Download the book for free
Bab 25 Bagaimana Kau Bersikap
Share the book to
Facebook
Twitter
Whatsapp
Reddit
Copy Link
Latest chapter
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 29 Amarah Mark Tremont
Tiba-tiba, suara seorang wanita samar-samar terdengar dari dalam kantor Mark Tremont. “Hmmpp kau bilang kau tidak ada waktu, nyatanya kau sama sekali tidak sibuk! Aku melihat tas dan aku sangat menyukainya! Belikan itu untukku oke?”Arianne Wynn terkejut, seolah hampir tercekik mendengarnya.Dia tidak mendengar apakah Mark Tremont mengatakan sesuatu balik kepada wanita itu.Tidak lama, wanita itu keluar. Mereka saling bertatapan, Arianne tercengang karena wanita itu adalah wanita yang sama yang dia lihat di bandara.Tatapannya tidak tertuju pada wajah wanita itu saja, tapi pada sepatu hak tinggi yang dia pakai. Mark Tremont melarang semua orang merusak ketenangan di lantai itu tapi dia mengizinkan wanita itu memakai sepatu hak tinggi.“Jadi kau lagi. Kau ada urusan apa dengan Mark kesayanganku? Aku tidak tahu masa lalu apa yang kau miliki dengan Mark, tapi aku tidak menyukaimu dan mulai sekarang aku akan membencimu. Setelah kita kembali dari luar negeri, aku selalu melihat wajahmu
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 28 Perusahaan Wyatt
Entah kenapa, Arianne teringat pada wanita yang menggandeng Mark Tremont di bandara tadi dan dia langsung mendorong Mark.“Kita bisa bicara nanti saja saat kau sedang tidak mabuk!”Kalau dia tidak mabuk, dia pasti tidak akan mau menyentuhnya…“Keluarlah!” ucap mark dengan marah.Arianne terkejut, dia langsung bangun dan merapikan piyama nya sebelum pergi ke kamar lamanya. Walaupun yang tersisa hanyalah ranjang saja, dia masih bisa tidur di kamar kosong.Saat pagi tiba keesokan harinya, Arianne duduk di ruang makan, dia melihat Mary melepaskan sprei di ranjang lamanya dengan buru-buru, ranjangnya bahkan dipindahkan juga.Mark Tremont tidak meliriknya saat dia turun ke lantai bawah dan langsung menuju mobilnya.Setelah selesai makan, Arianne mengambil tasnya dan pergi keluar. Saat dia bekerja, dia tidak perlu khawatir tentang kehadiran Mark Tremont.Saat dia duduk di ruang kerjanya, supervisornya Simon Donn meletakkan sebuah dokumen di mejanya.“Kirim ini pada perusahaan Wyatt.
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 27 Tidak Masalah Kalau Aku Mabuk
Suara asing seorang pria terdengar dari sisi lain telepon.“Hello, kakak ipar? Uh, Mark minum terlalu banyak. Apa kau bisa datang dan menjemputnya?”Kakak ipar? Panggilan itu mengejutkannya. Awalnya Arianne mengira kalau orang ini pasti salah sambung, dan dia masih merasa bingung.“Apa? Dimana?”Setelah beberapa saat akhirnya Arianne mendapatkan nama bar tempat mereka minum.Dia menutup teleponnya, memakai jaketnya dan membangunkan Henry. Karena dia tidak punya surat izin mengemudi maka dia tidak bisa menjemputnya sendiri.Setelah tiba di bar itu, dia melihat para pria di depan pintu masuk tepat saat dia keluar dari mobil. Selain Mark Tremont yang terlihat mabuk, ada dua pria lainnya.Sekumpulan pria tampan yang suka mabuk-mabukan-- pikir Arianne. Kedua pria itu terlihat tampan dan tinggi. Hanya saja dia belum pernah melihat mereka sebelumnya.“Wow, Mark sangat hebat dalam menyimpan rahasia. Baru hari ini saat dia mabuk dia akhirnya mengatakan kalau dia sudah menikah. Aku tida
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 26 Sepasang Suami Istri
Kata-kata Mark menghentikan langkah Arianne sesaat. Dia tidak meragukan kemampuan Mark Tremont untuk membubarkan perusahaan tempat dia bekerja jika dia menginginkannya…Namun, Arianne tidak mengatakan apapun, dia memilih untuk kembali ke kamarnya. Lalu berbaring di ranjang dengan pikiran kosong.Di meja makan, Mark Tremont meletakkan ponselnya dan melanjutkan melahap makanannya, berpura-pura tidak memperdulikan semua pesan yang menumpuk di ponselnya.“Mary, pindahkan dia ke kamarku.”Mary akhirnya tersadar, “Seharusnya memang begitu.. Tapi kau pergi selama tiga tahun ini, kan? Makanya Ari tinggal di kamar lamanya. Karena sekarang kau sudah kembali, dia harus pindah ke kamarmu. Aku akan mengurusnya.”Mark Tremont mengoreksi nya. “Kau harus merubah caramu memanggilnya juga sekarang.”“Oh ya kau benar. Aku sudah terbiasa memanggilnya Ari. Aku akan memanggilnya nyonya mulai sekarang,” jawab Mary dengan Senyuman.Saat Mary pergi ke kamar Arianne untuk memindahkan barang-barangnya, Ar
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 25 Bagaimana Kau Bersikap
Akhirnya dia baru mencerna kabar ini, dan Arianne merasa semakin gugup sekarang dibanding di telepon tadi. Dia pun menuju ke lantai bawah.“Mama Mary, tolong bersihkan rumah ini dengan sangat bersih…”Mary tekejut karena Arianne biasanya tidak memperdulikan hal itu.“Ada apa Ari?”Arianne tidak bisa menunjukan dengan pasti apakah dia merasa senang atau takut. “Dia…. akan pulang.” Mary terkejut beberapa saat, sebelum menyadari siapa yang Arianne maksud. Dengan mata yang berseri-seri dia menjawab. “Benarkah? Tuan akan kembali? Itu luar biasa. Kalian sudah lama tidak bertemu sejak kalian menikah tiga tahun lalu. Ini benar-benar kabar baik kalau dia kembali. Aku akan membersihkan seluruh sudut rumah jadi jangan khawatir.”Arianne kembali ke kamarnya dan membereskan kertas-kertas sketsa yang berserakan di lantai. Dia bekerja untuk sebuah perusahaan desain fashion dan baru saja melewati masa training. Dia biasanya sibuk maka kamarnya selalu berantakan. Mary tidak berani membereskan ka
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 24 3 Tahun
Arianne tersentak kesakitan. Saat dia akan berdiri, sepasang sepatu kulit yang mewah muncul di depan matanya. Suara Mark Tremont terdengar.“Kau punya waktu dua menit.”Arianne menoleh keatas pada matanya yang dalam dan dengan hati-hati berkata. “Bisakah kau… melepaskan mereka sekarang?”Arianne tidak melihat kekecewaan dalam mata Mark Tremont. Bukan ini yang dia harapkan akan dia dengar dari Arianne.“Kau membuang waktuku saja jika hanya itu yang ingin kau katakan setelah mengejar mobilku.”Mark Tremont kembali ke mobil dan membanting pintu dengan keras hingga mengagetkan Brian.“Batalkan tiket kepulanganku untuk minggu depan. Aku akan mengurus cabang luar negeri sendiri.”Brian Pearce agak ragu tapi dia tetap menjawab. “Tuan… kalau begitu, kau tidak akan bisa kembali lagi untuk setidaknya tiga tahun.. Apa kau yakin akan membatalkannya?”“Lakukan apa yang aku perintahkan!” Mark Tremont memejamkan matanya dan bersandar pada kursi.Arianne Wynn mematung di tempat tadi hingga mo
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 19 Merawat Dirinya Secara Pribadi
”Terbangun?” Pria itu menutup laptopnya dan melihat ke arahnya.“Mm…” Arianne ingin berdiri namun bahkan pergerakan kecil pun membuatnya kesakitan di bahu kirinya. Lantas dia teringat apa yang terjadi.Mark Tremont mendekat untuk melihat lukanya. “Jangan bergerak.”Arianne patuh sementara desakan ke
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 18 Walinya
Jawaban Mark Tremont hanya sebuah cemoohan dingin, responnya hanya membuat sang dekan bergidik dan bungkam.Setelah beberapa saat, beberapa pengawal berjas hitam dan kacamata hitam bergegas mendekat.“Tuan, kami telah memeriksanya. Penyerang itu adalah seorang tuna grahita. Berusia dua puluh satu ta
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 17 Tertusuk Untuknya
Baru sekarang Arianny Wynn teringat bahwa hari ini adalah acara kampus itu dan Mark akan datang kemari juga… Dia belum pulang sejak ia pergi hari itu. Akan seperti apa jadinya melihat dia lagi hari ini? Seketika, perasaannya terasa bergejolak.“Apakah dia.. berkata sesuatu hari itu?”Tiffany Lane ti
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga Bab 16 Terlalu Baik Padamu
Mark Tremont mencubit dagu Arianne. Nada suaranya datar dan terkesan memerintah. "Kembalilah ke sekolah jika kau telah benar-benar pulih dan sehat. Berhenti meminta belas kasihan dari kondisimu yang terlihat lemah!”Habis kesabaran Arianne dan ia mencoba bangun. “Tidak…”Terdiam, Mark Tremont menata
