Download the book for free

Latest chapter
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Tujuh
Jonathan menyeringai tipis, mengelus pipiku perlahan dan berkata dengan suara rendah. "Tentu saja kau tau. Sudah kubilang siapapun akan tertarik padaku karena aku tampan dan kaya raya."Ingin rasanya aku mendengus mendengar ucapan narsisnya. Well, dia memang kaya tetapi soal tampan? Entahlah, yang jelas dia bukan seleraku.
Last Updated : 2020-11-16
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Enam
"Ada apa, El?" tanyaku sembari mengernyitkan dahi. Dalam hati bertanya-tanya kenapa dia berteriak-teriak tidak jelas."Apa kau mau aku menjadi pencabut nyawamu
Last Updated : 2020-11-14
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Lima
"Naikkan kecepatan, Vasco.""Aku tahu, V." Vasco menambah laju kecepatan Roadfast V. Mobil tersebut melesat dengan cepat, menyalip mobil-mobil lain yang diikuti dengan teriakan klakson di sana sini. Adrenalinku makin terpacu hebat karena jalanan kini tampak kabur saking cepatnya laju kendaraan yang kunaiki ini.
Last Updated : 2020-11-12
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Empat
"Vasco," aku memanggil nama pria yang kini duduk di sampingku – di kursi kemudi. Saat ini kami sudah duduk di dalam mobil yang Vasco sebut sebagai Roadfast V. V diambil dari huruf depannya sendiri."Kau yakin?" tanyaku sekali lagi. Ia menatapku dengan senyuman miring penuh arti."Aku tahu yang paling kau butuhkan dan inginkan saa
Last Updated : 2020-11-10
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Tiga
Turun dari mobil
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Dua
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh Satu
Baru saja aku menghela napas lega tapi sesaat kemudi
VSYCHO (The Dark Lust) Indonesia Dua Puluh
Tubuhku reflek bergerak menghindar tatkala merasa se
Reviews

Chapters
Read
Download
To Readers
Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2 YINI
