GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
author-background
helloimironman
Author
helloimironman

Novels by helloimironman

He Is My Husband

He Is My Husband

Raising stories of households that have long-distance relationships even though they are legal. Arsya is pursuing his master's degree in Jogjakarta, while Anjani is pursuing her thesis in Jakarta. The giving of trust makes them believe in the integrity of their household even though the distance stretches. However, it turns out that there are still pebbles trying to shake up the household. It is not easy for them to face household problems. Nisya, the daughter of the owner of the boarding house occupied by Arsya, accuses Arsya of raping her, and forces Arsya to marry her. Anjani, knowing the news, immediately went to the city of Jogjakarta and proved to everyone that Nisya's accusation was not true.
10
| 451 Views | Ongoing
Chapter - 40
"You destroyer of people's houses!""I never thought that being beautiful was actually a bad heart.""Oh, she pretended to be raped to marry that person's husband, brother?""Even though she's pretty, but how come she's acting like that."It's been almost a week Nisya locked herself in the house. But whispers of scorn about him continued to ring in her ears.Nisya's life becomes restless after everyone finds out about her lie, Nisya doesn't even dare to leave the house because she always hears the words of other people who openly insult her as they pass.Nisya's friends disappeared knowing that Nisya had committed heinous acts and slandered Arsya for raping her. Not only that, his social media accounts did not escape the attacks and scorn of netizens. Nisya does not know who they are sending malicious messages and comments on her Instagram account and Nisya has no intenti
Last Updated: 2020-11-17
Chapter - 39
Today Arsya succeeded in bringing Anjani back to Jogjakarta. Not only Anjani, but also Jeno. Sih handsome has been brought home from the hospital since a few weeks ago, but Anjani's family asked to rest Anjani and first in Jakarta for a few weeks.Almost a month Arsya took a break from office activities to lectures to accompany Anjani and her child in Jakarta. But the day is over, Arsya will bring his wife and children to his new residence.Speaking of where he lives, Anjani already knows that Arsya has moved to a boarding house. Because if Arsya doesn't tell him, Anjani won't want to come home.Arsya's steering wheel stops right at the parking area for boarding residents, making Anjani straighten his eyes to stare at his new boarding house building which looks bigger and wider than the previous boarding house.Arsya took off her seatbelt, she turned for a moment at Anjani who was breastfeeding Jeno.
Last Updated: 2020-11-16
Chapter - 38
Arsya's tears dripped when his lips uttered the call to prayer in the ears of the child who had just made his first voice in this world. Arjeno Shakeel Cakrawala. The name Arsya and Anjani gave to their little hero. Anjani wiped her tears, the young mother was moved to see the beautiful scenery before her. After an amazing son, Arsya kissed Jeno's forehead and both cheeks. Slowly he looked at Jeno's small face, then Arsya's lips flashed a smile along with her tears dripping again. Anjani who saw that looked away, hiding her increasingly heavy tears. The pain she felt earlier while giving birth to Jeno was nothing compared to the happiness she was receiving now. "Mommy, don't cry." said Arsya who caught Anjani's sadness, Arsya's hand gently wiped Anjani's tears. Anjani smiled as he kissed Arsya's hand on his cheek. "Jeno wants Mommy?" Arsya said asking h
Last Updated: 2020-11-15
Chapter - 37
Almost a week Arsya has been in Jakarta, but until now he has not succeeded in getting an apology from Anjani. Anjani is still ignorant, sometimes even ignores him. Even though Arsya has tried his best to attract Anjani's attention. Being romantic, helping Anjani clean the house, Arsya has even given a deadly seduction to Anjani. But nothing worked. Taming Anjani this time is not as easy as usual. "You're not coming home?" Arsya turned his head in surprise, a little disbelieving but relieved to find that Anjani finally wanted to talk to him. Arsya quickly shook his head, flashed a sweet smile towards Anjani who had just entered the room. "I'll come home if you want to go home." Arsya said as sweetly as possible. Arsya still hasn't given up before Anjani is gentle as usual. Anjani pouted, landing her butt on the side of the bed holding her laptop. Choose a list of dramas he will w
Last Updated: 2020-11-14
Chapter - 36
Anjani took a sip of saliva, her gaze could not be separated from Arsya who was walking towards him. Anjani's heart has been marathon since earlier, not to mention her head suddenly dizzy when she saw Arsya smiling at him. Ah, since when did Arsya's good looks exceed Ardan like this?Wait a minute, Anjani's eyes didn't see it wrong, right? Arsya smiled!"How are you, my wife." Arsya said when he arrived in front of Anjani, his voice was so sweet that it made Anjani melt. Not to mention that the boy was smiling brightly with narrowed eyes forming a moon. Heavy rubbing!"How come her husband was not welcomed?" asked Arsya in a joking tone.Anjani cleared her throat, neutralizing her breath. Anjani then stood up and kissed Arsya's palm. Arsya who saw it widened his smile, without permission, Arsya brought Anjani into a hug.Do not stop - Arsya kissed the top of Anjani's head, occasionally inhaling the
Last Updated: 2020-11-13
Chapter - 35
Arsya arrived at the cafe where he made an appointment with Nisya. Arsya's eyes immediately found Nisya's presence, who was sitting sweetly looking at him with a faint smile. Without returning Nisya's smile, Arsya stepped towards him. Pulling the chair in front of Nisya then landing his buttocks.Arsya has thought through his decision. He was also ready to take the risk of his decision. Whatever the risk, Arsya accepted instead of seeing his wife go to jail.Nisya had just raised her hand to call a cafe waitress to order a drink, but Arsya immediately held her back."No need, I didn't chat for long." said Arsya refusing to order drinks."Okay" Nisya replied simply."Get to the point. I've withdrawn your charges, so we're breaking even." Arsya said to the point.Nisya smiled broadly at Arsya's narrative, a sweet smile that somehow made Arsya sick of seeing her.Previ
Last Updated: 2020-11-12
The Baby (Bahasa Indonesia)

The Baby (Bahasa Indonesia)

Warning! 18+Resya adalah seorang wanita yang menjadi ibu di usia muda. Masa SMA yang seharusnya menjadi masa - masa terindahnya harus menjadi masa yang penuh dengan kenangan menyakitkan. Resya adalah seorang gadis pintar berprestasi yang diterima di sekolah SMA elit lewat jalur beasiswa. Resya yang mengira masa SMA nya akan dipenuhi dengan warna - warna cerah harus tertampar dengan kenyataan bahwa anak dari seorang pembantu tidak pantas bersanding dengan murid - murid yang memakai barang branded ke sekolah. Resya bagai batu kerikil di antara berlian. Resya menjadi korban bully dan menjadi pemuas nafsu Putra tunggal pemilik sekolah hingga hamil. Resya yang sedang mengandung hampir menyerah untuk hidup. Dia lelah karena hidupnya di ikuti dengan nasib buruk. Tapi Tuhan masih memberinya kesempatan, Resya berhasil kabur dari laki - laki itu bersama bayi di kandungannya. Tapi bagaimana caranya Resya bertahan hidup di saat ia jauh dari orang tua? Menjalanin hari - hari yang berat bersama bayi yang selalu menjadi bayang - bayang masa lalunya.
9.8
| 900 Views | Ongoing
The Baby - 16
Aku mengusap perutku yang masih rata, lalu tersenyum. Lega rasanya ketika dokter mengatakan bahwa kandungan ku sehat. Dokter berpesan padaku untuk memakan makan yang sehat dan bernutrisi, dokter juga memberiku semangat dan mengatakan bahwa aku akan menjadi seorang ibu yang hebat.Andai saja aku bisa tetap tinggal di Jakarta, mungkin aku akan memilih Dokter bernama Dio Raditama sebagai dokter langganan ku untuk periksa kandungan setiap bulan.Usai mengucapkan terima kasih kepada dokter Dio, Julian membawaku ke suatu ruangan, masih di rumah hanya saja di ruangan yang berbeda. Di dalam ruangan itu adalah perempuan cantik berjubah putih sedang duduk dan melempar senyum manisnya menyambut kedatanganku dan Julian."Silahkan duduk," kata bu Dokter dengan ramah. Aku dan Julian praktis duduk di kursi yang sudah di sedia kan, kursi yang berhadapan langsung dengan dokter bernama Yuna."Hallo Aresya..." sapa Dokter Yu
Last Updated: 2020-11-15
The Baby - 15
Author POVResya yang sedang tertidur pulas di samping Ibunya langsung terbangun ketika tubuhnya di tarik kuat kebelakang oleh seseorang. Resya meringis kesakitan sembari mengumpulkan kepingan kesadarannya."Pergi! Kamu jangan pernah menginjakan kakimu di rumah ini lagi!" sentak Ardi sembari mendorong tubuh Resya hingga badan kecil anaknya itu terjungkal di depan pintu utama.Resya menunduk, dia memegangi tangannya sedikit nyeri karena habis di tarik kuat - kuat oleh ayahnya.BRAK!!!Pintu utama rumah Resya tertutup dengan bruntal, suara tangis Resya langsung pecah tatkala Ardi sudah tak terlihat lagi. Resya mencoba untuk berdiri, dia menepuk - nepuk bajunya menyingkirkan tanah yang menempel pada bajunya. Dengan langkah kecil Resya beranjak pergi dari halaman rumahnya, Resya tidak punya tujuan, tapi untuk saat ini setidaknya dia harus menjauh dulu dari kediamannya sebab sang Ayah tidak mau
Last Updated: 2020-11-09
The Baby - 14
Author povSudah hampir satu jam Resya berdiri di depan halaman rumahnya. Dia tidak tau ingin pergi kemana selain rumahnya yang dia anggap tempatnya pulang. Hanya rumah yang ada di kepalanya ketika kakinya berhasil keluar dari rumah Sehun. Resya sangat ingin melangkahkan kakinya memasuki pintu rumahnya yang berwarna coklat itu, melihat keadaan orang tuanya, dan memeluk Ibu dan Ayahnya dengan erat. Resya benar - benar rindu keluarganya, tapi dia takut kalau kedatangannya hanya membuat mereka bersedih. Resya hanya ingin melihat wajah Ibu dan Ayahnya, setelah melihat meski dengan jarak sejauh ini, Resya bakal pergi. Sesuai janjinya pada Ergian. "Aresya?" Resya menoleh ketika seseorang memanggil namanya, mata Resya melebar ketika melihat Julian berdiri di belakangnya. Cowok itu menatap penampilan Resya dari atas sampai bawah. Tatapan Julian menyendu, merasa iba pada Resya. Sebab penampi
Last Updated: 2020-11-02
The Baby - 13
Author povLaki - laki yang mengenakan hoodie hitam kebesaran itu menghembuskan asap yang mengandung nikotin ke udara. Laki - laki itu Loey Chandra, remaja yang lima hari lalu genap berumur 19 tahun.Chandra di besarkan di sebuah panti asuhan, namun dua tahun lalu remaja itu di usir dari panti dengan di bekali uang 1 juta rupiah. Alasannya, karena Chandra sudah seharusnya mencari uang dan menghidupi dirinya sendiri, dan juga panti asuhan tempat tinggalnya dulu sudah terlalu penuh hingga membuat ibu panti tidak mampu memberi makan banyak anak di sana. Dan terpaksa melepaskan anak - anak panti yang sudah remaja, termasuk Chandra. Karena ketergantungan biaya, Chandra terpaksa putus sekolah. Jangan kan untuk membayar uang sekolah, untuk makan sehari - hari dan mencari tempat untuk tidur saja dia kesulitan.Chandra yang saat itu masih berumur 17 tahun harus menjalin hari
Last Updated: 2020-11-01
The Baby - 12
Bodoh. Satu kata yang menggambarkan diriku. Apa yang aku pikirkan hingga bertindak sok pahlawan bagi Sehun? Harusnya aku tertawa dan merasa senang melihat Sehun di siksa Papahnya. Harusnya saat itu aku menonton hingga puas karena ada seseorang yang mewakilkan ku melakukan perbuatan yang ingin ku lakukan. Tapi, kenapa aku malah kasihan melihat Sehun kesakitan? Padahal Sehun tidak pernah ada rasa kasihan padaku ketika dia sedang menyiksaku. Sekalipun aku merintih meminta tolong, meminta dia untuk menghentikan tendangan serta pukulannya yang terasa amat menyakitkan, tapi dia tidak pernah mendengarkan ku, dia tidak punya rasa kasihan untukku. Dia pemerkosa, psikopat dan berhati iblis. Bisa - bisanya aku memiliki hati nurani untuknya, sementara dia, setetes rasa empatinya pun tidak ada untukku. "Sini gue obatin." ujar Sehun sembari membawa kotak P3K di
Last Updated: 2020-10-31
The Baby - 11
"Gue kasih lo pilihan. Lo mau gugurin kandungan lo atau nikah sama gue?"Kepalaku lantas mendongak, menatap Sehun yang bisa dengan santainya berkata seperti itu. Aku menggeleng kecil, dua dari pilihan itu tidak bisa aku pilih. Aku tidak ingin menggugurkan kandungan ini, dan aku juga tidak mau menikah dengan Sehun.Aku hanya ingin dia membiarkan ku pergi.Tanganku bergerak secara naluri memegang perutku yang masih rata, "Aku tidak bisa menggugurkan kandungan ini..." lirih ku.Sehun menghela nafas pendek, "Oke, gue anggap lo pilih opsi kedua." ujar Sehun. Bukan itu seperti itu maksudku."Nggak. Aku juga gak bisa nikah sama kamu." jawabku sedikit ragu. Pandanganku kembali menunduk ketika wajah Sehun mulai mengeras dan tatapan nya mulai menajam. Tanganku meremas kain sprei, keringat dingin mulai bercucuran di dahiku. Aku takut Sehun akan memukuli ku lagi."Lo cuma bisa pilih y
Last Updated: 2020-10-30
prev Previous Page
Next Pagenext
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy