Libreng I-download ang libro sa App
Part 43
Author: Ade Dwi LestariShanum sudah turun ke lantai bawah, menuju Keanu dan Haidar yang sedang mengobrol. Di atas meja di depan mereka sudah ada tiga box makanan yang sepertinya pesanan Haidar.
Ibahagi ang nobela sa
Facebook
Twitter
Whatsapp
Reddit
Copy Link
Pinakabagong kabanata
My Husband My Darkness (Indonesia) Epilog
Sekembalinya Shanum dan Abizar dari Solo. Mereka pun mulai sibuk dengan persiapan pernikahan mereka lagi.Shanum diajak Jasmine untuk ke salon demi menjalani perawatan wajah dan tubuhnya. Shanum merasa seperti bersama Ibunya sendiri. Jasmine terlihat sangat menyayanginya seperti Ibunya dulu menyayanginya.
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 58
Setelah proses panjang dan sedikit percekcokan biasa akhirnya akan terbayarkan dengan pesta pernikahan yang sudah disiapkan sedemikian rupa. Dan tanpa terasa minggu depan adalah hari yang Shanum tunggu-tunggu. Yaitu pernikahannya dengan Abizar.Undangan pun sudah disebar, gedung sudah dipesan juga makanan-makanannya. Seserahan sudah dipesan. Hanya tinggal mempersiapkan diri saja.
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 57
"Mom. Dad." Abizar memeluk kedua orangtuanya saat mereka bertemu di stasiun." Gimana perjalanannya?""Lancar kok. Udah lama gak naik kereta api," ucap Jasmine sambil menyelipkan anak rambutnya yang keluar dari jilbabnya." Shanum. Sini sayang." Ia merentangkan tangannya pada Shanum.Shanum tersen
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 56
Esoknya Keanu dan Tiara berangkat ke Singapore untuk bulan madu mereka. Tadinya Tiara ingin di Indonesia saja bulan madunya seperti di Bali atau Lombok tapi kata Keanu, pria itu sekaligus akan mengunjungi adiknya yang sedang kuliah di sana. Jadi sekalian liburan dan mengunjungi adiknya juga. Karena Denis, adiknya Keanu tidak bisa menghadiri pernikahannya dikarenakan kesibukan adiknya yang sedang menjalani ujian di kampusnya. Keanu memaklumi dan tidak memaksakannya.Saat ke Bandara pun Keanu dan
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 55
Setelah foto prewedding dengan background sunset. Abizar mengajak Shanum untuk candle dinner di cafe yang sama. Shanum baru sadar jika bagian dalam cafe sudah didecor sedemikian rupa dengan sangat manis. Apalagi di bagian outdoornya. Ada satu meja bulat dan lebar di tengah dengan dua kursi yang berhadapan.Di sana sudah tersaji makanan dan minuman serta tak lupa lilin aromatik di bagian tengahnya. Langit yang sudah gelap membuat cahaya lilin itu berpancar jelas. Juga harum dari aroma lilinnya membuat Shanum tenang. Suara desir
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 54
Pagi-pagi sekali Shanum sudah siap untuk berangkat ke Bandung. Ia tinggal menunggu jemputan saja. Rencananya Abizar dan Keanu akan membawa mobil mereka masing-masing. Jadi nanti Shanum akan satu mobil dengan Abizar dan Haidar dengan Keanu. Shanum sih tak mempermasalahkannya.Shanum menyiapkan baju terbaiknya untuk bertemu dengan kedua orangtua Abizar nanti sekaligus calon mertuanya, itu pun jika kedua orangtua Abizar menerimanya.
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 32
Pagi-pagi sekali Abizar sudah kembali ke Jakarta. Karena sore harinya ia ada jadwal operasi yang tidak bisa ditinggal. Ia pun ke Bandung hanya untuk membicarakan rencana perjodohan yang kedua orangtuanya buat. Harusnya memang besok ia ke sana tapi ia tak tahan untuk tidak bertanya langsung pada m
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 31
"Jadi Sofia juga yang membuat Shanum seperti itu? Bukan karena Shanum dirampok beneran kan?" tanya Keanu begitu Haidar kembali dengan wajah pucat pasinya. Tapi ia tidak terlalu peduli. Seperti yang ia bilang sebelumnya, mungkin Haidar hanya shock. Apalagi selama ini image yang Sofia tunjukan pada
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 30
"Apa?" tanya Haidar dan Keanu berbarengan."Jangan gila," ucap Haidar lagi yang kali ini benar-benar tersulut emosi."Apa sih yang tidak mungkin bagi wanita dengan kepribadian ganda seperti Sofia?""Maksudnya?"***
My Husband My Darkness (Indonesia) Part 29
"Ini siapa?" tanya Shanum sambil menyentuh foto yang menggantung di depannya. Ia seperti pernah melihatnya tapi tidak dapat mengingatnya. "Istriku," jawab Abizar dengan santai. Sh
