“Gue tahu, Ra. Gue tahu. Tapi gue gak bisa.” Reno menjambak kasar rambutnya, merasa frustasi.
“Lo tega, Ren. Lo tega sama gue.”
“Ra, sorry. Gue janji setelah kuliah gue selesai, gue bakal jemput lo, oke? Reno mencengkeram bahu Zuhra, “sekarang gue harus berangkat, lo baik-baik di sini.”
“Lo berengsek, Ren. Ini anak lo tapi lo mau lepas tangan gitu aja? Lo bilang cinta ke gue, mana, Ren? Mana?” Zuhra meronta saat Reno menariknya ke pelukan pria itu.
Gue beneran sayang sama lo, Ra. Tapi, sorry gue harus tetep berangkat demi nyokap bokap gue. Gue bakal jemput lo suatu saat nanti.”
“Terus gue gimana, Ren? Anak ini gimana?” Zuhra menunjuk perutnya yang masih terlihat rata sambil tersedu-sedu.
“Ra, lo bisa gugurin, kan?”
Bagai disambar petir, kata-kata Reno seperkian detik lalu membuat tubuh Zuhra menegang, isakannya tiba-tiba terhenti. Dipandangnya wajah pria di hadapannya itu, benarkah ini pria yang selama tiga tahun belakangan dicintainya? Sekejam itukah pria yang selama ini dibangga-banggakannya?
“Ini anak lo, Ren. Lo tega?” Zuhra menjerit histeris. Suaranya gemetar menahan amarah.
“Gak ada cara lain, Ra. Gue harus pergi!” Reno balas membentak Zuhra.
“Lo berengsek! Bajingan! Pecundang!! Zuhra memaki membabi buta.
Satu suara khas pertemuan telapak tangan dengan kulit pipi terdengar.
“Ren, lo ....” Zuhra seketika terdiam.
Dia menatap tak percaya pada Reno, seraya memegangi pipinya yang terasa perih.
Sementara Reno menatap tangannya yang terasa gemetar, tapi dia menguetkan hatinya.
“Gue pergi, Ra. Jaga diri lo baik-baik, gue pasti balik,” ucapnya sebelum berbalik.
Pria itu melangkah meninggalkan Zuhra dengan tangisannya yang makin menjadi.
Suat saat lo akan tahu kenapa gue lakuin ini, Ra.
Latest chapter
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Extra Part 1
"Ra, udahan dong," rengek Dirgam.Zuhra melotot garang. "Nggak ada! Itu hukuman Mas karena suka ganjen!" ucapnya ketus."Aduuh, Ra. Dia itu sekretaris Papa. Masa sekretaris Papa juga Mas yang pilihin?"
Last Updated : 2020-11-04
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Delapan
Dirgam merangkul bahu Zuhra dengan sayang. Dia tak membiarkan sedikit pun wanita itu jauh dari jangkauan, membuat semua keluarga yang berkumpul menggelengkan kepala melihat sikap protectivenya.H
Last Updated : 2020-11-04
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Tujuh
Dirgam duduk termenung di taman rumah sakit tempat ibunya dirawat. Sudah satu jam berlalu, dan dia masih enggan untuk beranjak. Ia merenung atas apa yang sudah dialaminya selama ini. Fakta yang baru saja diketahui, dia tak ingin percaya. Tapi, logikanya selalu membenarkan. Jika begitu, bukankah Dirgam sudah berbuat kejam terhadap ayahnya selama ini? Ah, tentu tidak. Ini juga termasuk salah ayahnya yang tak membawanya serta pergi. Kenapa meninggalkan anak pada istri yang tukang selingkuh?Ia menghela napas, terus saja mencari alasan kebenaran atas sikapnya selama ini. Dia juga korban di sini. Lamunan pria itu terhenti karena tarikan kasar seseorang. "Berengsek! Di sini lo ternyata! Bajingan yang udah hamilin adik gue!!" Randy berteria
Last Updated : 2020-11-04
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Enam
“Ra ....”Dirgam lantas menoleh karena sapaan lembut Reno pada Zuhra yang berdiri tak jauh dari mereka, dengan perut membuncit serta mata berkaca-kaca.“Maaf ... tapi yang harus selalu kamu tahu, aku tulus sayang sama kamu, Ra,” bisik Reno.
Last Updated : 2020-09-28
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Lima
Zuhra menatap sendu pada Dirgam yang memeluk
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Empat
Katanya cuma teman, tapi di balik layar sayang-sayangan. Kalau ketahuan,
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Tiga
Zuhra masih menekuk wajah saat Dirgam merebahkan
PERFECT HUSBAND [INDONESIA] Tiga Puluh Dua
Kadang semesta memang suka bercanda, sampai kita tak sanggup lagi meski h
Reviews

Chapters
Read
Download
To Readers
Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2 YINI
