GoodNovel

Download the book for free

Download
Search what you want
Library
Browse
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystemFantasyLGBTQ+ArnoldMM Romancegenre22- Englishgenre26- EnglishEnglishgenre27-Englishgenre28-英语
Short Stories
SkyMystery and suspenseModern urbanDoomsday survivalAction movieScience fiction movieRomantic movieGory violenceRomanceCampusMystery/ThrillerImaginationRebirthEmotional RealismWerewolfhopedreamhappinessPeaceFriendshipSmartHappyViolentGentlePowerfulGory massacreMurderHistorical warFantasy adventureScience fictionTrain station
CreateWriter BenefitContest
author-background
Rilla
Author
Rilla

Novels by Rilla

I Hate You But Love You

I Hate You But Love You

21+Anak-anak dilarang mendekat!!!Ara, gadis yang jago bela diri ini harus rela kehormatannya di rebut oleh seorang pria brengsek bernama Bastian. Ia mendatangi Bastian saat pria itu menghubunginya ketika tengah mabuk. walaupun Bastian bertanggung jawab, namun Pria itu belum merasakan cinta sedikitpun pada Ara.perlakuan dingin Bastian pada Ara membuat Ara harus memutuskan takdir hidupnya sendiri.sampai ia menemukan sebuah pengumuman pertandingan di tempat ia biasa latihan karate.di sana, Ara mulai menentukan semuanya. 100 hari menuju hari pertandingan, pertandingan yang akan menentukan hidup dan mati Ara, pertandinga yang akan menentukan nasib pernikahannya dan menentuka masa depan hatinya."Jangan kau pikir karena aku menikahimu, kau bisa bebas padaku. ingat! aku bukan Bastian seperti yang kau pikir..""100 hariku sudah berakhir, Saat kau temukan surat ini, aku harus ucapkan selamat tinggal padamu, pada pernikahan kita dan pada hatiku..."
10
| 8.2K Views | Ongoing
Chapter 32
Ara menatap Babas yang sudah diam sejak dua menit yang lalu. Setelah Babas meminta untuk mereka bicara, mereka duduk di ruang TV dengan posisi duduk yang dipisah oleh meja. Ara memutar matanya jengah. Suara Naima masih setia berteriak di luar dan wanita gila itu selalu menggedor-gedor pintu sejak tadi. Ingin rasanya ia mematahkan lengan Naima dan menyumpalkan ke mulut Naima agar Naima mau diam dan tak berisik serta membuat kegaduhan. "Urus dulu kekasihmu.." perintah Ara dingin. "Aku tak ada urusan dengannya sekarang, aku ada urusan denganmu..." ucap Babas tenang. "Tapi kekasihmu berisik. Jangan sampai aku mematahkan lengannya.." "Lakukan saja jika kau ingin." jawab Babas dengan wajah serius. Ara berdiri dari duduknya dan langsung berjalan menuju pintu depan. Sedangkan Babas hanya melihat gerak gerik Ara dari belakang.
Last Updated: 2020-11-14
Chapter 31
Bersulaaaaang!! Teriakan tersebut terdengar memekakkan di dalam sebuah kedai minuman yang ada di tepi pantai. Kedai tersebut terletak di Sebuah resort yang menampilkan pemandangan laut yang bersih dan luas. Tempat mereka semua berlibur sengaja dipilihkan Raka di daerah pantai. Jadi jika penat, bisa berjalan-jalan melihat pemandangan laut. Apalagi matahari saat terbenam. "Kalian tahu? Radit itu sangat payah.." ucap Leoni salah seorang rekan tim Ara. Radit itu pacar baru Leoni. Ia mengatakan itu tentang kekasihnya karena Radit sangat culun dan tak bisa apa-apa. "Kalau payah kenapa kau pacari?" tanya Ara yang langsung meneguk minumannya. Oh iya, jangan kalian berpikir jika mereka semua mengkonsumsi alkohol. Tidak sama sekali. Jika berkumpul bersama, mereka semua menghindari yang namanya alkohol, berbeda jika mereka sendirian.&n
Last Updated: 2020-11-13
Chapter 30
Dalam kamar yang ada di sebuah apartemen, Naima tengah duduk bermenung di atas ranjangnya. Bagian bawah mata yang hitam, rambut acak-acakan dan tanpa busana. Sungguh Naima nampak seperti wanita yang tengah dipenuhi emosi dan frustasi.Semenjak Babas pergi dari rumahnya semalam, ia sungguh tak tak bisa menghubungi Bastian lagi. Bahkan Naima nyaris depresi karena kehilangan kontak tentang Babas. Ia merasa dunianya hancur.Kenapa Babas jadi nerubah seperti ini.? Bantinnya bertanya."Lihat saja Bas, istri sialan mu itu tak akan bisa hidup tenang." ucap Naima sembari tersenyum menakutkan.Naima kembali meraih botol yang berisi minuman berakohol itu. Selama di luar negeri, Ia sudah biasa menikmati dan meneguk minuman memabukkan terseb
Last Updated: 2020-11-10
Chapter 29
Ara mengangguk lucu sebagai tanda ia mengiyakan apa yang Babas minta. Setelahnya, Babas tak banyak bicara lagi. Pria itu langsung berjalan menuju lantai atas dan masuk ke dalam kamar.Ara semakin dibuat bingung. Sebenarnya suaminya itu kenapa? Apa ada yang salah dengan suaminya? Kenapa bisa jadi seperti ini? Babas yang mendadak lembut dan tak kasar lagi, apalagi kartu kredit itu..Ara merogok saku celananya dan menatap kembali kartu kredit yang tadi Babas berikan padanya melalui amplop yang tertempel di pintu lemari pendingin.Menatap kartu tersebut lalu menatap pintu kamar Babas secara bergantian, itulah yang Ara lakukan selama beberapa detik sebelum akhirnya ia tersadar dengan tingkah bodohnya.Ara berjalan menuju dapur. Ia meraih c
Last Updated: 2020-11-09
Chapter 28
Apa aku bermimpi?Aku seperti melihat Babas tengah duduk di hadapanku. Tapi kenapa dia hanya diam?.Aku melirik ke sekeliling, dimana hanya ada putih tanpa dinding. Walaupun begitu, aku tak ketakutan. Justru yang kurasakan adalah sebuah kenyamanan.Sekali lagi aku melirik Babas ada di hadapanku. Kutatap mata itu penuh minat. Jantung yang awalnya berdetak normal, lambat laun berdetak cepat dan semakin tak karuan.Ruangan putih yang tadi menutupi sekelilingku, langsung berubah menjadi lorong rumah sakit tempat aku duduk setelah lelah menemani Riani.Walaupun lorong itu berubah, ada satu yang tak berubah. Yaitu Babas yang duduk di depanku. Apa aku bermimpi?
Last Updated: 2020-11-07
Chapter 27
Aku menengadah langit yang sedari tadi gelap. Bukan karena matahari yang tenggelam, namun karena awan hitam yang menutupi dan berkuasa atas matahari siang ini.Aku menatap lurus ke depan. Gedung-gedung menjulang tinggu terlihat berjejer mencakar langit. Dari puncak rumah sakit ini, aku sekaali lagi menghembuskan nafas gusar.Ada hal yang berkecamuk di hatiku. Dan semua hal itu ada pada satu titik, yaitu Naima.Entah kenapa aku bisa begitu gila karena seorang Naima. Perkenalanku dengan Naima dimulai sejak aku menginjak bangku sekolah menengah pertama. Saat itu Naima menjadi siswi paling cantik dan populer di sekolahku tersebut.Jujur, dulu aku tak menyukai dia sama sekali. Namun banyak yang memintaku untuk mendekati Naima sampai akhirnya aku menyetujui permintaan teman-temanku tersebut.Singkat cerita, aku dekat dengan Naima dan memutuskan pacaran setelah tiga bulan
Last Updated: 2020-11-07
Devil Bodyguard (INDONESIA)

Devil Bodyguard (INDONESIA)

Sering keluar masuk Bar membuat Renata harus ditakdirkan bertemu dengan seorang Ervin. Walaupun Ervin temannya dari kecil, namun ia sangat membenci cowok tersebut. Alasannya sederhana, karena Ervin sangat disayang oleh kedua orang tuanya. Apa yang Ervin katakan selalu didengarakan oleh Papi dan Maminya.Selang waktu berlalu, Rena melakukan sebuah kesalahan yang membuat dirinya harus berurusan dengan Ervin sampai waktu yang tidak ditentukan. Ervin diminta oleh papinya untuk menjadi bodyguard Rena dan menjaga Rena kemanapun gadis itu hendak pergi. Sebenarnya itu bukan hal buruk, tapi jika semua kegiatan Rena dipantau, itu artinya kebebasannya juga dirampas.sikap over protektif Ervin sungguh membuat gerak Rena terbatas, namun seiring berjalannya waktu, Rena mulai merasakan hal aneh dengan hatinya. tapi kenyataan harus Rena terima karena ternyata Ervin sudah memiliki kekaasih.ditambah lagi mantan kekasih Rena, Dinar, memaksa untuk balikan dengannya membuat hidup Rena dalam bahaya. Dinar yang pemaksa dan kasar mengancam hidup Rena. saat Ervin lengah, Dinar menculik Rena dan lebih gilanya lagi, Dinar tak sendirian melukannya, ada seseorang yang membantu rencana Dinar.Rena tak pernah menyangka, jika rasa cintanya pada Ervin membuat hidupnya diambang kematian...
10
| 4.0K Views | Ongoing
Chapter 21
Langit mendadak berubah gelap segelap gelapnya. Bintang yang tadinya begitu indah menghiasi angkasa sana berubah menjadi hitam kelam. Awan hitam juga ikut menjadi alasan kenapa bintang bintang itu menghilang.Ervin melirik ke arah kaca depan mobilnya untuk menatap langit yang mulai menjatuhkan rintik rintik kecil air."Haaahh.. Hujan.." gumamnya mendesah.Ervin melirik ke kiri dan ke kanan. Lampu merah masih terlihat lama untuk mengubah warnanya menjadi hijau.Ia memukul mukul kecil stir mobilnya untuk melenyapkan kesunyian malam dalam mobilnya. Padahal sebenarnya ia bisa menyalakan musik, namun ia tak berminat sedikitpun.Karena jika boleh jujur, mood nya sangat buruk malam ini. Apa
Last Updated: 2020-11-01
Chapter 20
"Kamu yakin mau pulang sayang? Aku belum puas sama kamu.." Silva merajuk dan bergelayut manja di lengan Ervin."Belum puas? Beneran belum puas?" Ervin mengedipkan matanya menggoda Silva membuat gadis itu merona malu.Silva yang merona langsung memukul dada Ervin, "Aku serius sayang.." manja Silva lagi."Aku pun serius honey. Aku harus kembali..""Tapi kan pacar kamu itu aku, bukan Rena. Sejak kamu jadi penjaga pribadi dia, kamu jadi jarang ketemu aku.." rengeknya.Ervin yang gemas langsung mencubit hidung kekasihnya yang masih bergelayut manja di lengannya."Mau gimana lagi sayang. Aku ngelakuin ini juga atas permintaan papinya Rena
Last Updated: 2020-10-30
Chapter 19
"Naaaaa.. Pesenan lo dateng tuh!!" teriak Ervin saat ia masih fokus dengan gamenya.Renata seketika menatap Ervin tajam, "Denger gue coeg! Nggak perlu lo teriak gitu..""Yeee, mama gue tahu lo masih di dapur."Rena tak merespon lagi. Ia langsung memilih berjalan menuju arah luar yang sedari tadi bel nya berbunyi."Siang Mbak. Mbak mesen ayam pedesnya?" tanya Mas mas yang antar makanan pada Rena."Oh iya mas. Dua paket kan?""Iya mbak. Ini totalnya.." Rena mengambil bon tersebut dari mas delivery dan meliriknya sejenak."Ya udah, bentar ya mas. Saya ambilin uangnya dulu.." setelah p
Last Updated: 2020-10-28
Chapter 18
Rena terdiam saat ia mendengar suara Ervin tiba-tiba muncul di belakangnya. Dengan perlahan, ia memutar kepalanya ke belakang dan spontan ia terpekik saat Ervin menatapnya tajam."Lo... Lo ngapain di rumah gue..lo...""Siapa yang lo panggil burik? Ha?" tanya Ervin lagi dan kali ini dengan nada yang tak suka."Gue...gue nggak nyebut siapa-siapa kok..." jawab Rena mencoba santai. "Lagian lo kenapa pagi-pagi udah muncul di sini? Mau makan gratis lagi ya?" tuduh Rena namun tak ditanggapi oleh Ervin.Ervin berjalan mendekati Orang tua Rena dan bersalaman dengan mereka."Papi yang suruh Ervin ke sini.." ucap Irman menjawab pertanyaan Rena tadi.
Last Updated: 2020-10-24
Chapter 17
Mentari pagi bersinar begitu eloknya. Hembusan angin serta kicauan burung yang terdengar dari peliharaan papinya membuat Renata serasa berdiri di tepian pematang sawah.Pasalnya memang rumah Renata memiliki taman yang luas dengan pohon cemara banyak tertanam di sana.Ia berdiri di balkon kamar. Melihat pemandangan asri yang dihasilkan dari taman milik maminya tersebut.Rena melirik ke bawah. Dari atas ia bisa melihat maminya berbicara dengan Mang Anton, ART yang ditugaskan mengurus taman milik mami."Pagi mami.." sapa Rena membuat wanits itu melirik ke atas."Oh. Pagi sayang. Udah bangun..?"Rena mengangguk, "Udah mi. Dari tadi..heh
Last Updated: 2020-10-22
Chapter 16
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Walaupun ia menguap sedari tadi, tapi matanya belum mau terpejam untuk beristirahat dan bangun lagi esok hari.Dengan ukuran ranjang yang besar, Renata sudah melakukan aksi berguling ke sana dan kemari nyaris hampir satu jam.Setelah ia dijemput lagi oleh Ervin dari kampus, otak Rena masih belum bersih dari kenyataan yang ia dapatkan di dalam mobil Ervin. Dan bayangan foto-foto yang ia lihat berhasil merusak semua sistem otaknya.Rena mengeram kesal. Ia membanting guling yang ia pakai ke lantai dan langsung duduk dari posisi tidurnya."Apa-apaan sih ni otak. Susah banget merintahin mata buat tidur. Malah mikirin hal kotor.." rutuknya sambil memukul kepalanya kesal.
Last Updated: 2020-10-17
prev Previous Page
Next Pagenext
Hot Genres
RomanceHistoryUrbanWerwolfMafiaSystem
Contact Us
About UsHelp & SuggestionBussiness
Resources
Download AppsWriter BenefitContent policyKeywordsHot SearchesBook ReviewFanFictionFAQFAQ-IDFAQ-FILFAQ-THFAQ-JAFAQ-ARFAQ-ESFAQ-KOFAQ-DEFAQ-FRFAQ-PTGoodNovel vs Competitors
Community
Facebook Group
Follow Us
GoodNovel
Copyright ©‌ 2026 GoodNovel
Term of use|Privacy