GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Home / All / WOLVIRE (Bahasa Indonesia)
Last Updated : 2020-11-08
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

Bahasa_indonesia
·
18+
·
Ongoing
By:  Varga Nurlela Blafire

29

Chapters
10
Ratings

297

Views
Synopsis
_____Barbara selalu mendapatkan apa yang diinginkannya kecuali satu hal, kebebasan. Dia tidak boleh meninggalkan rumah sendirian tanpa ditemani oleh setidaknya salah satu orang tuanya.Seperti anak kecil.Di sisi lain, semuanya berubah setelah ia bertemu Saga yang mengaku sebagai vampir. Barbara adalah wolvire, persilangan antara perubah-serigala dan vampir. Namun, bukan itu yang membuatnya buruk.Dia memiliki darah suci yang diincar oleh beberapa orang yang berorientasi pada kejahatan. Salah satunya adalah Yang Terkutuk. Akankah Barbara berhasil melarikan diri atau bahkan bersembunyi? Akankah dia berhasil menjaga dirinya agar tidak dikendalikan oleh iblis untuk memanggil kegelapan?Suatu hari di sebuah kota di Indonesia, kekacauan melanda. Kegelapan menggantung di langit dan tampak berdenyar di udara. Apa yang salah? Apakah itu terkait dengan Barbara?__________________________Hadiah adalah hadiah. Apa yang membuatnya menjadi kutukan adalah keinginan manusia yang nyata akan kekuatan nan gelap. Berjuanglah, atau semuanya akan hancur.
Share the book to

Chapter 1

Prolog

Darah mengalir turun dari leher lelaki yang duduk terkulai di ruangan itu. Membasahi tuksedo hitam yang ia pakai dan lantai di bawahnya dengan genangan pekat. Rambut kelabunya bernoda merah dan tampak lengket, setetes darah mengalir ke dahinya. Bahu dan dada orang itu bergeming. Tak ada tanda-tanda napasnya masih tersisa.

Beberapa langkah dari mayat itu, seorang wanita telentang dengan posisi janggal dan leher penuh darah. Wajahnya yang telah pucat menyiratkan kesakitan. Bibirnya terbuka, seakan wanita bergaun putih itu sempat berteriak sebelum urat lehernya terputus. Di sampingnya, berlutut seorang pria yang tersengguk-sengguk dengan perasaan terluka. Pria bernama Rudi itu menoleh secepat embusan angin, iris matanya yang gelap menatap seorang pria lain yang berdiri tak jauh darinya dengan benci.

“Opo sing mok karepke?” (Apa yang kau inginkan?) Rudi menggeram rendah. Perlahan dan agak gemetar, ia berdiri.

Yang dimusuhi menyeringai di bawah tudung jubahnya yang bermotif batik hitam. Kelepai jubah itu bergerak saat kedua tangan si pemilik terentang seperti akan memeluk seseorang.

“Opo sing tak karepke?” Pria berjubah batik tertawa. “Aku sing goblok, opo kowé sing pekok? Kowé wêruh opo pengarepanku!” (Aku yang bodoh, atau kau yang tolol? Kau tahu apa keinginanku!)

Rudi mengepalkan tangannya dengan marah. “Anakku wés mati, Sétan!”

Yang dipanggil setan memiringkan kepalanya dengan geli. “Aku uduk cah cilik, Rud. Anakmu séhat, ora loro, ora dipatèni, opo manèh mati ngêndhat! Mok dhêlikake nek endi bocahé?!” (Aku bukan anak kecil, Rud. Anakmu sehat, tidak sakit, tidak dibunuh, apalagi mati bunuh diri! Kau sembunyikan di mana dia?!)

Rudi terkekeh sedih. “Kowé ora perlu wêruh opo-opo bab panggonané anakku. Arep kok gawé opo dhèwèké? Anakku duwé hak urip! Ojo ganggu dhèwèké!” (Kau tidak perlu tahu apa-apa tentang di mana anakku berada. Mau kau apakan dia? Anakku punya hak untuk hidup! Jangan ganggu dia!)

Pria berjubah batik melesat bagaikan kilat. Dalam sekian milidetik, leher Rudi sudah berada di cengkeramannya.

“Ojo neko-neko karo aku, 'cok!” (Jangan macam-macam denganku, sialan!) Pria berjubah batik menggeram dengan suara mirip binatang. Wajahnya berkerut marah. Cekikannya semakin erat, tapi Rudi bergeming.

Rudi mendengus. “Aku mung berusaha dadi wong tuwo sing apik kanggo anakku.” (Aku cuma berusaha jadi orang tua yang baik untuk anakku.)

Sang musuh menggertakkan gigi. “Bakal tak sepuro awakmu, anggêr gêlêm nyerahaké anakmu ning aku!” (Akan kumaafkan dirimu, asal kamu mau menyerahkan anakmu padaku!)

Wajah Rudi terpilin marah. Kebencian membakar tatapannya. Ia meludah, tepat ke wajah sang musuh di hadapannya.

Pria berjubah batik berteriak geram. Dengan satu kedipan mata, ia mematahkan leher Rudi tanpa usaha yang berarti. Darah hitam muncrat hingga memercik ke wajah si pembunuh. Kepala Rudi terlontar dan menggelinding, lalu berhenti di samping kepala istrinya yang telah mati. Sang musuh menghempaskan tubuh tanpa kepala yang ia pegang dengan kasar.

“Bakal tak golèki anakmu, Rud. Bakal tak golèki.” (Akan kucari anakmu, Rud. Akan kucari.)

Pria berjubah batik itu membalikkan badan, lalu pergi meninggalkan hasil kerja tangannya di sana.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   27

    Linda dan Aryadi berdiri dengan tegang, tak terkecuali Rokan Allegro dan yang lain. Ketiga belas witch hanya berdiri kaku mengelilingi peti mati terbuka yang di dalamnya terbaring tubuh Barbara. Namun, bibir mereka tampak berkomat-kamit tanpa mengeluarkan suara. Kedua tangan para witch itu saling terkait di depan, seakan sedang berdiri santai dan hanya menikmati dinginnya gua yang mereka masuki.Linda mulai tak sabar. Keinginannya untuk menginterupsi begitu besar, tapi ia berusaha untuk menahannya. Seseorang menyentuh bahunya, Linda menoleh dan mendapati Rokan Allegro yang mengangguk pelan, membantunya menguatkan hati untuk bersabar.Para witch itu tampak bergerak setelah kira-kira tiga puluh menit atau lebih. Mereka mulai berjalan perlahan mengitari peti mati seraya mengulurkan tangan ke arah Barbara. Mereka mulai bergumam seirama dengan suara rendah, gema yang d

    Last Updated : 2020-11-08
  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   26

    “Persiapkan apa yang perlu dipersiapkan. Kita butyh melakukan Penjemputan Jiwa secepatnya.”“Baik, sir.”Linda menatap kepergian sang witch yang menjauh dan masuk ke dalam lift itu. Pandangannya beralih pada Rokan Allegro. Sebuah pemikiran mendadak terlintas di benaknya.“Sir, kau bilang cuma para witch yang bisa menggunakan Pemindah Raga,” Linda menyatakan.Rokan Allegro mengerutkan kening. “Lalu?”“Bagaimana mungkin witch itu dan Barbara bisa sampai ke mari secepat ini? Kalau mereka berhasil menyelamatkan Barbara sebelum tengah malam dan tiba di sini pukul lima, bukankah itu waktu yang dibutuhkan untuk para witch saat mereka menggunakan Pemindah Raga?”Rokan Allegro mengambil langkah ke depan, berhenti di pintu Ruang Penyembuhan dan memandang Barbara yang terbaring lemah dari balik kaca. “Barbara adalah jenis immortal lain selain witch yang bisa menggunakan Pemindah Raga.&rd

    Last Updated : 2020-09-18
  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   25

    Aku tidak tahu bagaimana cara seseorang bisa kerasukan dengan benar. Atau dalam hal ini, dikendalikan secara penuh. Itu terasa mengerikan saat aku diberitahu bahwa aku dikurung di dalam otakku sendiri. Dalam tubuhku sendiri. Aku bertanya-tanya apakah begini yang akan kurasakan jika seandainya aku memiliki kepribadian ganda. Namun, ini sepertinya lebih buruk. Aku tak bisa merasakan segala indra yang ada di fisik nyataku lagi. Aku merasa kosong. Aku merasa buta. Aku seperti orang gila yang tersesat dalam lingkup kegelapan di bawah jurang nan menyesakkan.Yang bisa kulakukan, atau setidaknya begitulah yang kupikir kulakukan, hanya menangis.Suara iblis itu tak lagi menakut-nakutiku, tapi setelah beberapa saat yang terasa seperti jutaan jan bagiku, suara itu tiba-tiba meraung. Aku berjengit, namun tetap tak melakukan apa-apa selain memeluk lutut di suatu tempat di antara luasnya pikiranku. Aku baru mendongak saat kusadari bahwa raungan itu tak kunjung berhenti. Aku tidak t

    Last Updated : 2020-09-18
  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   24

    Selama berhari-hari berikutnya Saga tak lagi merepotkan diri mencari Bara dan keluarganya lagi, seperti yang sang ibu suruh padanya. Ia tak bisa mengelak saat perasaannya tetap saja khawatir meski ia sudah berusaha berpikir jahat selama detik-detik tertentu dalam benaknya yang tengah melamun. Biar bagaimana pun, Saga sudah menganggap Bara sebagai temannya. Seseorang yang sepatutnya khawatir jika salah satu temannya menghilang, atau yang lebih parah, dikejar oleh pemburu yang lebih parah dari serigala liar.Pada suatu hari, lima belas hari setelah menghilangnya Bara dan keluarga, ia datang ke hutan itu. Hutan yang ia tak berani dekati sebelumnya. Saga tak tahu apakah dia sudah gila atau akan menjadi gila atau dunia itu sendiri yang gila. Sebenarnya, ia sendiri tak yakin siapa siapa yang gila gara-gara siapa.Intinya adalah Saga sudah tak tahan lagi. Berdiam diri sementara ia tahu bahwa temannya sedang dalam bahaya, itu terasa seperti hal yang salah. Vampir dan para shap

    Last Updated : 2020-09-18
  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   23

    “Pa! Setidaknya kita harus melaporkan hal ini pada INDICENT, bukan?”Sudah seminggu sejak Saga menemukan rumah Mr. Aryadi yang acak-acakan. Namun, saat Saga memberitahukan perihal ini pada orang tua angkatnya, mereka menolak melakukan apa pun dan dengan tegas melarang Saga berk

  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   22

    Hari saat kemunculan Hugo di rumah Aryadi …. Saga mendengkus saat matanya mengawasi lalu-lalang kendaraan dari jendela kamarnya. Mulutnya memberengut sementara tangannya bersedekap. Kesebalan tampak memenuhi ekspresi di wajahnya yang imut. Orang tua angkatnya tadi semp

  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   21

    Tujuh sosok berpakaian serba merah gelap itu tiba-tiba muncul begitu saja di suatu tempat di Hutan Setan. Untuk sesaat mereka menyeimbangkan diri. Pemindah Raga bukan pilihan transportasi instan yang nyaman bahkan untuk para witch itu sendiri. Terasa akan sedikit goyah saat mereka telah menginjak

  • WOLVIRE (Bahasa Indonesia)   20

    Beberapa meter setelah mereka memasuki kedalaman hutan, Tetua Brahma menghentikan langkahnya dan membalikkan badan. Kesembilan orang sisanya memandang tetua itu dengan sorot mata bertanya-tanya.“Gunakan kecepatan lari supernatural kita,” ujar Tetua Brahma, disambut dengan angg

More Chapters

Reviews

no comment
No comment yet

Chapters

Read

Download

You might like

Hanna (Bukan Gadis Biasa)
I SHARE MY BODY WITH YOUR BOS (Indonesia)
Love Affair (Bahasa Indonesia)
Inside the best gynecology and obstetrics department of the most prestigious hospital in Jin City
My Crazy Man
Clouds AC 7914
Hanna (Bukan Gadis Biasa)

Hanna (Bukan Gadis Biasa)

MikaArayu

Hanna memanglah bukan gadis biasa. Dia adalah gadis remaja yang memiliki hobi yang berbeda dari gadis pada umumnya. Kesialan datang menghampiri saat Devano datang kembali memasuki kehidupannya. Devano adalah cowok tukang berantem yang dulu pernah menjadi sahabat Hanna. Sayang, sebuah tragedi menghancurkan persahabatan mereka. Alhasil, bermusuhanlah mereka sampai sekarang. Akan tetapi, rupanya takdir tak setuju membuat mereka bermusuhan. Pada suatu hari permusuhan itu telah berubah menjadi sebuah hubungan yang tak bisa mereka tolak. Perjodohan yang diatur oleh kedua belah pihak orangtuanya telah mengubah kembali permusuhan mereka menjadi ikatan resmi yang tak terelakkan lagi.

download Hanna (Bukan Gadis Biasa)Download the book on the App

To Readers

Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2   YINI

Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy