GoodNovel

앱에서 작품을 무료로 다운로드하세요

다운로드
원하는 항목을 검색하세요.
보관함
검색하기
로맨스가상역사도시마피아시스템판타지LGBTQ+아놀드MM Romancegenre22- 韩语genre26-한국어 번역genre27-.请勿使用한국어 번역genre28-한국어 번역
단편 소설
하늘미스터리 추리현대 도시세계 종말 생존액션 영화SF 영화로맨스 영화피비린내 나는 폭력로맨스학원물서스펜스/스릴러상상력물환생현실 감정물늑대인간희망꿈행평화우정똑똑한행복한폭력적인부드러운강력한红安피비린내 나는 대학살살인역사적 전쟁판타지 모험과학 소설기차역
만들기작가 혜택공모전
홈 / 전체 / Our Beautiful Sin (Bahasa)
최신 업데이트 : 2020-08-04
Our Beautiful Sin (Bahasa)

Our Beautiful Sin (Bahasa)

Bahasa_indonesia
·
18+
·
연재 중
에:  Cookysé

10

자
평가

358

조회수
시놉시스
Siapa atau apa yang bisa disalahkan dari sebuah perselingkuhan? Dia yang menggoda atau dia yang tergoda? atua dia yang mengabaikan pasangan atau dia yang terabaikan oleh pasangan?Itulah pertanyaan yang muncul di benak Aurel sejak dirinya memulai perselingkuhannya dengan Alva, abang iparnya sendiri. Aurel mengakui jika hal yang dilakukannya ini salah, Aurel tidak seharusnya memiliki gubungan dengan orang yang sudah memiliki istri terlebih itu adalah Abang iparnya sendiri, suami dari kakaknya. Namun bagi Aurel perasaannya pada Alva tidak salah, melainkan hubungan Alva dan Jessi kakaknya yang salah. Tidak seharusnya kedua orang yang tidak saling mencintai disatukan dalam sebuah pernikahan.Aurel yang mencintai Alva yang juga menginginkan Aurel. Begitulah hubungan itu bermula, hubungan yang penuh dengan dosa dan pengkhianatan.
에 작품 공유하기

1화

Prolog

Aurel Khanza, seorang anak yatim piatu; kedua orang tuanya tewas pada saat dirinya berumur dua puluh tahun. Mau tak mau, dia harus ikut dengan Kakak perempuannya yang tinggal bersama suaminya..

Jessica Khanza, Kakak perempuan Aurel, satu-satunya keluarga yang dimilikinya. Setelah kematian kedua orang tuanya. Jessi merasa harus membawa adiknya tinggal bersamanya. Jessi tak mau jika adiknya yang baru saja berusia 20 tahun itu malah terjerumus pada pergaulan yang salah..

"Kak Jessi Aurel bisa tinggal sendiri Kak." Rengek Aurel saat Kakaknya menarik dirinya masuk kedalam rumahnya. Rumah yang selama 10 tahun ditinggali oleh Kakaknya bersama suaminya, Alva.

Alvarendra Mahardika, lelaki matang nan tampan. Sepertinya umur tidak akan pernah mengurangi ketampanan lelaki itu. Lelaki yang berumur dua kali lipat dari Aurel itu masih sangat menawan. Tak heran jika banyak wanita yang tergoda hanya melihatnya.

Jessi dan Alva sudah menikah 10 tahun, namun keduanya belum juga dikaruniai seorang anak. Entah mereka yang memang tidak berusaha atau memang Tuhan yang tidak memberi mereka kesempatan.

Keduanya menikah karna sebuah perjodohan. Perjanjian konyol diantara kedua orang tua mereka yang ingin besanan berbuntut pada pernikahan paksa. Keduanya terpaksa menerima perjodohan ini, baik itu Jessi ataupun Alva.

Alva tidak bisa mengedipkan matanya saat melihat Jessi, wanita yang berstatus istrinya masuk dengan seorang perempuan berumur 20 tahun.

"Alva? Kamu gak ke kantor?" tanya Jessi begitu melihat keberadaan Alva didapur.

"Tidak, aku gak enak badan. Dia?" Alva menunjuk Aurel yang sedang duduk diruang tamu.

"Kamu gak ingat itu siapa? Itu Aurel adikku."

Alva diam tidak menjawab, matanya menatap wanita yang jika diurutkan dalam susunan keluarga adalah adik iparnya.

Keduanya memang hampir tidak pernah bertemu, terakhir mereka bertemu adalah 8 tahun yang lalu saat mereka berlibur bersama. Aurel dan orang tuanya tinggal di negara yang berbeda dengan Jessi dan Alva, membuat Alva tidak pernah bertemu Aurel.

"Kamu gak masalah kan kalau dia tinggal bareng kita disini? Aku agak khawatir kalau dia tinggal disana sendirian."

"Tap---"

"Hanya sebentar, setelah dia lulus kuliah dia bakal tinggal sendiri. Itu perjanjian aku dengan dia."

Alva menghela nafas panjang. Apa boleh buat dirinya dan Jessi juga jarang berada dirumah ini, hitung-hitung Aurel ada untuk menjaga dan merawat rumah ini.

"Boleh kan?"

Alva hanya bergumam pelan. Setelah itu Jessi mengajak Alva untuk bertemu dengan Aurel, setidaknya untuk berbasa-basi. Jessi tau jika Alva sangat tidak suka dengan ini.

"Aurel."

"Iya Kak." Aurel menoleh pada Jessi dan juga pada Alva yang berjalan dibelakang Jessi..

"Rel, ingat Kak Alva kan?"

Aurel tersenyum manis dan mengangguk kepalanya menyatakan bahwa dia ingat dengan Abang iparnya itu..

Alva menatap Aurel lamat-lamat. Alva ingat jika dulu saat dia menikah dengan Jessi, Aurel hanya anak kecil yang suka memeluk boneka kesayangannya. Anak kecil yang bisa dikatagorikan sangat aktif, Aurel sangat suka berlari kesana kemari dengan teman seumurannya.

Dan kini, Aurel berdiri didepan Alva dengan wajah manis dan kalem. Tidak ada lagi anak kecil yang aktif seperti 10 tahun yang lalu. Kini hanya ada Aurel yang sangat manis, pendiam dan sangat lembut.

Alva menatap wajah Aurel perlahan. Terlihat dengan jelas wajah cantik Aurel dengan bola mata indah dan bibir tebal berwarna pink yang menunjukkan kesan sexy. Kulit putih bersih juga tak luput dari penglihatan Alva. Perlahan pandangan Alva turun kebawah, tubuh kecil Aurel terlihat sangat kontras dengan bentuk dadanya yang terlihat jelas dibalik bajunya. Sangat penuh dan montok. Alva tidak bisa melepaskan pandangannya dari sana. Aurel benar-benar sangat molek dan menggiurkan.

Benarkah ini gadis kecil 10 tahun lalu? Bagaimana dia bisa berubah menjadi wanita yang menggiurkan seperti ini? Gumam Alva

Aurel masih mempertahankan senyumnya saat mengulurkan tangannya pada Alva. "Hai Kak Alva."

Alva menjabat tangan mungil Aurel, menggenggam tangan halus Aurel dan tersenyum pada Aurel.

"Aurel boleh tinggal disini Kak?" Tanya Aurel yang masih mempertahankan jabatan tangan diantara keduanya..

"Boleh, kenapa enggak?" Ujar Alva sambil melepas genggaman tangannya pada Aurel. Merasakan betapa halusnya kulit wanita ini.

Kenapa enggak Aurel? Kita lihat saja apa yang akan terjadi nanti. Lanjut Alva dalam hati dengan senyum khasnya.

*****

Berminggu-minggu sejak Aurel tinggal bersama Alva dan Jessi. Ketiganya sibuk dengan urusannya masing-masing. Sangat jarang ada makan bersama di meja makan. Ketiganya akan makan sendiri dengan waktu yang berbeda-beda.

Sudah beberapa hari terakhir Jessi harus pergi keluar kota untuk berkerja. Tinggallah Aurel dan Alva dirumah. Malam ini hujan turun deras diluar. Aurel keluar dari kamarnya dan menuju dapur untuk membuat coklat panas.

Saat Aurel keluar bertepatan dengan Alva yang baru saja masuk kedalam rumah. Aurel yang melihat itu langsung menyapa Alva..

"Kak Alva, baru pulang."

"Iya, hujannya terlalu deras jadi harus pelan-pelan jalannya."

"Baju Kakak basah, pasti dingin. Aurel mau buat coklat panas, Kakak mau juga?"

"Hm, gimana kalau kopi panas?"

Aurel tersenyum tipis, " Boleh Kak, Kakak mandi dulu terus ganti baju. Bajunya basah, kalau lama-lama bisa sakit."

Alva mengangguk pelan dan naik keatas untuk segera mandi dan turun kembali untuk menikmati Aurel, ralat menikmati kopi Aurel.

Setelah Alva naik keatas Aurel langsung membuat coklat panas dan menyedu kopi untuk Alva.

*****

Setelah mandi dan berpakaian Alva turun kebawah. Dibawah Aurel masih berada didapur sambil menikmati coklat panasnya. Dehaman pelan dari Alva membuatnya menoleh.

"Hmm Kak, ini kopinya." Aurel menyodorkan kopi pada Alva yang duduk diseberang nya..

"Terima kasih Aurel."

Aurel hanya tersenyum tipis begitu Alva menyeruput kopi buatannya..

"Hmm ini enak." puji Alva sambil menatap Aurel. Aurel tersenyum atas pujian Alva.

Damn! Batin Alva saat tidak sengaja melihat belahan dada Aurel yang terpampang nyata didepannya. Terlihat sangat menggiurkan. Ingin rasanya Alva memegangnya, meremas, mencium dan menyusu sepuasnya pada dada montok itu. Alva meneguk salivanya kasar.

"Kak Alva?"

"Ya?"

"Aurel nanya, Kakak sama Kak Jessi sering banget kerja ke luar kota ya?"

"Hm ya, terkadang sekali sebulan saya atau Jessi harus keluar kota."

Aurel mengangguk pelan.

"Aurel."

"Ya Kak?"

"Apa kamu sudah memiliki pacar?"

Aurel menggelengkan kepalanya pelan.

"Karna itu kamu berada dirumah malam minggu seperti ini?"

Aurel terkekeh pelan disertai dengan anggukannya. Aurel kembali menyeruput coklat panasnya, lalu berdiri ke wastafel meletakkan gelas kotornya..

"Tidak usah dicuci, biar saya saja nanti."

"Tap---"

"Kamu sudah membuatkan saya kopi, jadi biar nanti saya yang mencuci gelasnya."

"Gak papa Kak?"

"Tidak, saya sudah biasa jika hanya mencuci gelas."

"Hm yaudah deh. Makasih Kak, Aurel kekamar dulu ya."

Alva menganggukkan kepalanya. Mata Alva mengikuti kemana tubuh moleh itu berjalan.

Lenggak-lenggok Aurel membuat matanya tidak bisa berpaling. Hotpants yang dikenakan Aurel menunjukkan betapa penuh dan montoknya Aurel.

Alva menghela nafas panjang. Sambil melihat kebawah nya. Dan tersenyum mengejek..

"Alva sadarlah, kau bukan lagi remaja kemaren sore. Yang hanya melihat tubuhnya saja sudah membuat mu berdiri."

Melihat kemolekan tubuh Aurel berhasil membuat kejantanannya berdiri sempurna. Alva tidak mau munafik, dia sangat ingin merasakan kehangatan pada kewanitaan Aurel.

*****

"Damn! Aku benar-benar seperti anak kemarin sore! Mengurut sendiri untuk mencari pelepasan!"

Saat ini Alva sedang mengurut kejantanannya yang mengacung tegak sedari tadi. Sejak tidak sengaja melihat belahan dada Aurel.

Membayangkan dirinya menyetubuhi Aurel sudah menjadi fantasi liarnya sejak pertama melihat Aurel datang kerumahnya..

Membayangkan dirinya mencium setiap inchi tubuh Aurel, memberikannya tanda kepemilikan disetiap sisi kulitnya. Meremas dadanya menyusu sepuasnya dan merasakan kehangatan dititik kewanitaan.

Damn! Membayangkan itu membuat nafsu Alva kembali naik. Dia harus mengurut kejantanannya untuk mencari pelepasan. Dan here we go..

"Aurel, euhmm" Alva meneriakkan nama Aurel saat dirinya berhasil mendapatkan pelepasannya. Dan kini Alva tertawa sumbang melihat cairan putih yang mengalir disisi kejantanannya. Cairan miliknya sendiri setelah mendapatkan pelepasan.

"Aurel, kau harus bertanggungjawab untuk ini. Aku akan membuat mu tunduk dibawahku."

Sialan! Membayangkan Aurel tunduk dibawahnya dan mendesah nikmat kembali membuat kejantanannya yang baru saja mendapatkan pelepasan kembali menegak.

Alva berlari kekamar mandi untuk mencari pelepasan lagi. Membayangkan Aurel memang sangat berbahaya untuk Alva.

*****

확장
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Penerimaan

    "Alva?" panggil tante Aliya.Keterdiaman Alva membuat Aurel semakin takut. Namun tak lama Aurel terkesiap saat tangannya diraih dan digenggam oleh Alva. Aurel menatap Alva dengan tatapan takut."Hmm, sebelumnya Alva minta maaf sama Mama, mungkin sikap Alva ini mengecewakan Mama."

    최신 업데이트 : 2020-08-04
  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Kejujuran

    "Kak Al.""Hm?""Kakak sayang Aurel gak?" tanya Aurel sambil menatap Alva yang sedang menyetir.Alva menoleh pada Aurel, "Aurel----"

    최신 업데이트 : 2020-08-04
  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Sangat Memuaskan

    Waktu berjalan dengan cepat, sudah enam bulan berlalu sejak Aurel dan Alva punya hubungan diam-diam, sudah ada enam bulan mereka saling memberi rasa dan kenikmatan satu sama lain. Selama enam bulan ini keduanya melakoni sandiwara dengan hebat. Keduanya bersikap seolah mereka adalah ipar yang rukun dan damai.Tak jarang selama enam bulan ini Alva menerima pujian karna perhatian yang diberikannya pada Aurel adik iparnya yang mana terkadang Jessi Kakaknya pun tidak memberikan perhatian te

    최신 업데이트 : 2020-08-04
  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Rasa Suka

    Aurel sudah berada didepan kediaman orang tua Alva, Aurel pergi dengan Alva dan Jessi. Awalnya Aurel khawatir jika harus melihat Alva dan Jessi yang bermesraan di kursi depan. Aurel takut melihat adegan yang sebelumnya dilakukan Alva dengan dirinya. Aurel takut jika Alva menggenggam tangan Jessi dan mengecup mesra tangan Kakak nya itu.Egois memang. Namun semua tidak seperti yang dibayangkannya, Alva hanya sibuk menyetir dan Jessi sibuk dengan iPad-nya dan berbicara sesekali pada Aurel.

    최신 업데이트 : 2020-08-04
  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Gadis Licik

    Aurel sudah kembali ke rumah sejak pagi-pagi buta, begitu juga dengan Alva. Tentu saja keduanya kembali dengan mobil yang berbeda. Kini Aurel sudah berada dimeja makan dan berhadapan dengan Alva dan Jessi

  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Memberi Kenikmatan

    Aurel sudah berada dikamar hotel yang dibooking oleh Alva. Alva belum berada disana, karna lelaki itu belum pulang dari kantor. Aurel menonton televisi sambil berbaring ditempat tidur. Ses

  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Morning Seks

    Alva bangun terlebih dahulu pagi ini, dia masih berada didalam kamar yang di dominasi warna putih pink milik Aurel.

  • Our Beautiful Sin (Bahasa)   Menyentuh

    Aurel menekan kepala Alva agar semakin mengulum payudaranya. Ini pertama kalinya bagi Aurel dan Aurel tidak menyangka jika ini sangat nikmat.

더보기

리뷰

no comment
아직 댓글이 없습니다.

자

읽기

다운로드

추천작품

BEKAS PACAR ( INDONESIA )
Dynamite (Indonesia)
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia
Love Affair (Bahasa Indonesia)
Andaikan Kau Datang Kembali [Indonesia]
Wild Couple (INDONESIA)
BEKAS PACAR ( INDONESIA )

BEKAS PACAR ( INDONESIA )

Ncheet Nca

"Mantan bangke! Kenapa aku harus ketemu lagi sama dia?!" desis Zeta kesal. Zetaya Diajeng Jayanti "Tu cewek tambah galak aja. Kurang orgasme kali ya?" monolog Daru sambil tersenyum sendiri. Andaru Ansel Bratadikara Bagaimana rasanya bertemu kembali dengan mantan yang pernah mencampakkanmu? Panas! Rasanya sekujur tubuh panas seperti terbakar. Itulah yang dirasakan Zeta saat kembali bertemu dengan Daru setelah sekian tahun.Entah takdir seperti apa yang harus mereka jalani saat kembali bertemu, dengan status yang sama, sama-sama pernah gagal membina rumah tangga. "Kayaknya kita jodoh ya." "Najis!" "Gak boleh ngomong gitu, Aya. Kamu gak takut kena karma?" "Bodo amat!" Zetaya Diajeng Jayanti tak pernah bermimpi akan kembali bertemu dengan mantan kekasih yang pernah mencampakkannya semasa SMA, Andaru Ansel Bratadikara.Pertemuan tak terduga dua orang berbeda jenis kelamin itu membuka luka hati seorang Zeta atas apa yang pernah dilakukan Daru padanya. Mereka bertemu saat sama-sama sudah mempunyai status baru, menjadi Janda dan Duda di usia mereka yang terbilang masih sangat muda.Sama-sama gagal membina rumah tangga dengan pasangan masing-masing, membuat Andaru ingin kembali mendapatkan hati Zeta-nya. Daru tahu tidak akan mudah untuk mendapatkan Zeta kembali, mengingat betapa pengecutnya dia dulu saat memutuskan hubungan mereka. Tapi Daru tak bisa membohongi hati, bahwa yang dia inginkan adalah Zetaya sejak dulu.

download BEKAS PACAR ( INDONESIA )앱에서 작품 다운로드

독자들에게

Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2   YINI

핫 장르
로맨스가상역사도시마피아시스템판타지
연락처
회사 소개도움말 및 문의비즈니스
자료
앱 다운로드작가 혜택콘텐츠 정작품키워드인기 검색어작품 이뷰팬픽션FAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
커뮤니티
Facebook Group
팔로우하기
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
이용약관|개인정보