Download the book for free
Bagian 25 - Dalangnya
Author: Riski HakikiLuke yang seperti mendengar suara Jasmine dan Davio di lantai bawah, memilih bangkit dari ranjang. Sejenak, Luke mengusap wajahnya pelan. Sesi percintaannya dengan Selena tadi, benar-benar menguras emosi dan tenaganya.
“Tuan mau ke mana?” lirih Selena sambil memegang lengan Luke yang kekar. Lengan yang selalu mendekapnya erat saat tubuhnya terhentak-hentak karena tak bisa menandinginya tenaga sang majikan.
Luke menoleh kilas. Selena sangat berantakan karena permainan k
Share the book to
Facebook
Twitter
Whatsapp
Reddit
Copy Link
Latest chapter
Jerk Husband Bagian 48 - Kekecewaan Anna
Luke yang refleks, entah kenapa justru membantu Selena lebih dulu di bandingkan Anna. Dan lihat akibat ulahnya sekarang. Anna pergi dengan raut wajah kecewa, dan sungguh, dia menyesal. “Tuan?”“Jangan sentuh aku!” tegas Luke, saat Selena beraninya memegang tangannya. “jangan mengharap lebih. Aku menolongmu karena sisi kemanusiaan dan aku menyesal!” ucapnya dengan tegas kemudian menyusul Anna yang lari entah ke mana. Luke pergi dari sana dengan wajah gusar. Anna pasti akan semakin murung setelah melihatnya menolong wanita lain di bandingkan Anna. Tentu saja Anna akan cemburu, karena Anna mencintainya. “Anna, berhenti!” teriak Luke begitu melihat punggung Anna yang berlarian di depan sana. “Please, dengarkan aku dulu Anna!” teriaknya lagi walaupun tak Anna hiraukan. Luke berlari se kencang mungkin. Anna tidak mungkin menghindarinya seperti ini, jika wanita itu tidak menangis. “Anna! Please!” ujarnya, begitu berhasil men
Jerk Husband Bagian 47 - Renggang
Anna pergi tanpa menunggui pembicaraan itu selesai. Hatinya sudah terlanjur sakit. Kenyataan jika Luke tak mau bayi dari dirinya, membuatnya benar-benar terluka. Begitu hinanya kah dirinya, sampai-sampai Luke menganggap bayi yang dia kandung merugikan? Lalu, bagaimana dengan jalang bernama Selena? Apa Luke lebih menginginkan Selena lah yang mengandung keturunannya? Sialan! Kenapa Luke harus se berengsek ini? Jadi, selama ini, Luke membohonginya, dan dia dengan mudahnya percaya. Lantas, apa yang bisa dia lakukan sekarang? Dia tidak mungkin pergi. Bayi dalam kandungannya, pasti membutuhkan ayahnya. Dia tidak akan egois dan memikirkan dirinya sendiri. Ada bayinya yang harus dia pikirkan masa depannya. Dan dia akan melakukan apa pun agar bayinya lahir dengan selamat dan bisa merasakan kasih sayang ayahnya. Di ruang tengah Peter menyipitkan matanya. Dia perlu meluruskan pikiran Luke yang mulai gila. “Apa kau se kejam itu sampai ingin me
Jerk Husband Bagian 46 - Keluarga Besar
Ruangan itu riuh rendah terdengar obrolan hangat dan beberapa gelak tawa. Acara makan malam sudah dimulai sejak tadi, dan mungkin akan selesai sebentar lagi. “Jasmine, kamu masih belum kenyang?” tanya Luke dengan spontan saat melihat Jasmine yang disuapi Peter masih sangat lahap makannya. Tak heran juga karena Jasmine sedang hamil, dan mungkin kerakusannya karena keinginan bayinya. Tapi, jika Jasmine tidak berhenti makan seperti itu, Luke khawatir, Jasmine akan sakit perut dan mengalami sesuatu yang tidak baik nantinya. Jasmine tersenyum manis dengan pipi menggembung. “Sate buatan Binar, enak. Aku nggak bisa berhenti makan.” Jawaban Jasmine, membuat semua yang berada di sana mengangguk pertanda setuju. “Iya. Binar pintar sekali memasak. Masakannya sangat enak. Kenapa tidak mencoba mengembangkan bisnis kuliner saja?” tanya Luke.Binar dan Rigel, terlihat bertatapan sejenak. Tatapan Binar yang sendu, Rigel balas dengan tatap tajam—
Jerk Husband Bagian 45 - Makan Malam
“Anna? Ini serius rumah kalian?” pertanyaan polos Binar saat tiba di depan mansion keluarga besarnya, membuat Anna nyengir kuda. “Hehehe ... Iya, Bi.”Saat ini, Anna dan Binar sudah berada di mansion Daddy Alex. Sengaja, Anna membawa Binar pergi dari restoran lebih dulu, karena ke dua pria itu masih akan mengurus pekerjaan mereka. “Luas ya? Nggak nyangka, kamu se kaya ini loh, Ann?”Celetukan Binar, Anna tertawa pelan. “Mau dengar beberapa kisah gak?”Binar mengangguk dengan penuh semangatnya. “Mau, mau!”“Kalau begitu, mari sapa keluarga besarku dulu.”Anna beberapa kali terkikik geli, melihat bagaimana keterkejutan Binar saat masuk ke dalam mansion. “Pelayan di sini ternyata sangat banyak. Tapi, suasana mansion justru tenang dan damai.”Anna kembali tertawa tipis. “Mereka di buatkan paviliun khusus di belakang mansion. Saat sudah selesai bekerja, beberapa dari mereka akan kembali ke paviliun.”Bina
Jerk Husband Bagian 44 - Keberengsekan Yang Sama
Luke dan Anna duduk di salah satu kursi restoran yang sudah menjadi tempat temu janji antara mereka dan partner bisnis kerja asal Indonesia Itu. “Kita nggak terlambat ‘kan? Jangan-jangan mereka sudah menunggu lama dan akhirnya pergi karena kita tak kunjung datang?” tanya Anna di sela-sela dia memilah kepingan cokelat di mangkuk es krimnya. “Tidak akan Anna.”“Bagaimana kau tau? Kita sudah menghabiskan waktu selama beberapa jam, dan bukannya, niat awal kita akan menemui mereka di kantor?”Luke tersenyum kilas. Anna yang cerewet dengan bibirnya yang bergerak-gerak kecil karena mencicipi es krim yang entah varian rasa apa, menjadi hiburan tersendiri untuknya. “Aku sudah menghubungi mereka. Dan kebetulan, Rigel juga sedang ada urusan mendadak.”Anna mengangguk-angguk kecil. “Oh, jadi namanya Rigel?” “Iya. Dan istrinya, Binar.”“Binar?” Ujar Anna sedikit tersentak. Luje menyipitkan matanya. “Kenapa?
Jerk Husband Bagian 43 - Wanita Beruntung
Anna mengerucutkan bibirnya—kesal. Inilah yang terjadi sekarang. Dia harus berganti pakaian di salah satu toilet kamar hotel dan kemudian memulai riasan wajahnya dari awal. “Pria menyebalkan itu, selalu melakukan sesuatu seenak dirinya bagai sultan!” rutuk Anna sambil mengeringkan rambutnya. Bagaimana Anna tidak kesal? Di dalam mobil tadi, Luke dengan sengaja merobek bajunya saat mereka tengah berciuman. Kemudian bisa kalian tebak kegiatan apa selanjutnya. Ya. Dia dan Luke bercinta dengan panas selama 1 jam tanpa jeda. Luke menyerangnya dengan rangsangan kenikmatan dan Anna tak mampu menolak. Anna juga tau, seberapa besar Luke menginginkannya. Seakan, Luke ingin menyampaikan ke frustasian nya , amarah, egoisme, juga rasa terpendam yang masih belum mampu Anna jabarkan. Dan setelah pergulatan dadakan mereka tadi, Luke kembali menjadi pribadi yang menyenangkan seperti semula. Sepertinya, emosi yang tadinya menutupi Akal seh
Jerk Husband Bagian 33 - Menang Telak
Selena yang melihat tuannya sudah pulang tentu saja bersorak gembira. Untung sebelum keluar dari kamarnya tadi, dia sudah lebih dulu berdandan cantik dan memakai pakaian yang sangat sexi. Hari sudah malam, tuannya tentu saja membutuhkan kehangatan di ranjang. Dan dia juga sudah siap menjadi santa
Jerk Husband Bagian 32 - Anna kesal, Luke bahagia.
Anna yang menutup matanya, membuat Luke tiba-tiba tertawa terbahak. Bingung dengan apa yang sedang berada dalam pikiran Anna. Kenapa Anna bersikap menggelikan seperti ini? Anna membuka mata dan bertanya dengan pandangan menyipit tajam. “Kenapa tertawa?” tanyanya tak paham.&
Jerk Husband Bagian 31 - Meyakinkan Diri
Binar bahagia di mata Anna, membuat sudut bibir Luke juga terangkat. Se keras apa pun hatinya, makhluk ciptaan tuhan yang penuh keberanian dan ketegasan seperti Anna, ternyata lambat laun mulai mengikis tembok pertahanannya yang di dasari oleh dendam dan kebencian. Tak pernah seperti
Jerk Husband Bagian 30 - Dekat Lagi
“Kamu masih ingin sesuatu?” tanya Luke, saat mereka sudah selesai makan. Anna menggeleng. Dia sudah merasa kenyang. Apalagi perubahan sikap Luke, semakin membuat perutnya berbunga-bunga. “Tidak ada. Kita langsung pulang saja,” jawab Anna dan di tanggapi Luke dengan s
