Download the book for free

Chapter 1
"Rekaman sudah saya atur, silahkan perkenalkan diri anda"
“Ehhmmm, hallo. Saya Nayna Wijayanto pemilik butik D’style”, menghela nafas panjang sembari memperbaiki rambut sendiri, rambut yang hitam lurus sepanjang pinggang, menyapu pandangan ke sekeliling ruangan. “Ini ruang tamuku, dan sofa ini adalah pilihan seseorang yang sangat kucintai. Warnanya menarik kan?” mengelus dengan lembut sofa yang dilapisi bulu halus dibagian tempat duduknya.
"kita langsung saja ke intinya, anda sudah siap?"
“Hah?" ekspresi kaget tercengang."oh ya aku hampir lupa, aku duduk disini untuk membagikan kisahku kepada kalian. Hmm sejujurnya kisahkaku ini sudah tiga tahun berlalu, namun rasanya setiap kejadian yang dipenuhi makna itu terasa masih hangat dalam memoriku.Bagaikan ramen yang disiram kuah mendidih, hahah tidak kok. Oh sebelum itu kalian ingin kunyalakan Ac?, rasanya sedikit gerah kan?” berdiri mengambil remot ac didalam lemari yang terletak disebalah kiri ruangan tamu, dan menyalakan AC, untuk kemudian kembali duduk
"apa anda gugup? Anda lebih berkeringat daripada kami"
“apa kamu cenayang? kamu bisa menebak aku grogi, hahaha. Tapi sejuk kan?, Ac itu kalau berulah, yang memperbaiki juga orang yang aku cintai itu, Hmmm sepertinya aku harus belajar mandiri, biar tidak terlalu bergantung. Oke kembali ke memori usangku ini, aku mulai darimana ya untuk menceritakan kisah ini?” terdiam memerengkan kepala ke kanan, menjemput memori yang sudah tertinggal jauh
"coba anda ingat kembali dengan pasti"
“Ahhh iya pas waktu aku kuliah" menepuk tangan, merasa berhasil mencapai memori usang." Apa yang akan aku ceritakan mengenai dia yang sebenarnya mengajarkanku banyak hal tentang arti suatu hubungan. Hahahah tidak, tidak, aku tidak hanya akan menceritakan drama manis yang akan membuat kalian muntah. Tapi lebih ke makna sebuah hubungan itu ketika kamu memiliki pasangan yang memiliki sifat diluar perkiaraan kalian. Aku adalah Nayna yang bertemu Reno. Ini penting untuk kalian diluar sana, Tidak peduli bentuk hubungan yang kalian miliki, sekalipun kalian sudah menikah.”
"ini terdengar menarik"
“Benarkah?" memancarkan tatapan antusias, Bak bintang yang berkilauan di langit sana. "kalau gitu kita mulai saja ceritanya, bisa jadi salah satu dari kalian mengalami hal yang serupa denganku" Tersenyum hangat
Suasana serius,
Kamera On
Rekaman On
Latest chapter
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 22
Kedatangan Aldi diluar dugaanku, mengingat aku dan aldi sempat saling berdebat. Dengan keras dia melarangku untuk dekat dengan reno. Tapi ia bertingkah tidak seperti seorang pria. Dia membuatku untuk tetap menyukainya tapi tidak berani memegangku. Itu tidak adil. Jika dia bisa dekat dengan wnaita lain seperti devi, mengapa aku tidak bisa dekat dengan pria lain. lagipun aku dan reno dekat karena memang aku nyaman berteman dengannyasebisa mungkin aku menengakan situasi, reno ditemani yang lain duduk disisi api unggun yang berbeda, sementara aku duduk disebelah aldi. berharap suasana hati aldi tidak merusak suasana yang sudah aku dan yang lain dapatkan dari reno malam ini
Last Updated : 2020-09-14
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 21
"Kalau ada apa-apa lo kabarin gw ya?" ucapku pada reno sembari menunggu rani datang menjemputku. Hari itu keadaan reno sudah jauh lebih baik. Hanya menunggu luka-lukanya pulih. Suster juga memberi kabar kalau reno bisa pulang segera. "iya bawel.""lo udah ketinggalan banyak mapel kuliah""iya nay, nanti gw belajar sendiri""anak laki mana doyan belajar" sindirku. Re
Last Updated : 2020-09-14
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 20
"Enggak kok, ini udah mau pulang. Iya iya, bye" ucapku menutup telfon. Aku lupa waktu ketika sibuk mencari bahan-bahan untuk lomba novelis. sampai aku tidak sadar langit sudah berganti menjadi malam. Rani yang menelfonku sudah protes tidak menentu, mengingat waktu saat itu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.Sebenarnya tidak ada masalah jika aku keluar sendirian, hanya saja rani takut terjadi sesuatu padaku, karena aku menyetir mobil sendirian.aku menyalakan musik DJ di mobilku, ya ada sedikit rasa sunyi yang aku rasakan. Badanku bergoyang mengikuti irama musik, aku masih menikmati musik sampai diperjalanan aku terpekik dan membuatku berhenti mendadak.
Last Updated : 2020-09-14
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 19
Hari itu terlihat perbedaan yang sangat jelas antara Reno dan Aldi. Mereka memang saling sapa, masih dengan keadaan yang biasa-biasa saja disatu kelas. Tapi aku bisa merasakan perubahan diantara mereka. Mereka tidak se akrab dulu. Mereka berteman namun aku rasa ikatan yang mereka jalani tidak lagi seperti sahabat.Baik aldi maupun reno berubah haluan, jika tadinya mereka sangat dekat. Kini mereka memilih teman mereka yang lain untuk jadi dekat. Kebiasaan rasa penasarankupun muncul. sebenarnya aku tidak ingin ikut campur urusan mereka. Apalgi para cowok-cowok punya caranya sendiri untuk menyeesaikan masalah diantara mereka bukan.
Last Updated : 2020-09-14
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 18
Sepertinya kehidupan perkuliahanku tidak akan semulus alur cerita di film-film. Banyak hal yang terjadi begitu saja. Hari ini kelas dihebohkan dengan pertengkaran yang tak pernah
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 17
“nay, nayyy” ucap rani yang datang tiba-tiba menghampiriku ke kelas.
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 16
"intinya ini tambahan untuk tugas kelompok mengenai antamo kemaren, saya nggak mau ada keterlambatan. saya hanya beri waktu satu minggu, kalian paham?" ucap pak samsul tegas
Toxic Relationship (Indonesia) Chapter 15
sudah lama sekali aku tidak menikmati gorengan terenak sedunia ini, meskipun aku sibuk mengunyah, mataku justru sibuk menatap novel yang aku letakkan dilantai. Aku masih belum be
Reviews

Chapters
Read
Download
To Readers
Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2 YINI
