ดาวน์โหลดหนังสือฟรีบนแอป

บทล่าสุด
Nanny to Mommy (Indonesia) FB - Mereka Pergi
Kecewa.Azyan kecewa pada Ilona yang melakukan semuanya tanpa menunggu persetujuan dari dirinya. Bukankah ia belum menjawab ide yang Ilona rencanakan? Walau Azyan memang tak punya jawaban, seperti maju salah, mundur salah. Lebih baik ia kabur dan menghindar agar tak lagi memikirkan semua hal ini.Azyan memperhatikan anak semata wayangnya yang sibuk memasukan jari-jari kaki dalam mulut dengan badan gempal karena gemuk dan terlihat makin mengemaskan. Danish adalah bayi paling mengemaskan, tapi perjuangan untuk mendapatkan bayi ini begitu susah.Azyan berbaring kembali dan mengelus-elus kepala Danish sayang. Harusnya ia menjumpai Ilona dan menyatakan keberatannya, bukan sepihak seperti ini, karena masa depannya dipertaruhkan disini, memangnya Ilona mau Danish tak punya ayah karena Dennis akhirnya jatuh cinta pada Alena? Oh sialan! Memikirkan ini Azyan tak sanggup.Azyan mengangkat Danish dan meletakan bayi it
ปรับปรุงล่าสุด : 2020-11-15
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 14 - Plan B dan Kecewanya Azyan
"Saya seperti kau menyerah. Ini tidak berjalan dengan baik. Hidup bersama, ada anak, tapi abang memang nggak ingat apa-apa."Azyan tersedu sambil menggeleng, mengadu pada Ilona, sambil mengendong Danish. Bayi yang sudah berumur empat bulan. Azyan mengira, setelah 4 bulan Dennis akan sadar dari amnesia dan sadar siapa dirinya. Nyatanya semua terasa asing di mata Dennis. Laki-laki itu tetap menganggap Azyan seorang pengasuh bukan ibu dari anaknya."Bunda punya ide yang lebih bahaya lagi. Tapi nggak tahu, Bella setuju atau nggak?" kata Ilona sambil memegang tangan mungil Danish yang berusaha memasukan tangannya dalam mulut bayi itu. Azyan langsung memandang nenek Danish. Wanita yang sangat berperan besar dalam kelangsungan hidupnya. Tapi anaknya yang sakit, tak ingat apa-apa tentang dirinya, membuat Azyan ingin menyerah dan membawa Danish pergi sejauh mungkin agar Dennis tak menemukan mereka kembali. Dan laki-laki itu tahu, arti kehilangan.
ปรับปรุงล่าสุด : 2020-11-11
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 13 - Perjuangan Azyan
Azyan bolak-balik, sambil memegang perutnya. Kontraksi. Peluh mulai membasahi wajahnya, walau ia masih bisa menahan semuanya dan sedikit beraktivitas. "Biasanya disuruh jangan makan. Puasa dulu, tapi sekarang masih lama, Bella makan aja dulu." Azyan hanya meringis memegang perutnya. Penantiannya telah tiba, tapi banyak banyak hal yang ia pikirkan. Terutama, bagaimana nasib anaknya setelah ini, karena Dennis sama sekali tak mengingatnya. Bahkan, jadi nanny juga, Azyan tak bisa menjamin ini akan berhasil. Apa ia bisa berpura-pura di depan semua orang, jika ia adalah pengasuh untuk anaknya sendiri? "Udah jangan banyak mikir yang aneh-aneh. Fokus ke kandungan, setelah keluar, semua kesakitan ini hilangnya dengan sendirinya. Ini nggak bohong, dan ini disebut keajaiban." Azyan duduk di atas atas kursi, memandang kosong ke arah salad buah di atas meja. Sakitnya bisa ia tahan, karena belum terlalu intens. Walau saatnya datang
ปรับปรุงล่าสุด : 2020-11-09
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 12 - Nanny To Mommy
"Akhirnya, libur juga kita." Ilene memeluk lengan Azyan yang hanya diam.Perutnya makin membesar, sudah 7 bulan atau 32 minggu. Membuat Azyan lebih cepat merasa lelah dan juga wajahnya begitu pucat. Ia mengalami anemia."Habis ini, Bella akan fokus pada kehamilan dan juga kelahirannya." Azyan tak perlu menanggapi, karena memang ia masih marah pada dua kembar tersebut. Ia belum bisa berdamai, beruntung ia melewati masa-masa sulit."Wah, kebetulan aku lagi dapat duit hehehe. Tenang, bukan uang haram. Aku mau traktir." ujar Darris tiba-tiba sudah bergabung sambil nyegir.Ilene langsung melotot pada adiknya. "Bukan dia. Tapi abang." rasanya seperti pertahana Azyan runtuh. Tapi ia berpura-pura tegar. Jantung Azyan berdetak lebih cepat, rasanya mau copot. Gadis itu menelan ludahnya gugup, matanya sudah memanas. Ia merindukan bau itu, baju Dennis yang beberapa bulan lalu, sudah hilang baunya karena ia gosokan di
ปรับปรุงล่าสุด : 2020-11-02
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 11 - Kepingan Puzzle Yang Hilang
"Bunda mohon, tolong pikirkan ini. Bagaimana kamu mau merawat anakmu, jika kamu sendirian. Gimana kalau malam-malam perutnya mules." Azyan hanya menunduk, beribu cara Ilona membujuknya, beribu cara juga ia menghindar."Kehamilan Bella sudah lima bulan, sebentar lagi
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 10 - Hukuman untuk Si Kembar
"Teman kamu baik bangat Ai. Dia mau bantuin kamu merawat Abang."Semua orang terdiam, tidak dengan hati Azyan yang retak seribu. Pegangan Azyan pada kursi roda itu melemah. Gadis itu urung mendorong kursi roda Dennis. Hari ini, Dennis keluar dari rumah sakit, setelah dua
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 9 - Amnesia Retrograde
"Kan awalnya kesepakatan kita cuman kempesin bannya aja, bukan sampai buat remnya blong.""Sumpah, aku ngajak Afdal, buat bantuin kempesin ban aja, dia juga orang bengkel jadi ngerti kayak gitu."Darris terduduk lesu begitu juga Ilene
Nanny to Mommy (Indonesia) FB 8 - Eksekusi si Kembar
"Adek." tegur Dennis. Azyan yang sedang serapan langsung tersedak, agar sedikit meyakinkan pemirsa."Lanjutkan makannya." Azyan mengangguk dan mencium aroma tubuh Dennis yang wangi. Semenjak hamil, Azyan semakin suka dengan aroma tubuh Dennis. Pagi ini Azyan sarapan rot
บทวิจารณ์

บท
อ่าน
ดาวน์โหลด
ถึงผู้อ่าน
Jiang Sese dapat dengan jelas mengingat betapa acuh tak acuh ayahnya ketika dia mengatakan kepadanya: "Setelah kamu pergi, jangan pernah menyebutkan bahwa kamu berasal dari keluarga Jiang, jangan sampai kamu mempermalukan dirimu sendiri." Tunangannya bahkan lebih kejam, mengkritiknya dengan ekspresi menghina di wajahnya. "Jiang Sese, bagaimana kamu bisa melakukan sesuatu yang begitu menjijikkan?" Kenangan ini membangkitkan Jiang Sese yang sudah lemah.2 YINI
