loading
Home/ All /Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)/Bab 1 Orang Asing
Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)

Bab 1 Orang Asing

Author: Anita An
"publish date: " 2020-08-03 20:35:09

Pagi yang cerah dimana arunika telah menampakan dirinya dengan baik. Seperti biasa hari- hariku tidak ada yang istimewa atau bahkan ada orang yang membutuhkanku. Aku tinggal di apartemen seorang diri, apartemen yang kudapat dari pemberian ibuku.

Kegiatanku sehari- hari hanyalah pergi ke kampus dan belajar dengan baik. Seperti hari ini, aku mempersiapkan diriku untuk pergi ke kampus. Tidak perlu buru- buru, jarak dari apartemen ini ke kampus tak jauh sehingga aku dengan leluasa mengatur waktuku.

Disisi lain, aku juga seorang penulis. Ya walaupun bukan penulis terkenal. Aku hanya penulis biasa yang tidak banyak dikenal orang, aku telah menyelesaikan sebuah buku. Sebuah buku novel tentang kehidupan raja vampir dengan ending bahagia. Ya raja vampir yang telah mendapatkan tahtanya, ia ditakuti oleh semua orang dan selalu menjadi misterius dalam dunia ini.

Aku sangat menyukai novelku itu meski hanya lah sebuah karangan belaka yang dilintasi dengan mimpi- mimpi seperti nyata yang kudapat. Ya, ketika aku menulis novel itu aku selalu saja mengalami hal- hal aneh seperti mimpi yang sama  yang terus datang padaku. Aku tidak mengerti, dan ketika aku telah menyelesaikan novelku, mimpi itu menghilang. Kini novelku itu hanya aku simpan dan kadang kupublikasikan ke publik lewat aplikasi ataupun situs web yang menerima naskah. Ya meskipun tidak di bayar, atau pun aku tidak mendapatkan bayaran setidaknya aku mendapatkan balasan dari pembaca. Ada banyak pembaca yang menyukai novelku dan ada pula yang membencinya karena alurnya yang berbelit- belit. Tapi menurutku hanya orang malas membaca saja yang akan mengatakan itu, sebenarnya dari dalam naskah itu jika terus membacanya maka kita akan dibawa tiba pada waktu yang indah. Perlahan- lahan akan dibawa kemana dunia mengatakan hukum alamnya yang sama sekali tidak dipengaruhi oleh apapun. Ya, hukum alam.

Hari ini, bukanlah jadwalku untuk pergi ke kampus. Hari ini adalah hari kebebasanku dimana aku akan pergi jalan- jalan. Setelah membersihkan kamar ini, aku pun bergegas pergi keluar. Ya seperti hari- hari biasanya, aku akan jalan- jalan sembari mencari ide yang bagus. Ya, aku sangat berharap akan memiliki banyak pembaca dan uang dari hasil menulisku selama ini. Aku selalu mencari ide segar dan platform yang memberikan bayaran yang menarik. Tetapi aku juga harus tahu diri, apakah tulisanku bagus atau tidak. Selama ini hasil tulisanku hanya dinilai receh, bahkan sangat receh hingga untuk membeli satu bungkus mie instan saja tidak akan cukup.

Tetapi aku memiliki keluarga yang baik, aku sangat beruntung. Keluargaku masih menerimaku dalam kondisiku saat ini, mereka tidak mengeluh padaku.

Aku sangat berharap kelak dunia ini juga menerimaku, ya itu adalah salah satu harapanku. Aku ingin seperti penulis terkenal lainnya, ya aku juga tahu apa yang mereka lalui tidaklah mudah. Mereka bangkit jatuh dan bangkit lagi.

Namun hingga menjelang sore, burung- burung telah berkicau memanggil dan mengingatkan semua orang bahwa waktunya untuk pulang. Perlahan- lahan matahari pun segera pergi, meninggalkan jejak kegelapan kembali. Bintang- bintang dan bulan yang indah mulai menyadari kembali. Tak pernah terduga olehku. Aku lupa waktu lagi hingga menjelang senja tiba, aku masih berada di jalanan. Aku engan pulang, karena setiap kali tiba di apartemen aku merasakan sesuatu yang harus kulakukan selama ini hanya sia- sia. Aku menyukai novelku itu, ada kalanya aku sedih. Aku tidak bisa mendapatkan apa yang aku mau, aku tidak bisa seperti orang lain yang dalam sekejap bisa mendapatkan banyak pembaca.

Di jalan yang tak cukup terang ini, aku berpikir aku ingin sekali pergi ke dunia novelku. Aku ingin menikmati hidupku, dan bisa bercengkrama dengan raja vampir yang baik. Ya, aku menciptakan tokoh utama dalam novel lalu menjadikannya teman dalam hidupku. Ya, seperti ini lah hidupku. Aku tidak banyak memiliki teman, bahkan kata ‘Teman’ seperti sangat berat dalam hidupku.

Tetapi aku sangat beruntung, aku masih punya keluarga yang peduli denganku. Apakah kamu bertanya mengapa aku tidak punya teman? Sebenarnya aku juga ingin berteman, seperti kalian. Tetapi teman- temanku disini tidak mau berteman dengan gadis pendiam, aneh, dan sok polos ini. Mereka hanya ingin berteman dengan orang kaya, banyak uang, dan dengan orang yang memiliki kebebasan. Ya pada intinya apapun yang mereka mau, aku harus menyanggupinya. Tapi aku menyadari akan hal itu, itu hanyalah akal- akalan mereka untuk menjebakku. Aku tidak mudah untuk di tipu oleh orang seperti mereka. Ibuku sendiri tidak mempermasalahkan soal teman, yang ia adalah aku tumbuh menjadi gadis yang baik dan dekat dengan keluarga.

“Tidak apa, kita tidak makan serumah dengan mereka. Kita tidak minta makan dengan mereka. Jadi tidak perlu bersedih!” kata ibuku yang masih kuingat hingga sekarang. Aku mengerti apa yang dikatakannya, aku tidak perlu menjadi seperti mereka, aku hanya perlu menjadi diriku sendiri.

Sebentar lagi aku akan tiba di apartemen, aku hanya perlu melewati jalan berkelok ini. Melewati sebuah gang yang sepi seperti biasanya. Namun, saat aku melewati gang sepi itu. Aku merasakan ada yang aneh disana, aku merasa ada seseorang yang mengamatiku dari kejauhan. Aku semakin yakin saat ini juga, karena aku melihat bayangan hitam yang bergerak disana. Bayangan hitam seperti manusia. Aku pun segera berlari sekencang- kencangnya menuju apartemen.

Tatapan mata hitam semerah darah itu memasang sorot tajam tak berkedip. Ia berada di gang sepi itu memperhatikan gerak- gerik seorang gadis. Melihat gadis itu telah lari tunggang- langgang, ia pun bergerak secepat kilat menghilang bagaikan angin yang berhembus.

Suasana mencengkam mulai kurasakan, aku berlari penuh ketakutan dan tak pernah kusangka akan menjadi begini. Lift untuk segera tiba di lantai atas menuju kamarku yang sering kugunakan pun mendadak macet. Aku terkurung dalam lift ini, dan tak seorang pun dapat mendengar teriakanku ini. Aku benar- benar merasakan dalam situasi yang berbeda.

“Aaaa....tolong aku! Siapa saja tolong aku!” teriakku meminta tolong sembari memukul- mukul pintu lift hingga aku kelelahan. Tenagaku telah habis hanya untuk di buang- buang. Aku sudah yakin tidak akan ada yang menolong itu, ya itu bukan karena aku terlalu merendahkan diri atau putus asa. Tetapi sejak aku berlari masuk ke gedung apartemen, memanglah tidak ada siapa- siapa. Tempat ini sepi seperti tidak biasanya, seharusnya di jam seperti ini ada banyak orang yang berkeliaran masuk dan keluar apartemen. Tetapi kini, itu sangat berbeda. Aku semakin merasakan ada sesuatu yang aneh. Entah apa itu, tetapi ketakutanku pada bayangan hitam itu semakin menjadi- jadi. 

Want to know what happens next?
Continue Reading
Previous Chapter
Next Chapter

Share the book to

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

Latest chapter

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 135

Kegelapan pun mulai menguasai tempat ini, dan semua orang berkumpul di halaman untuk menghangatkan tubuh di dekat api unggun yang dibuat. Ke tiga pangeran pun segera berhenti, dan mereka bergegas mengganti pakaian di penginapan, kamar mereka.Begitu telah selesai mengganti pakaian, mereka berkumpul di ruang tamu.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 134

Kazexian dan bawahnnya menghangatkan tubuh di dekat api unggun.“Tuan, sepertinya gadis itu sangat senang. She tidak tahu tuan telah membantunya, tuan benar-benar hebat!” puji orang bawahannya, orang yang dapat he percaya untuk melakukan tugas rahasia. Mereka adalah orang yang setia mengabdi pada Pangeran Kazexian seumur hidup mereka, dan ketiga pangeran juga memiliki orang-orang seperti mereka, ini adalah rahasia mereka.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 132

“Aku harap kamu tidak sungguh-sungguh kecewa, brother Kim dan yang lainnya hanya ikut bermain dalam permainan. Kami tahu kamu membuat permainan yang tidak masuk akal itu, kamu ingin menghilangkan kristal naga itu dan membuangnya ke danau naga kan? Kami menyadari perbuatan guru besar berlebihan padamu, tidak seharusnya she menjelekan dirimu. Kami sepakat untuk membagi tugas, brother Kim dan yang lain melakukan tugas mereka untuk berpura-pura saja. Kamu jangan salah paham, dan jangan membenci mereka.”

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 131

Begitu aku menyingkir semua orang mulai berlari menuju danau naga begitu juga dengan Tuan Idory dan keempat pangeran. Semua orang mencari kristal naga merah itu dengan keinginan mendapatkan kekuatannya, mereka akan lupa dengan teman dan kerabat dekat.Kini hanya ada aku dan dua gadis yang mengucilkan diriku. Aku menghampiri mereka yang tampak kesal itu.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 133

Hingga aku lelah, aku tidak berhasil membuat percikan api sedikit pun. Matahari dalam hitungan mundur akan tenggelam dan meninggalkan kegelapan bersamaku.“Huh, lelah sekali. Ya sepertinya aku akan mati dalam kegelapan!” ucapku menyerah.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 130

Aku merasa Kazexian menyadari rencanaku, he tidak terlihat bodoh untuk rencana ini.“Ya, aku juga setuju dengan permainan itu. Lempar kan saja, dan siapa saja boleh mendapatkannya. Dengan begitu nona An tidak akan memiliki tanggung jawab lagi. Guru besar juga boleh mengutus orang kepercayaan untuk mencari kristal yang dilemparkan ke air” ucap Pangeran Kim menyarankan dan setuju dengan rencanaku.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 117

Perjalanan menuju danau naga, berkuda dengan sang pange

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   116

Keberadaan An.

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 115

Berjalan tanpa arah bersama Akira. Di bawah pohon ya

Pernikahan Raja Vampire (Indonesia)   Bab 114

More Chapters
Download the Book
GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy