Download the book for free

Chapter 1
Kebencian Cheryl kepada Jessy benar benar sudah mendarah daging, berawal dari kesalahpahaman yang terjadi sewaktu mereka kecil bahkan sampai mereka sama sama duduk di bangku kuliah, di tambah lagi dengan sikap Chiko yang seakan lebih dekat dengan Jessy dan lebih memperhatikan Jessy semakin membuat Cheryl tidak menyukai Jessy.
Apa salah kalau aku sebagai adik cemburu sama Kakak sendiri?, ya jelaslah.. Papa Mama sama Kak Chiko cuma boleh sayang sama aku seorang~ tuturnya geram sendiri.
*****
Cheryl tumbuh dengan penuh kasih sayang dan cinta dari kedua orangtuanya juga Kakak laki lakinya, menjadikan Cheryl sosok yang manja dan sedikit egois dan keras kepala, namun sebenarnya hati Cheryl sangat lembut dan rapuh, terkadang Cheryl bisa menangis melihat orang lain yang kesusahan terutama ketika dia harus melihat anak anak kecil di pinggir jalan, itulah Cheryl, didikan orangtuanya tidak menjadikan Cheryl manja namun tetap mempunyai hati yang baik dan tidak sombong.
Sikap Cheryl akan berubah ketika dia merasa di sakiti dan di kecewakan, dia tidak segan segan akan membenci orang itu, satu lagi yang membuat Cheryl berbeda adalah karena selalu di jaga Papa dan Kakak laki lakinya, tidak ada pria yang berani mendekati Cheryl, itu sebabnya sikap ketus dan galak akan Cheryl tunjukan ketika ada laki laki yang berusaha mendekatinya.
Sementara Jeff tumbuh dan besar di negara barat yang notabene bisa hidup bebas dalam pergaulannya, dengan posisinya sekarang dan profesi lainnya sebagai model, membuat Jeff di kelilingi wanita wanita cantik nan sexy.
Keluar masuk klub malam dan hotel itu sudah menjadi kebiasaan Jeff. Banyak wanita berhasil menaklukan dirinya, namun belum ada wanita yang berhasil menaklukan Hatinya.
Jeff tidak pernah menggunakan hatinya dalam berhubungan dengan para gadis diluaran sana, apalagi terkait dengan kata komitmen, bagi Jeff sebuah hubungan hanyalah di dasarkan pada rasa saling memuaskan terutama di atas ranjang, dan Jeff akan membayar mereka dengan uang dan barang barang bermerk lainnya.
Latest chapter
Aim for Rank Five (Tagalog) THIRTY FOUR
CELESTEI sipped on my milk while staring out of nowhere, trying to think if we are really ready for the challenge."Earth to Celeste! Hey!" I blinked a few times and looked at Kelly confusedly."Yes?""You're sulking. What's the matter?" she asked."I'm just... You know, nervous I guess?"She chuckled. "Oh come on! Ikaw pa, kakabahan? You're the smartest out of all of us.""You're bluffing again," I retorted and sipped on my milk again."The line up is already decided, right?" Ashanti asked while drinking her iced coffee.I nodded. "Are you confident?""Of course, I am. History is a piece of cake," she answered."You're lucky," Kelly said
Last Updated : 2020-09-29
Aim for Rank Five (Tagalog) THIRTY THREE
CELESTE"Are you really fine?"I sighed for the umpteenth before looking at Kelly. "I'm already said that I am fine, right?""I didn't know that she's hurting you." Umangkla siya sa braso ko at isinandal ang kaniyang ulo sa aking balikat. Napailing naman ako. "That rarely happens. Don't worry.""But still..." I sighed and gave her a lop-sided smile. "Don't pity me."She pouted. "It's not that I pity you. I'm just worried," giit niya."You don't have to.""Anong kadramahan 'to?" tanong ni Clio pagkababa sa kotse nila."Just Kelly acting like a baby," sagot ko."Bakit hindi pa kayo pumapasok sa loob?" Clio asked and raked her fingers throu
Last Updated : 2020-09-29
Aim for Rank Five (Tagalog) THIRTY TWO
CELESTE"Are you sure that this plan would work, Celeste?" I sighed and looked at Kelly once again. "You know what, if you don't trust me, then you can leave," iritable kong sabi.She pouted before highlighting her notes once again. Of course, she won't leave. This is our only chance to claim our spot from those traitors."I am supposed to go London right now," Kelly uttered."Walang holiday pagdating sa pag-aaral, Kelly.""Ugh! This is so irritating na. For sure, nagsasaya na sina Kenley kasama sina Mommy at Daddy sa London tapos ako, nandito sa Pilipinas at nag-aaral," reklamo niya."Kelly, we need to do this. Gusto mo bang bawiin ang puwesto mo o hindi?" Ashanti told Kelly."At isa pa, puwede ka namang pumunta sa London anytime. Those leisure activities can wait," segunda naman ni Clio.
Last Updated : 2020-09-29
Aim for Rank Five (Tagalog) THIRTY ONE
CELESTE My footsteps were heavy while walking at the school's corridor. The view of the sun setting on our west gives color to the dull sky— but it won't give color to mine.I bit my lower lip as my hands squeezed into fists. I cannot believe this."Celeste," Clio called me.I heaved a sigh before looking at her and Kelly. "What?"She looked at me with her eyes full of worry. Nag-iwas naman ako ng tingin."What are you going to do?" she asked.I swallowed the lump on my throat. "Wala na naman akong magagawa, hindi ba? We already missed the test. That's it."Kelly wiped her cheeks as a new batch of tears started to roll down. Bumuntong hininga naman ako. What's the point of crying? At this point, we already knew that we lost our spot.We are out of T
Last Updated : 2020-09-29
Aim for Rank Five (Tagalog) THIRTY
CELESTE"I'll go to the library first before going to our classroom. Nine o'clock pa naman 'yung start ng exam, right?"Kelly is taking a bath, Clio is busy studying while Ashanti is already at the coffee shop to buy a cup of coffee. We were all busy a
Aim for Rank Five (Tagalog) TWENTY NINE
CELESTE"Gosh! I'm so exhausted!" reklamo ni Kelly nang makarating kami sa cafeteria para kumain."Bakit kasi sa dami pang araw na puwede tayong tambakan ng trabaho, ngayon pa?" segunda ni Clio at padabog na umupo sa lamesa."Girls, it
Aim for Rank Five (Tagalog) TWENTY EIGHT
CLIO"Saan ba kasi tayo pupunta, Jarvis?"Tumigil siya sa paglalakad at tumingin sa akin. My brows furrowed while looking at him."Just follow me, alright?"I let out a harsh breath. "Ano ba kasing gagawin natin dito s
Aim for Rank Five (Tagalog) TWENTY SEVEN
KELLY"One bucket of fried chicken, two servings of rice, one bowl of mashed potato, one large fries and a pineapple juice for drinks, please.""Are you planning to bankrupt me?" Zev asked on my side. I rolled my eyes.
Reviews

Chapters
Read
Download
To Readers
Malinaw na natatandaan ni Jiang Sese kung gaano kawalang-interes ang hitsura ng kanyang ama nang sabihin nito sa kanya: "Pagkaalis mo, huwag mong banggitin na ikaw ay mula sa pamilya Jiang, baka gumawa ka ng katangahan." Mas malupit pa ang fiance niya, pinupuna siya ng may masamang tingin sa mukha. "Jiang Sese, paano mo magagawa ang isang bagay na kasuklam-suklam?" Ang mga alaalang ito ay pumukaw sa isang mahina na si Jiang Sese.2 FEI
