로딩 중
홈/ 전체 /Be My Husband (INDONESIA)/Prolog
Be My Husband (INDONESIA)

Prolog

작가: naladhipayu
"게시일: " 2020-08-15 11:41:33

Summer magic

Banjjagin geu Ocean wiro

Nan beolsseo nara

Go go airplane beongaecheoreom narara

Kauai pado sok nareul deonjeo beorige

Yeah yeah, yeah yeah yeah yeah

Let's power up kkamage da tabeoril kkeoyeyo

Ba-banana ba-ba-banana-nana

Ba-banana ba-ba-banana-nana

Ba-banana ba-ba-banana-nana ba

Let's power up nol ttae jeil shinnanikkayo

Aku mendengar suara Red Velvet sedang bernyanyi pada hari pernikahanku dengan Evan. Bagaimana itu bisa terjadi? Tunggu … kenapa pandanganku menjadi kabur, berputar dan gelap.

Aku membuka mataku sambil menghela napas. "Sial hanya mimpi," gumamku mengumpat mimpi yang menerbangkanku ke atas langit, lalu menghempaskanku pada pagi ini.

Brak!

Belum sempat aku berdamai dengan alam bawah sadarku, tiba-tiba pintu kamarku terbuka dengan keras. Menampilkan Kanaya Erika Tanaka, kakak perempuanku yang telah berpakaian rapi.

"Kiran! Sudah kubilang untuk bangun pagi-pagi, hari ini aku ada kuis kelas pertama," seru Kanaya, lalu menarik napas dalam.

Aku memutar bola mataku, lalu bangkit dari tempat tidur. "Kak Naya berangkat duluan saja. Aku naik taksi saja." Kurasa aku perlu lebih banyak waktu untuk mendinginkan kepala untuk membuat mimpi yang tadi terasa begitu nyata untuk kembali menjadi impian pasti.

"Kau pikir aku akan mempertaruhkan nilai semesterku untuk menunggumu?" ujar Kanaya membuatku yang awalnya berjalan menuju kamar mandi yang berada di dalam kamarku menjadi berbalik badan sejenak.

"Lalu?"

Terlihat Kanaya menarik napas. "Kak Evan ada di bawah untuk sarapan sama kita. Katanya dia akan mengantarmu sekalian ke sekolah. Tahu kan, mobil Ayah sedang di bengkel," ujarnya membuat mataku melebar.

"Aku mengerti." Tanpa membuang waktu lagi, aku segera masuk ke dalam kamar mandi. Jika biasanya, aku akan membutuhkan minimal tiga puluh menit untuk bersiap ke sekolah, maka saat ini hanya membutuhkan setengah waktu tersebut.

Aku sedikit bersyukur dengan mobil Tanaka--ayahku yang sedang berada di bengkel, menjadikan Evan yang kebetulan tinggal di depan rumahku dengan sukarela mengantar ayahku bekerja di rumah sakit sekaligus diriku untuk ke sekolah.

Bicara tentang Evan, akan kuceritakan nanti bagaimana pria itu bisa tiba-tiba pindah ke rumah yang sudah tiga tahun tidak berpenghuni itu. Rumah yang berada persis berada di depan rumahku.

"Kak Evan tahu tidak mimpi Kiran semalam?" tanyaku kepada Evan yang duduk di sampingku. Sibuk dan fokus menyetir. 

Beberapa menit yang lalu ayahku telah sampai di rumah sakit, sehingga aku yang semula berada di bangku belakang kini pindah ke depan. Tidak mungkin aku menjadikan Evan sebagai sopir! Bisa, tapi nanti setelah jadi suami.

"Bagaimana aku bisa tahu Kiran," balas Evan tanpa menoleh atau bahkan melirik ke arahku.

Aku berdecak pelan. "Ish, coba tebak dong. Mimpinya bagus loh."

Kulihat dahi Evan tampak berkerut, seolah sedang memikirkan mimpiku. "Hm … kau mendapat peringkat pertama semester ini? Oh bukan, kau tidak akan mengulang matematika lagi?"

Aku mendengus kesal. Bagaimana Evan bisa mengetahui tentang remedial ujian matematikaku semester lalu? Pasti Kanaya yang bercerita sambil membuat candaan seperti itu.

"Bukan!"

"Lalu?" Evan masih fokus menatap ke depan sambil melirik kaca spion sesekali.

"Aku bermimpi menikah dengan Kak Evan loh," balasku dengan sedikit tersipu malu. Aku bahkan menangkupkan kedua telapak tanganku untuk memegang pipiku saat ini. Membayangkan mimpiku kembali sambil tersenyum dengan dada berdebar.

Kulihat Evan tersenyum menyeringai. "Kalau begitu biarkan itu tetap menjadi mimpi." 

Senyum pada bibirku seolah pupus melihat reaksi Evan yang hanya menganggapnya sebagai candaan. 

"Nah sudah sampai," ujar pria itu menghentikan mobilnya dan kini menoleh ke arahku.

Aku menatapnya tajam untuk sesaat. "Lihat saja nanti, Kak Evan akan menjadi suami Kiran suatu hari nanti!" seruku kemudian membuka pintu mobil dan keluar dengan mata berkaca.

Ternyata beginilah rasanya cinta bertepuk sebelah tangan. Namun bukan seorang Kiran jika tidak memperjuangkan cintanya.

☆☆☆

Seperti itulah sesederhana impian seorang Kiran Naomi Tanaka, menjadi wanita dari Evan Davaro Saga.

♡♡♡

다음 내용을 궁금하신가요?
이어 보기
이전 챕터
다음 챕터

에 작품 공유하기

  • Facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • Reddit
  • Copy Link

최신 챕터

Be My Husband (INDONESIA)   16. Hari itu juga, Hati Kiran Meledak

Satu minggu berlalu sejak ujian nasional berakhir. Dalam kurun waktu sesingkat itu, banyak hal yang terjadi. Mulai dari Kanaya dan Irvan telah menikah secara agama dan pengantin baru tersebut tinggal di rumah orang tua Irvan sementara. Alasannya, karena ayah dan ibu ingin bersiap akan kepindahan mereka ke Bandung, daerah asal ibu.

Be My Husband (INDONESIA)   15. Risalah Hati

Rasa lelah untuk ujian nasional. Perasaan resah memikirkan Kanaya, serta patah hati mengingat penolakan Evan. Semua seolah bercampur dan bersatu dalam relung jiwaku. Benar-benar berat rasanya memikul semua itu.

Be My Husband (INDONESIA)   14. It's Hurt, That's Love

Ketika duniamu mulai dipusingkan oleh persoalan akademik, tambatan hati yang ingin pindah kota dan pernyataan cinta belum kesampaian, maka hal-hal tersebut bertambah rumit ketika kakak perempuanmu hamil diluar nikah. Aku tidak pernah memperkirakan bahwa Kanaya akan melakukan tindakan berisiko. Padahal setahuku Kanaya adalah perempuan yang penuh pertimbangan matang, logis dan bukan tipikal yang bisa dipaksa. Namun ketika tidak seng

Be My Husband (INDONESIA)   13. Double the Trouble

Kesibukan akan praktikum menjadikan hariku hampir tidak bisa bersantai. Belum lagi ujian nasional yang sebentar lagi akan berlangsung. Semua tentang akademik membuat kepalaku berat dan terasa pening. Namun kurasa semua anak kelas dua belas mengalaminya. Tidak terkecuali Deril yang mengajakku makan di kantin, hanya berdua."Dan sekarang orang-orang mulai akan semakin yakin bahwa kita berpacaran," ujarku lalu menyesap jus jeruk di hadapanku.Derik terkekeh pelan. "Ayolah Kiran, sebentar lagi masa SMA akan berakhir. Lupakan ucapan murid lainnya."Aku mengendikkan bahu samar. "Baiklah. Jadi rencanamu setelah lulus bakal kuliah?""Tentu saja. Kau sendiri, mau nikah?" tanya Deril balik dengan sebuah candaan.

Be My Husband (INDONESIA)   12. Only Hope

Kegiatan sekolah semakin menumpuk. Tugas tanpa henti meski sudah mendekati ujian sekolah, les yang semakin rajin serta beberapa praktikum yang harus selesai sebelum ujian. Semua masalah akademik tersebut membuat usaha dan rencanaku untuk dekat dengan Evan menjadi terhambat. Disaat Evan mulai sedikit terbuka, dengan mengajakku sekadar makan bersama meski Kanaya terkadang ikut untuk menghilangkan rasa jenuhnya itu. Namun semuanya kembali renggang, karena jadwal sekolah serta bagaimana Evan terlihat sibuk dengan pekerjaannya. "Jadi kau masih saling mengirim pesan dengan Kak Kanaya?" tanyaku pada Deril yang kini duduk denganku di bangku dekat lapangan basket. Deril tertawa pelan. "Kau masih menganggapku mendekati kakakmu? Aku hanya pernah beberapa kali bertanya tentang kampus." "Lalu setelahnya saling komen lewat direct message instagram?" timpalku mengingat dengan jelas bagaimana Kanaya yang selalu meng

Be My Husband (INDONESIA)   11. Deep Talk

Jika kemarin pujian kata manis Evan membuatku seolah melayang, kini kepalaku malah pusing mengartikannya. Pasalnya aku mengingat hari di mana Evan memberiku kue, karena lelaki itu mengatakan bahwa dia tidak suka makanan manis."Ini sedikit ambigu," gumamku setelah merapikan rambutku, lalu segera keluar dari kamar.Aku menuju meja makan di mana sudah ada Kanaya yang makan dengan terburu-buru. "Pelan-pelan saja."Kanaya langsung mendongak dan menatapku tajam. Ia kemudian segera menghabiskan susunya. "Kuliah nanti, baru tahu rasa," balasnya ketus lalu bangkit dari kursi makan menuju pintu depan dengan menyampirkan ransel yang dipakainya."Oh ya Bu, Ayah mana? Kok tidak sarapan," tanyaku mulai memakan sarapanku."Ayahmu sudah tadi. Kelamaan tunggu kau selesai pakaian. Sekarang lagi ngobrol sama Evan di teras sambil minum kopi," balas ibu membuat mataku seketika terbelalak.Tanpa berbicara lagi, aku segera menghabiskan sarapanku dengan terburu-bu

Be My Husband (INDONESIA)   10. Minggu Sempurna

08538908*** : Ini aku Evan. Besok kita berangkat jam sepuluh. Aku yang baru saja akan tidur, ketika membaca pesan dari nomor yang tidak tersimpan, tetapi begitu membaca nama Evan, hatiku menolak untuk tidak bersorak kegirangan."Assa!" Aku mengangkat kepalan tangan dengan waja

더보기
작품 다운로드
GoodNovel

앱에서 작품을 무료로 다운로드하세요

다운로드
원하는 항목을 검색하세요.
보관함
검색하기
로맨스가상역사도시마피아시스템판타지LGBTQ+아놀드MM Romancegenre22- 韩语genre26-한국어 번역genre27-.请勿使用한국어 번역genre28-한국어 번역
단편 소설
하늘미스터리 추리현대 도시세계 종말 생존액션 영화SF 영화로맨스 영화피비린내 나는 폭력로맨스학원물서스펜스/스릴러상상력물환생현실 감정물늑대인간희망꿈행평화우정똑똑한행복한폭력적인부드러운강력한红安피비린내 나는 대학살살인역사적 전쟁판타지 모험과학 소설기차역
만들기작가 혜택공모전
핫 장르
로맨스가상역사도시마피아시스템판타지
연락처
회사 소개도움말 및 문의비즈니스
자료
앱 다운로드작가 혜택콘텐츠 정작품키워드인기 검색어작품 이뷰팬픽션FAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
커뮤니티
Facebook Group
팔로우하기
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
이용약관|개인정보