GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Home / All / Dark Obsession
Last Updated : 2020-11-06
Dark Obsession

Dark Obsession

Bahasa_indonesia
·
18+
·
Ongoing
By:  Shineamanda

24

Chapters
10
Ratings

285

Views
Synopsis
Obsessi! Merupakan satu kata yang tidak bisa dilepaskan dari seorang Markus Gringer Grint. Mengenal Megan, membuatnya merasa begitu berharap. Lantas, ia di tolak dan membuat Maskus geram. Ia bertindak kasar, mendekati Megan dengan segala cara termasuk memisahkan hubungan Megan dengan Axel Damiano, kekasih Megan. Mereka menjalani hubungan diam-diam selama dua tahun. Sungguh, Markus membuat Megan terjerat dan semakin merasa sesak. Perlahan, setiap rahasia Markus terbongkar satu persatu. Rahasia mengerikan yang di simpan rapat Markus, termasuk sebagai pendiri Blindberg, kelompok Elit Global yang mencoba melakukan spionase terhadap banyak negara dan menciptakan Komputer Quantum untuk memasang chip pada setiap manusia, agar mereka patuh dan tunduk pada alat yang mereka jual. "Kau memerkosa ku berengsek!"pekik Megan menatap nya lang sudut mata Markus. "Kau akan terbiasa dengan hidupmu!"balas pria itu tegas.
Share the book to

Chapter 1

Prologue

Sederet pelayan berjejer di pekarangan mansion milik keluarga Morgan. Keluarga Fenomenal yang mendapatkan hak khusus dari pemerintah, Alexander mendapatkan penghargaan dari dua negara sekaligus, dalam aksi penghentian Nuklir Rusia yang di serang Cyberterrorist.

Mereka tersenyum tipis, memerhatikan tiga buah mobil jenis SUV masuk ke dalam pekarangan, dan menyambut ramah atas kedatangan tamu yang di undang hari ini, Sabtu 12 Januari 2019.

"Sir, kita sudah sampai!"ucap seorang wanita cantik dengan pakaian abu-abu gelap. Menatap tegas, tanpa berpaling dari arah pelayan yang berjalan mendekat, sekadar memberi penghormatan.

Dua puluh detik kemudian, seorang pria tegap dengan rambut hitam lebat keluar dari mobil setelah seseorang membukakan pintu untuknya. Jesus! Dia terlihat seperti pangeran tampan, kekar dengan balutan kemeja putih dan celana kain coklat. Rahang tegasnya ditumbuhi bulu halus, menutupi bibir merah yang sensual.

"Morning sir,"sambut kepala pelayan, mempersilakan pria tersebut masuk.

"Wait here!"ucap pria tersebut pada seluruh bodyguard dan asisten cantiknya. Taylor Britania.

"Welcome home, Markus!"sambut pemilik Mansion dengan senyuman lebar. 

"Alexander. No! Ini bukan rumah, tapi istana!"ucap Markus ramah.

"Kau berlebihan untuk mengatai mansion kecilku ini,"balas Alexander menarik pinggul seorang wanita yang sejak tadi terdiam, hanya melempar senyuman kecil yang ikut menyambut.

"Kenalkan dia istriku, Lorna Morgan!"

"Sepertinya kau bukan hanya mengganti nama marga istrimu, tapi menyingkatnya!"kekeh Markus melihat Lorna sedikit menunduk dengan senyuman yang menawan.

"Aku hanya tidak ingin semua orang tahu nama lengkap istriku,"balas Alexander seraya mempersilakan pria itu duduk di sofa mahalnya, dan melihat pelayan menyuguhkan air serta camilan yang cukup banyak.

"Yah! Aku pahami kekhawatiran mu, Alexander. Hanya kau, pengusaha yang memiliki kekayaan di atas 300 miliar dollar, aku yakin, ada banyak tangan yang ingin mengambil pundi-pundi uang tersebut,"balas Markus seraya melempar senyuman khas.

"Belum seberapa, aku harus lebih naik,"balas Alexander angkuh. Hingga ia merasakan Lorna mencubit lengannya sedikit.

"Ah ya, dimana putrimu, Caroline?"tanya Markus, mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan besar yang memiliki plat emas di tiap sudut dinding nya. Khas keluarga Morgan yang selalu lekat dengan emas.

"Sebentar lagi dia akan turun,"ucap Alexander, melirik ke arah Lorna dan melihat wanita itu mengerutkan keningnya rapat.

"Aku akan menjodohkan nya dengan Caroline,"jelas Alexander tegas.

"What?"

"Kau tidak memberitahu istrimu sebelumnya, Alexander?"tanya Markus, menangkap kegusaran Lorna.

"Kejutan, dia akan suka jika putrinya hidup—"

"Dad..."tegur Caroline saat ia baru saja keluar dari elevator kaca yang ada di kanan ruang tamu.

"Hey Queen, kemari lah,"ucap Alexander menepuk sudut kursi yang ada di sebelahnya. Namun, Caroline lebih memilih untuk duduk di tempat lain, sedikit lebih jauh.

Lorna tampak gusar, ia melepaskan pautannya dari Alexander dan menatap wajah Caroline dan Markus bergantian. "Apa yang ingin kau bicarakan denganku, dad?"tanya Caroline memecah keheningan, membuat Markus melempar senyuman bersahabat nya kembali.

"Caroline, kau tahu siapa Markus kan? Dia—"

"Pengusaha coklat yang bisa terkenal—"

"Pengusaha terkaya yang ada di Italia, dan Markus memiliki—"

"Jadi, apa tujuan nya dad?"potong Caroline menampilkan sikap dingin dari nya. Ia cukup tahu, keinginan daddy nya.

"Menjodohkan mu dengannya,"jelas Alexander, Caroline langsung berdiri, menatap ke arah Markus tajam.

"Are you crazy? Kau ingin aku menikahi lelaki tua yang umurnya mungkin setengah abad, dad?"tanya Caroline asal, membuat Alexander merasa tidak enak.

"Caroline! Aku tidak pernah mengajarimu—"

"Alexander kau tidak perlu memaksanya!"ucap Markus.

"Yes! Kau benar, siapa namamu tadi? Kukus, bungkus, atau siapapun itu terserahlah."

"Markus!"

"Maksudku begitu, saran ku cari wanita yang seumuran mu, kau punya segalanya dan kau bisa mendapatkan apa yang kau—"

"Caroline!"sentak Alexander lantang hingga gadis itu melirik tegas ke arahnya.

"Alexander sudahlah, kembali ke kamarmu Caroline,"ucap Lorna memberi pengertian agar tidak terjadi pertengkaran yang lebih besar untuk kesekian kalinya.

"Aku harap ini terakhir kalinya, dad!"ucap Caroline melirik ke arah Markus sejenak. "I'm sorry!"ucapnya pelan, lantas, memutar tubuhnya untuk segera menjauhi semua orang dengan tangan terkepal.

"Maaf atas tingkah putriku,"ucap Lorna tanpa menunggu Alexander yang mengatakannya.

"Tidak masalah, aku yang menawarkan diri untuk mengenal putrimu, Caroline benar, aku harusnya menikahi wanita seusiaku,"ucap Markus membuat Lorna mengangguk pelan.

Tap!!

Elevator kembali terbuka, membuat semua orang menoleh ke arah benda tersebut termasuk Markus. Pria itu terdiam, saat melihat sosok gadis dengan rambut hitam pekat, ia tersenyum kecil lantas menyorot ruangan dengan mata hijaunya yang indah. Megan Axtar Hodgue.

"Gadis itu, apa dia anakmu, Alexander?"tanya Markus tanpa mengalihkan perhatiannya sedetikpun.

"Bukan. Dia anak sahabatku, kami tinggal bersama sejak dia kecil,"ucap Lorna mengambil alih pembicaraan. Melirik Markus yang menatap sosok gadis itu hingga hilang dari pandangannya. Sial! Jantung nya berdebar cepat, hanya karena senyuman yang baru saja ia lihat. Tidak seperti biasanya.

"Mr. Grint,"tegur Lorna membuat Markus kembali menoleh dengan keadaan salah tingkah.

"Ah ya! Sepertinya mansion ini cukup ramai,"balas Markus pelan, sambil menelan ludahnya dan menahan napas.

"Lain kali kita bisa bicara lagi,"ucap Alexander mulai muak dengan interaksi antara Markus dan Lorna. Ia masih bersikap posessif, bahkan sangat-sangat ketat pada wanita tersebut.

"Sure, yang jelas tidak untuk perjodohan putrimu,"kekeh Markus, membuat Alexander melebarkan senyuman hangat.

"Mau ku antar kau keluar?"tanya Alexander datar, Markus mengangguk dan segera berdiri dari tempatnya.

"Thanks Mrs. Morgan atas jamuan nya,"ucap Markus.

"Kau tidak menyentuhnya sedikitpun,"balas Lorna melebarkan senyumannya. Hingga mendapatkan lirikan tajam dari Alexander. Markus mengulum senyuman dan mulai melangkah untuk meninggalkan mansion.

"Senang kau bisa berkunjung ke mansion ku, Markus,"ucap Alexander saat ia berada di pintu besar yang terbuka lebar.

"Yah! Aku juga senang karena kau mengundangku ke istana ini,"Markus mengeluh pelan, melihat Alexander mengangguk datar. Hingga ia memutar tubuh dan mulai berjalan menjauh bersama bodyguard nya.

Deg!!

Markus berhenti melangkah, saat kembali melihat gadis yang ia lihat di dalam tadi berdiri di sudut tangga, sibuk dengan ponselnya. "Okay, aku akan ke sana sebentar lagi,"ucap Megan di panggilan telpon, ia mematikan panggilan dan melirik ke arah Markus.

"Hay si—"ucapan Markus terputus, saat Megan memutar bola matanya malas. Lalu menuruni anak tangga. Megan memasuki sebuah sportcar Pagani Huayra Roadster tanpa atap berwarna blue metalic, memutar kemudi mobil nya dengan cepat dan lebih dulu meninggalkan mansion.



"Megan Axtar hodgue, dia anak dari pensiunan Dr. Milla Bronova Hodgue dan Billy Hodgue, mantan kepala bodyguard keluarga Morgan!"ucap Taylor setelah penat menekan iPad yang selalu ia bawa untuk mencari informasi cepat. Markus melirik, menarik iPad tersebut dari Taylor dan menatap foto besar yang terpajang di benda canggih tersebut.

"Cari informasi gadis ini lebih banyak!"pinta Markus tegas, seraya mengusap foto pajangan tersebut.

"Baik, sir. Aku akan melaporkannya dalam dua jam,"ucap Taylor pelan, meraih iPad nya kembali dari tangan Markus, dan mereka mulai bergerak menuju mobil lalu beranjak pergi.

•••••••

Jangan lupa berikan Rate dan Komen yang membangun yah. Terimakasih. 

Follow Instagram shineamanda9 

••

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

  • Dark Obsession    Chapter 23 : Ferrero Tower

    playlist : Michele Morrone - Watch me Burn•••••

    Last Updated : 2020-11-06
  • Dark Obsession    Chapter 22 : The Black Decor

    Playlist: Michele morrone - Hard for Me

    Last Updated : 2020-11-06
  • Dark Obsession    Chapter 21 : Palm Island

    Playlist : Sam Smith, Demi Lovato - Im Ready•••

    Last Updated : 2020-11-06
  • Dark Obsession    Chapter 20 : Public Library

    "Apa yang kau lakukan, Maureen!"sentak Deran tegas. Menatap dengan wajah marah ke arah istrinya tersebut."Deran please. Aku bisa jelaskan, anak itu— Megan... Dia—""Diam! Jangan coba-coba membela diri. Karena kau rencana kita semua berantakan. Kau menyerang keluarga Morgan, hingga saat ini, Alexander ingin menandatangani k

    Last Updated : 2020-10-26
  • Dark Obsession    Chapter 17 : Backyard

  • Dark Obsession    Chapter 16 : Amazon

    Playlist :

  • Dark Obsession    Chapter 19 : Who are you?

  • Dark Obsession    Chapter 18 : Finally

More Chapters

Reviews

no comment
No comment yet

Chapters

Read

Download

You might like

CAN'T L'Héritière (INDONESIA)
My ThesShit (Indonesian)
Andaikan Kau Datang Kembali [Indonesia]
Nur Cahaya Cinta
Fake Marriage (Indonesia)
Daniel And Callista (INDONESIA)
CAN'T L'Héritière (INDONESIA)

CAN'T L'Héritière (INDONESIA)

Psychopath Tender

Tak selamanya cinta pertama itu membawa kebahagiaan dan juga kebaikan untuk sang pemilik hati. Ada kalanya yang muncul malah sebuah penolakan, rasa sakit dan juga ... keinginan balas dendam. Berawal dari perkenalan singkat Julia dengan Jacob di akun Instagram miliknya, siapa sangka hal itu kelak akan menimbulkan malapetaka besar dalam hidupnya yang semula damai dan terlihat baik-baik saja. Dialah sosok yang secara tak langsung akan mengungkap segala teka-teki dalam kehidupan Julia, hingga membuat semua misteri yang saling terhubung itu pun perlahan muncul ke permukaan.Akibat rasa cinta yang berlebihan terhadap sang kekasih, membuat Julia tak bisa lepas dari pesona pemuda itu meskipun telah disakiti berulang kali. Dimulai dari pemaksaan yang menyakitkan, pengkhianatan yang menjemukan dan luka yang menganga telah tertancap begitu dalam di hatinya. Hanya kekerasanlah yang gadis itu dapatkan selama berada di dalam hubungan cinta dengan seorang Jacob Leckner. Namun, mengapa Julia sama sekali tak bisa membenci kekasihnya itu walau sudah mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan? Apakah Julia sudah menumpulkan mata hatinya, ataukah justru sebaliknya? Satu-satunya cara untuk memastikan suatu kisah adalah dengan cara menonton dan menyaksikannya sampai habis. Dan kini, dimulailah sudah kisah penuh pembelajaran kehidupan anak-anak manusia beserta lingkungan di sekitarnya. Tak bisa berhenti; dari cinta maupun rasa kecewa.

download CAN'T L'Héritière (INDONESIA)Download the book on the App

To Readers

Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2   YINI

Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy